Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
Episode 142


__ADS_3

        Telepon berdering pagi pagi .. aku turun ke bawah , pukul sembilan pagi .. aku sudah bersiap pergi ke klinik .. aku melirik kea rah Max yang berdiri bersandar di pilar ketika menerima telepon. Wajahnya terlihat sangat serius .. tadinya aku ingin melewatinya dan menuju dapur untuk mengambil segelas air namun aku mengurungkan niatku dan mendekatinya , melipat lenganku di depan dada dan berdiri di depan Max .. Max menyuruhku menunggu dengan isyarat tangannya . setelah beberapa saat Max menutup teleponnya dan aku , dengan tampang penuh tanya terdiam dan menunggu jawaban darinya ya


                “ kau sudah siap ? “


                “ ya . . siapa yang menelepon tadi ? “


                “ Mr Lee .. kita harus segera bersiap pulang kerumah “


                “ bisakah kita pulang sore ini? Aku harus berpamitan dengan dr Valencia dan yang lainnya “


                “ ini penting Freya .. kita tak punya waktu lagi “


                “ apa yang terjadi ? “


                “ Aku akan menjelaskannya di jalan nanti “ kata Max pergi ke kamarnya dan menuruni anak tangga dengan cepat terlihat selaras dengan kakinya yang panjang .. Max sudah mengenakan sweaternya dan dia menyambar kunci mobil dan menggandeng tanganku dengan cepat mengeluarkan mobil dan melaju dengan cepat di jalana yang bergelombang karena jalanan yang tak rata dan berlumpur karena hujan semalam .


                Wajah Max menegang ,, kami sudah benar benar meninggalkan desa terpencil ini dan mulai melaju di jalan provinsi yang padat . aku masih menunggu nya bicara , memutar mutar tali tasku dengan gugup . bahkan aku masih memandangnya dengan bingung dengan Max yang dengan cekatan saat berada di bandara dengan aku yang hanya duduk di kursi tunggu , menunggu dan memandangnya yang berdiri menghadap kaca .. memandang keluar jendela besar berbentuk kubah yang menjorok keluar dengan pemandangan beberapa pesawat yang terparkir rapih dan beberapa kru yang lalu lalang di bawah sana .. bagai semut yang terlihat kecil yang sibuk bekerja . Aku disini ,, memandang punggung Max yang sibuk menelepon dengan wajah tegangnya dan terlihat marah , aku tak berani bertanya ataupun mengganggunya . Aku memandang berkeliling .. tak banyak orang berada di sana , beberapa orang sibuk dengan laptop ataupun dengan ponselnya .. ada beberapa anak kecil yang berlarian dengan saudarinya dan orang tuanya yang sibuk dengan gadgetnya .. aku memandang iri ke pada mereka .. anak


anak kecil itu terlihat sangat bahagia .. tanpa beban .. tertawa .. hanya kebahagiaan yang terpancar di wajah mereka .. aku .. duduk disini merasa sepi . bahkan .. wajah orangtuaku pun hamper pudar dalam ingatanku .. aku tertuduk memandang kakiku yang ku mainkan dengan bergoyang goyang ..


                “ kau bosan ? penerbangan tercepat satu jam lagi “


                Aku memandang Max yang sudah berdiri di depanku dengan tangan yang di masukkan kedalam saku celananya , dia terlihat sangat tampan .. aku merasa takut sekaligus bahagia .. takut rasa bahagiaku tak akan berlangsung lama .. akankah aku bisa menggantungkan hidupku , diriku padanya ?


                “ kau baik baik saja Freya? “ tanya Max berjongkok dengan sebelah kakinya di hadapanku membelai wajahku dengan tangannya . aku tersenyum dan mengangguk


                “ Apakah ada sesuatu yang terjadi “


                “ kita sepertinya tidak bisa kembali kerumah . aku akan mengantarmu ke apartemenku . tinggalah disana beberapa waktu . aku akan sering datang dan menemanimu “ kata Max duduk di sebelahku dan menggenggam tanganku .. membuatku gugup

__ADS_1


                “ Aku tak akan melepaskan tanganmu .. tak akan pernah .. apapunn yang terjadi .. dapatkah kau berjanji padaku juga Freya ? “


                “ Apakah ada sesuatu yang tejadi ? “


                Max memandangku dan menghela nafas berat dia bersandar pada kursi tunggu dan memandang langit langit . tersenyum lemah padaku dan berkata


                “ kau mau mendengar ceritaku? Mungkin akan membosankan tapi .. kau berhak tahu yang sebenarnya tentang ibu, aku dan Angela .. ya .. kau benar ,, kau perlu mempersiapkan dirimu bertemu ibu “


                “ jujurlah padaku dan aku akan mempertimbangkannya “


                Max tertawa “ mungkin kau bisa hidup tanpa diriku .. tapi, kurasa aku tak dapat hidup tanpamu “ kata Max dan mulai bercerita


                “ Lima tahun lalu .. kau ingat saat aku meninggalkanmu untuk pergi ke Amerika .. saat itu aku mengejar sosok ibuku yang sudah lama ku cari .. Aku mempertaruhkan dirimu , aku minta maaf untuk itu untuk semua waktu yang sudah ku sia siakan .. yang sudah ku tukar dengan keberadaan ibuku . saat itu aku baru tahu ibuku


seorang Aktris opera .. banyak biaya yang sudah aku habiskan untuk mencari ibuku .. aku , ingin mengetahuinya ,.. bagaimana dia meninggalkan diriku bersama seoarang ayah yang lebih tepatnya disebut iblis daripada orang tua


kandungku ,,, “


                “ saat itu aku mendengar kabar beliau menggelar acaranya di salah satu opera paling terkenal di sana , aku menontonnya .. menonton acaranya dengan hatiku yang membeku . hanya duduk disana .. kupikir ketika aku melihatnya aku akan merasakan kasih sayang seorang anak kepada orang tuanya ,, namun aku tak


merasakan apapun . Aku membawa buket bunga yang besar untuknya .. aku datang sebagai penggemar setia . saat itu lah pertama kalinya dalam hidupku aku melihat ibu kandungku . dia terlihat sangat bahagia dengan dunianya . singkat cerita kami menjadi dekat .. aku belum membuka identitasku .. aku hanya ingin mengenalnya . seperti apa ibuku “


                Max menghela nafas dan memandangku dengan mata sendunya .. aku memandangnya dan Max


tersenyum setelah melihatku yang memasang wajah penasaran luar biasa dengan ceritanya . Max menepuk tanganku dan mulai meneruskan ceritanya


                “ Dua tahun berlalu tanpa terasa dan aku menemukan kenyataan yang sangat tragis tentang ibuku yang gila foya foya .. fakta yang ibuku ucapkan kepadaku tanpa tahu sebenarnya aku adalah anak kandungnya yang dia telantarkan dengan bangga saat beliau mabuk ..bagaimana dia punya seorang anak yang adalah penerus utama


keluarga Tjandrawijaya yang terkenal akan kekayaannya dan perusahaannya yang berdiri di beberapa negara .. dia membanggakan dirinya bahwa dia sama sekali tak akan merasakan kemiskinan karena dia punya seseorang yang sangat hebat di belakangnya .. “

__ADS_1


                Aku membekap mulutku .. speechless dan tak dapat berkata apapun . lidahku terasa kelu . aku masih mendengarkan dengan seksama dengan cerita yang kudengar selanjutnya


                “ Dan yang paling parahnya .. Ibuku benar benar bangkrut karena itu .. karena hobby nya yang mengerikan .. dia mempunyai pinjaman besar dan salah satunya pada ayah Angela .. ibuku berkata akan menikahkanku dengan Angela karena aku yang punya saham besar di perusahaan saingan ayah Angela, Mr Lee ..“


                “ Mr Lee yang telepon tadi pagi ? bagaimana bisa dia meneleponmu ? “


                “ orang yang sangat berkuasa dapat melakukan banyak hal untuk memenuhi keinginannya Freya” kata Max duduk dengan tegak dan menyelipkan rambutku ke belakang telinga “ Lalu .. apa yang terjadi setelah itu ? “ tanyaku dengan rasa penasaran luar biasa


                “ Itu terjadi di tahun ketiga . setelah mengetahui hal itu aku mundur dari dunia ibuku .. aku berusaha menghilang . Aku sangat terpuruk saat itu .. tenggelam dalam alcohol dan berusaha melupakan semuanya .. perusahaan pun mulai goyah karena aku yang sudah kehilangan konsentrasiku saat itu ,, untunglah Prince


Julius yang hebat mampu mengendalikan krisis dan menyuruhku untuk kembali ke Indo di tahun keempat . Aku sempat memutuskan untuk bunuh diri , berkali kali berdiri di atap teratas kantorku yang tinggi di Amerika .. dan , apakah kau tahu Freya ., apa yang membuatku dapat bertahan? “


                “ hmmmm .. apa ? “


                “ cincin yang kau kenakan ini .. membakar kulitku , dia berada di kantong celanaku .. aku terus menggenggamnya dengan erat . saat itu aku sudah separuh kehilangamu karena keputusanku untuk meninggalkanmu pasti membuatmu sangat terluka , “


                “ sebegitukah kau menyukaiku ? “ tanyaku tak percaya


                “ Apakah kau bahagia jika kutakan ,ya ?  kau sudah menyelamatkanku berulang kali walaupun kau tak menyadarinya .. kehadiranmu membuatku hidup ,kau tahu kan sekarang ,, mengapa aku tak dapat hidup tanpamu"


                Aku mengangguk senang . dan Max membelai pipiku lagi tepat disaat kami siap lepas landas dan kembali ke kehidupanku di kota


                “ lalu .. apa yang akan kamu lakukan dengan Mr Lee , Angela dan Ibu? “


                “ kau ingat saat ku bawa ke villa karena ibuku sakit ? “


                “ ya aku ingat malam itu kau bahkan menciumku tanpa ijin dariku “


                “ maafkan diriku .. aku tak dapat menahan diriku yang sangat merindukanmu .. tapi bukan bagian itu yang harus kau ingat dan kau mengerti  . semua itu ternyata hanya acting untuk meyakinkan diriku .. menjebak diriku yang muncul sebagai anak kandung ibuku . dari sanalah jaring laba laba mulai di buat ibuku . Aku mohon padamu untuk bersabar dan percaya padaku . aku akan enyelesaikan semuanya .. ok? “

__ADS_1


                Aku menggangguk mengiyakan .. memandang senyum sedih Max dan pandangan mata sendu yang khas di wajahnya


__ADS_2