
aku bermimpi lagi .. membuatku sangat frustasi .. apa maksud semua mimpi ini ..
aku terbangun dan minum segelas air putih di tepi tempat tidurku .. Sani , tertidur di sofa di dekat ku .. sofa empuk berwarna merah . ini sudah hari ke lima Sani tidur di kamarku . . aku terus merasa gelisah setiap harinya dan terus bertambah . kegiatan harian ku di siang hari sedikit terganggu . aku jadi banyak bengong dan tak fokus
aku sedang berada di perpustakaan ketika telpon ku berdering , dari rumah .. tumben sekali mereka menelepon , perasaanku mendadak sendu .. secepat kilat aku membereskan buku dan menyambar tas , keluar dari perpus dan mengangkat telepon
" halo .. " jawabku sedikit ter engah engah menjawab telepon tepat bersamaan dengan tertutupnya pintu di belakangku . aku bersandar sejenak di sana mendengar suara di ujung sana
" Freya .. ini tante . "
" tante .. ada apa .. tante panik? ada apa .. " tanyaku ikut panik mendengar suara tante yeni di ujung sana
" ayah .. "
" kakek .. kenapa kakek , tante ? " tanyaku tak sabaran
" maaf kalau tante mengganggu mu .. ayah . ayah terkena serangan jantung, Freya . pulanglah kalau kau sempat "
aku tak bisa berkata kata lagi, aku mendengar suara tante Yeni yang mulai terisak . mendadak aku menjadi tuli . bahkan aku bergeser lemah ke dinding yang dingin saat seseorang mendorong pintu perpustakaan yang tadi ku blokir dengan tubuhku
" secepatnya aku akan pulang, tante .. tenanglah .. apa ada bibi Ann? aku mau bicara ."
__ADS_1
aku menunggu beberapa saat sampai aku mendengar suara bibi Ann di ujung sana
" Nona .. " katanya
" halo . bibi Ann .. antar tante Yeni ke kamarnya dan beri beliau teh madu . itu akan membuat dirinya tenang . dan kakek .. apa yang terjadi pada kakek? "
" sebaiknya saya ceritakan disini Nona .. kondisi Tuan besar sudah stabil. hanya belum sadarkan diri . "
aku menghela nafas berat . .
" secepatnya aku akan pulang , bi .. " kataku lemah dan menutup telepon
aku sudah tak ada kelas sore ini . aku ingin buru buru kembali ke rumah ..
pak Jay menyetir dengan perlahan dan hati hati . aku menikmati setiap perjalanan pulang ke rumah . melihat detail pertokoan , melihat lorong lorong kumuh yang ku lewati, melewati perempatan toko roti yang ku suka . . aku teringat kakek .. roti di toko itu sangat enak .. ketika pulang aku akan membawa nya untuk kakek
" Nona mau mampir ke suatu tempat dulu? " suara pak Jay membuyarkan lamunanku
" nggak pak Jay . saya mau pulang aja "
" nona kenapa di kampus? nona terlihat lelah "
__ADS_1
" iya pak Jay .. saya sangat lelah " kataku menyandar pada jok yang empuk . memejamkan mataku
...
" nona .. nona kita sudah sampai "
aku membuka mataku, aku tertidur barusan .. pak Jay membangunkan ku dari kursi kemudi.
" terimakasih Pak Jay " aku keluar dari mobil, gontai berjalan menuju ke dalam rumah .
aku menyusuri lantai yang dingin . berjalan tertunduk lesu .. aku ingin pulang sesegera mungkin tapi aku harus ijin dulu yang akan ku urus besok .. aku akan berkemas hari ini .
aku menuju tangga .. gontai, rumah yang dingin dan sunyi .. rumah yang terasa kosong .. membuatku terasa Menyedihkan
tiba tiba
dukkk ..
" awww .. " aku menabrak seseorang di ujung tangga lantai dua
" hei hati hati .. kau bisa jatuh "
__ADS_1
seseorang memegang lenganku dan aku mendongak
" Max ... " kataku tak percaya