
aku membuka sedikit jendela mobil Max .. menghirup udara kota penuh polusi.. 6 jam berkendara membuatku sangat kelelahan . kami bahkan tak bisa berhenti untuk makan siang karena Mobil Ambulance tak bisa berhenti sembarangan . aku mengkhawatirkan kakek . . tapi dengan peralatan lengkap dan para perawat di dalam sana .. beliau pasti baik baik saja . kami sampai di rumah sakit yang di tuju .. betapa kagetnya aku .. ini rumah sakit st caroline .. rumah sakit terbesar dan terkenal mewah .. aku tertegun .. rumah sakit yang banyak diincar teman. teman satu angkatanku .
" kalau kau lelah kau bisa istirahat di mobil ini dulu , Freya .. aku akan mengurus kakek mendampingi Arthur karena aku yang merekomendasikan rumah sakit ini .. kau bisa memundurkan kursinya "
Max sudah lebih dulu melepas sabuk pengamannya dan bergerak ke arahku .. sangat dekat membuatku menempel erat pada jok kulit kursi mobil nya .. aku menutup mataku .. apa yang akan dia lakukan padaku .. aku bisa mencium bau colonge nya dan kulit wajahnya yang terasa sangat dekat denganku .. tapi, Max hanya memundurkan kursi ku membuatku dalam posisi terbaring .
__ADS_1
" istirahatlah .. aku tak mematikan ac mobilnya .. buka sedikit jendelamu .. aku akan segera kembali " katanya membuka pintu kemudi dan keluar dari mobil . meninggalkanku yang masih loading dan membuka mataku lebar lebar .. aku terduduk tegap dengan cepat aku melihatnya dari kaca depan pandanganku mengekori Max berjalan dengan langkah tegap.. mengancingkan setelan jas miliknya . dia terlihat sangat keren dari belakang .. aku melorot di kursi ku kembali .. menepuk kan tanganku di kepala .. dan menendang nendang kakiku di tempat sempit di sana .. kenapa aku harus menutup mataku membuat ku terlihat sangat bodoh di depannya .. aku bisa membayangkan wajahnya yang menertawai ku .. aku merasa kesal dan membenci diriku sendiri. apa sih yang sebenarnya aku harapkan .. aku meletakkan lenganku untuk menutupi wajahku .. sedih
tiba tiba ketukan di jendela pintu penumpang tepat disebelah ku terdengar .. aku menurunkan lenganku dan melihat siapa yang menggangguku .. dia Nathan .. tersenyum di balik pintu .. aku membuka pintunya ..
" kau baik baik saja Freya .. mau cari udara segar? " tanyanya . aku melepas sabuk pengaman yang masih menempel .. mematikan mesin mobil , menyambar tas milikku, memasukkan handphone ,menyalakannya dan beberapa saat kemudian aku sudah mengekori Nathan yang menungguku sampai memasukkan kuncinya ke dalam tas selempang kecil yang ku bawa dan menyodorkan minuman kaleng
__ADS_1
"lucky .. aku tadi lagi cari minum untuk Julius yang menunggu di dalam . dan aku melihat mobil Max yang masih menyala . aku mengeceknya dan ternyata ada kamu Frey .. "
" jadi ini minuman milik Julius? " kataku mengangkat kalengnya
" biarlah nanti dia bisa cari sendiri "
__ADS_1
aku tertawa . dia masih Nathan yang kuingat beberapa waktu lalu .. masih Nathan yang membuatku patah hati . kami makan di kedai ayam goreng terdekat .. memesan nya bersama sama .. tapi resto ayamnya sangat penuh membuat kami harus duduk diluar .. Nathan masih tetap hangat padaku .. tak ada yang berubah .dia salah satu orang yang membuatku nyaman .. dia menceritakan banyak hal lucu agar aku tertawa . aku tak makan makanan berat hanya membeli es krim dan kentang goreng . angin bertiup kencang membuatku menggigil kedinginan dengan pakaian yang aku kenakan sekarang , Nathan melepas jaketnya dan menyelimuti ku dari belakang
" aku sudah gak capek .. aku ingin ketemu kakek .. lagian Max juga belum selesai " kataku pada Nathan dan kami beranjak menuju lobi .. masih tertawa bersama sampai aku melihatnya diujung sana .. Max, memegang ponsel di telinganya .. memandangku yang datang dari arah berlawanan. Max menghentikan langkahnya .. aku, merasakan tasku bergetar .. handphoneku berbunyi .. ada panggilan masuk .