Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
Episode 121


__ADS_3

            Jade benar benar menjemputku esok harinya . Aku menggunakan rok terusan berwarna gelap di bawah lutut . tampilanku Formal sekali .. Aku memilih menggunakan sepatu Kets karena mengingat jalan yang akan


aku lalui tak mudah. Aku meninggalkan Sani dirumah .. menyuruhnya agar beristirahat .. besok setelah aku melihat keadaan di Pusat Kesehatan .. aku bisa mengajaknya


            Jaden datang dengan seorang wanita paruh baya yang menuntun sebuah sepeda dibelakang Jaden yang menuntun sepedanya juga .. Aku sepuluh menit lebih awal menunggu nya di teras di waktu yang dia janjikan . Aku tak dapat menggunakan ponselku .. semalaman aku habiskan untuk bermain game .. aku kangen Max dan terus kepikiran bagaimana keadaanya namun .. aku sama sekali tak mendapatkan sinyal yang entah lenyap dimana .


            “ Ini mbok inah .. dia yang akan membantu beres beres rumah “


            Aku keluar dan menyalaminya


            “ Ayo .. sebaiknya kita bergegas .. “ kata Jaden


            “ Apakah letaknya Jauh dari sini ? “


            “ Lumayan .. kita naik sepeda aja ini sepeda untukmu , Freya .. “


            Aku memandang Jaden dan sepeda yang sudah di parkirkan untukku .. sepeda yang di tuntun oleh mbok Inah tadi


            “ Kita jalan kaki aja ya Jade “


            “ Oh .. aku lupa kau harus pergi bersama temanmu itu kan , siapa namanya ? “


            Teman ? yang mana ? tanyaku dalam hati .. ohh .. Sani


            “ Sani .. dia tak ikut , aku suruh dia dirumah hari ini … aku akan lihat bagaimana keadaan di Pusat Kesehatan yang kau katakana . lalu aku akan memutuskan akan mengajaknya atau tidak “


            “ Oh .. begitu , kalau begitu ayo kita berangkat “


            Aku berjalan mendahului nya .. Jaden yang tempak kebingungan turun dari sepedanya dan menuntunnya di sebelahku ..


            “ Kenapa dengan sepedanya ? “

__ADS_1


            “ Aku lebih suka jalan kaki “ kataku


            " Tapi itu jauh .. kau akan lelah “


            “ Aku baik baik saja .. “ kataku cepat


            “ kau aneh Freya “


            “ itu karena ..  Aku tak bisa mengendarai sepeda “ kataku cepat ..


            Jaden memandangku dan tertawa tak percaya


            “ Benarkah ? “


            Aku meliriknya tajam .. menjawabnya dengan mataku


            “ okay okay .. kau mau naik sepedaku ? “


            “ Tidak .. terimakasih “


            “ Baiklah .. kita jalan kaki .. besok akan kupasangi jok belakang sepeda nya .. supaya kau bisa memboncengnya “


            “ Terserah kau , Jade “ kataku Angkuh dan berjalan di depannya lagi .. aku berjalan seolah olah tau jalannya .. pantang bagiku untuk menengok ke belakang ketika aku berjalan . jadi, ketika berada di jalan bercabang aku akan berdiri diam menunggu Jaden yang akan menyalipku dan mengatakan mana jalan yang tepat .


            Aku keringatan dan dehidrasi ketika sampai di Pusat Kesehatan .. wajahku terasa panas dan aku merasa sangat kelelahan .. Aku duduk di salah satu bangku tunggu disana .. Jaden datang dengan air mineralnya dan aku merasa sangat bersyukur ketika rasa dinginnya mengisi kerongkonganku ..


            Aku memandang berkeliling .. Pusat Kesehatannya cukup besar .. seperti gedung di aula pernikahan .. di sekat disana sini .. terdapat tulisan “ Pendaftaran “, “ Farmasi “, “ Ruang Periksa Umum “ , “ Ruang Periksa Anak “ dan lainnya yang tertutup dengan ruangan yang lainnya .. Aku memandang berkeliling .. banyak sekali orang


yang mengantri


            “ Tempatnya hanya seperti ini .. Freya .. jangan mengharapkan kemewahan .. Hari kemarin lebih banyak pasien karena kemarin adalah hari imunisasi dan aku harus mengerjakan laporannya sampai malam .. Maaf aku terlambat menjemput “

__ADS_1


            “ Aku ...ini bukan tentang tempatnya , Jaden .. aku hanya memikirkan bagaimana pasien sebanyak ini agar ditangani secara efisien “


            “ Itulah gunanya aku meminta bantuan padamu “ katanya bangga


            “ Mari kita bekerja “ kataku padanya .. memberikan air mineral padanya dan mulai memasuki ruangan .. mencari dr Valencia yang bertanggung jawab atas klinik ini


            dr Valencia menyambutku dengan baik .. dia dokter yang cantik dan feminim berumur sekitar empat puluh tahunan


            “ Saya sudah mendengar banyak hal tentangmu dari Jaden dan Prof Abraham “


            “ Semoga yang mereka bicarakan adalah hal baik tentang saya dokter .. “ kataku merendahkan diri


            “ Mereka mengatakan kau lulusan terbaik dan sangat dibutuhkan di klinik ini “


            “ Terimakasih dokter .. tapi, ada sesuatu yang harus saya katakana pada anda “


            “ Ya .. ? “


            “ Saya ..masih dr magang, dr Valencia .. belum benar benar pernah bekerja di rumah sakit seperti Jaden .. dan saya disini mungkin hanya sekitar satu bulan , tak lama dokter .. dan tujuan saya datang kemari karena saya .. “


            Aku menceritakan kisahku dan rasa traumaku padanya setelah Jaden meninggalkanku karena pasien yang sudah menumpuk diluar .


            “ Apakah bisa saya menyembuhkan penyakit saya dokter.. ? dulu sebelum saya mengingat semuanya .. saya bisa menyelesaikan semuanya dengan mudah. Tidak untuk saat ini … “


            dr Valencia memegang kedua tanganku .. menggenggamnya dan berkata


            “ Yakinlah pada dirimu sendiri , bukan karena orang lain Freya .. kau akan bisa melaluinya “


            Aku mengangguk dan tersenyum “ terimakasih dokter “


__ADS_1


__ADS_2