
Aku masih berdiri disana. . menatapnya dan memperhatikan Freya yang menghabiskan dagingnya dengan lahap .. terlihat kelaparan ,, aku tersenyum melihatnya .. tapi , betapa kagetnya aku saat Freya
mengambil kaleng bir dan menghabiskannya dengan cepat . Itu bukan bir biasa .. dengan kadar alcohol 26%. . itu bisa membuat seseorang mabuk jika meminumnya dalam jumlah banyak
“ Hei ,, kau bisa mabuk jika melakukan itu “ kataku berusaha merebut kaleng bir dari tangannya .“ kau tak pernah kuat minum banyak , Freya “
Freya tak memperdulikannya dan dengan cepat menghabiskan kaleng yang kedua
“ Aku sudah selesai dengan dagingku .. buatanmu memang paling enak “ katany dengan cepat sambil mengacungkan jempolnya ke hadapanku
“ kau sudah mulai mabuk Frey .. “ kataku menghawatirkannya
“ Biarkan aku kali ini , Max .. biarkan aku .. aku ingin mabuk dan melupakan semuanya .. Ayo temani aku “
Aku menatapnya .. berusaha mencerna setiap kata yang diucapkannya . Aku membiarkannya menegak kaleng bir .. mungkin dia memang membutuhkannya
Freya membuka kaleng yang baru dan menyodorkannya pada ku dan aku menerimanya , aku juga menurutinya yang menyuruhku untuk duduk di sebelahnya dengan isyarat tangannya
“ Apa yang ingin kau lupakan? “ Tanyaku padanya sambil menyesap kaleng bir yang diberikannya untukku
“ Hal buruk .. aku ingin melupakan semuanya .. “ aku mendengarkannya dan memperhatikan ketika Freya menghabiskannya dengan cepat “ Ahhhh … terasa pahit di lidahku .. Max .. seperti semua mimpi buruk ini .. tolong buka kan aku lagi “
“ Cukup Freya .. ayo kembali ke kamarmu “ aku berusaha membujuknya
“ Aku sudah muak dengan kamarku , Max .. “ katanya dengan wajah cemberut “ dimana kita .. kau belum memberi penjelasan padaku “ dan sedetik kemudian dia merebut kaleng bir di tanganku .. menghabiskan nya dengan cepat dan membuangnya dengan kesal ke dalam drum kaleng dengan api yang menyala
“ Ini rumahku .. vilaku .. “ kataku datar
“ Apakah kita masih di desa itu ? “
“ Ya .. tapi sedikit lebih jauh “
" Apakah kau sudah bilang pada semua orang ? bagaimana mereka panik dan mencariku ? “
“ Orang yang panik disini adalah aku Frey .. bagaimana aku mencarimu .. bagaimana putus asanya aku di antara hujan badai .. bagaimana ketika aku menemukanmu dalam kondisi seperti kemarin? “ kataku sedikit emosional . kami berdebat kecil setelahnya .. dan bahkan ketika dia meminta walaupun aku tak menyukainya
sekalipun.. aku tak dapat menolaknya ..
Aku berdiri dan memutuskan menggendong Freya mengantarkannya kembali ke kamarnya .. dia sudah tak mampu lagi berdiri dengan benar .. dia bernyanyi ketika ku gendong .. merasa girang luar biasa dan sialnya .. saat aku memasuki rumah utama .. lampu menyala dan para pengganggu datang .. Aku mengabaikan telpon
mereka dari tadi siang .. namun aku membaca pesan singkat yang mereka kirimkan padaku , mereka mengajak untuk merayakan kehamilan Jessica dan aku tak tertarik , Aku belum sempat mengatakannya pada Freya dan mereka menemukanku disini . Ku yakin Julius melacakku dari akun email milikku yang lupa ku non aktifkan
__ADS_1
Aku menurunkan Freya ,, walaupun masih menopangnya dengan sebelah tanganku .. memperhatikan saat Arthur menyebrangi ruangan dengan cepat dan ingin menghajarku . Aku tertangkap basah dan tak ada gunanya mengelak ..
“ kau sengaja membuatnya mabuk dan kau akan melakukan hal yang buruk padanya kan .. katakan … “ kata Athur berteriak
“ woa .. woa hentikan Arthur .. kita bisa bicarakan ini baik baik “
Nathan memegang lengan Arthur mencoba memaksanya melepaskan tangannya dari sweaterku
.. Aku memasang wajah datar , aku tak menyukai kedatangan Nathan sudah sejak lama hubungan kami tidak baik dan terus memanas . Aku tetap bersikap tenang dengan memasukkan sebelah tanganku ke dalam saku celana denim yang kupakai dengan sebelah tangan masih memegangi pundak Freya dan berusaha menahan beban
tubuhnya . Namun , semua orang terkejut saat Freya tiba tiba berteriak pada Arthur .. hal yang tak pernah dia lakukan sebelumnya bahkan seumur hidupnya
“ Freya .. freya kakak datang tepat waktu kan ? “ Athur melepaskan cengkeramannya dengan cepat dan mendekati Freya di sebelahku “ KAkakkk bodoh .. aku benci kakak .. Max .. antarkan aku ke kamar .. minggir Nathan “
Freya melepaskan diri dan menggandeng lenganku dan menyeretku dengan tubuhnya yang sempoyongan .. Aku melepaskan tangannya dan memeluknya .. menopangnya kembali dengan tanganku dan menuntunya ke lantai dua menuju kamarnya . Aku berusaha menyadarkannya dari rasa mabuknya .. karena .. kutahu .. Freya mempunyai kebiasaan buruk jika dia mabuk .. dia tak pernah mabuk dan tak kuat meminum
alcohol .. dia bisa mabuk dengan mudah walaupun hanya meneguk segelas kecil wine . Dan aku membeli bir itu karena aku membutuhkannya menghangatkan tubuhku di udara yang sangat dingin seperti ini
Dan seperti yang ku duga dan ku takutkan .. dia memintaku menciumnya .. Aku melakukannya ..sama seperti saat dulu .. mungkin Freya melupakannya namun tidak denganku
~~
Saat itu gerimis bulan oktober .. kami, berlima orang yang berjalan di kegelapan malam .. pulang dari makam orang tua Arthur .. itu adalah hari peringatan kematian orang tua nya . remaja itu , Freya baru berumur belasan tahun dengan rambut yang di kucir dua .. menangis di sepanjang perjalanan . . Aku tak tahan dan ingin meminjamkan pundakku pada nya namun dia memilih Nathan dan menyandarkan dirinya disana .. di dalam mobil yang membawa kami , aku hanya dapat melihatnya dengan kesal .. Kakek sudah lama melarang acara apapun untuk mengenang kematian mereka .. kakek memang kejam dan tak berperasaan .. namun , ketika aku dewasa aku dapat memahaminya .. kakek merasa terluka dan acara apapun untuk mengenang mereka hanya akan membuka luka disamping itu , Tante Yeni terlalu histeris dan sulit di kendalikan ketika mengingat dua orang
Kami kembali dan memasuki rumah kebun .. dalam keadaan basah kehujanan ..sepi dirumah dan setelah berganti pakaian kami memutuskan untuk mencairkan suasana dengan berkumpul di ruang tengah untuk bermain kartu .. kami mengeluarkan minuman beralkohol untuk menghangatkan tubuh kami .. hanya ada kami bertiga .. Arthur , Nathan dan diriku .. Freya tak muncul lagi mungkin dia merasa lelah dan memutuskan untuk beristirahat di ruanganya .. ‘
Kami main sampai malam .. sampai lelah dan satu persatu kembali ke kamarnya .. Aku yang terakhir berada disana ,, memandang perapian yang menyala .. mengingat bagaimana sedihnya Freya . . bahkan disaat dia tak mengingat kematian mereka karena dokter yang menghilangkan kenangan buruk di kepalanya .. Aku , sibuk
membandingkan diriku yang bahkan tak menangis saat ibuku akhirnya meninggal . Aku bahkan tak pernah merindukan ayahku .. apakah aku ini seorang monster yang mengerikan? Aku meneguk minumannya di hadapanku yang masih tersisa setengah botol saat Freya tiba tiba muncul
“ Dimana yang lainnya Max? “
“ Mereka sudah tidur di kamarnya masing masing “
Freya duduk di hadapanku dengan cemberut .
Aku mengabaikannya dan meneruskan lamunanku sambil menatap perapian di depanku
“ Minuman apa ini ?? Pahit .. “
“ Hei ,, ini minuman berakohol .. remaja sepertimu tak boleh meminum ini “
__ADS_1
“ Sudah terlanjur,, kukira ini jus karena warnanya merah hanya agak berbau “
“ Astaga Freya .. Ayo kembali ke kamarmu “
“ Kau pikir kau orang dewasa Max? meminum minuman pahit ini sendirian? “
aku memandang Freya yang wajahnya menjadi memerah
“ Max .. aku pusing tapi aku merasa geli .. aku ingin tertawa . . ha ha ha “
“ Diamlah Freya .. jika Arthur mengetahui ini .. aku bisa dibunuh olehnya dalam sekali tebas “
“ seperti ini? Hahaha kau lucu Max .. coba katakan lagi “
Aku panic dan menyuruhnya diam .. mengangkat tubuhnya dan mengantarkan kembali ke kamarnya .. disaat bersamaan aku mulai merasa pusing .. aku sudah terlalu banyak minum bahkan ketika aku bermain dengan dua orang tadi .. namun aku berusaha menjaga pikiranku tetap focus dan mengantar freya yang bergelantung di
tubuhku dengan bernyanyi riang ,, Aku menatapnya sejenak dan membawanya dengan susah payah kekamarnya . Mengantarnya kembali ke ranjang dan aku bisa bernafas lega
“ tidurlah Frey .. jangan keluar kamarmu sampai besok pagi .aku akan meminta bibi Ann untuk menyiapkan sarapan ke kamarmu besok “
“ Jangan pergi ,, aku turun karena aku bermimpi buruk .. mimpi kalau aku akan ditinggalkan sendirian “
Aku berpusing namun tetap berdiri disana memandangnya ragu namun tak tega meninggalkannya yang cemberut dan memintaku untuk tinggal
“ Aku harus pergi Freya , tak nyaman berada di kamar seorang gadis seperti ini . aku akan meminta bibi Ann untuk menemanimu “
“ Apakah kau membenciku .. “
“ Aku tak membencimu .. “
Freya berdiri dan menggoyang goyangkan lengannya
“ kenapa kau tak melihat kearahku dan terus mengabaikanku “
Aku tak mengerti apa yang di katakannya .. Freya sangat mabuk .dia meminum satu gelas penuh wine kualitas terbaik
“ Aku tak mengabaikanmu Freya .. “
“ benarkah?”
“ ya .. “ kataku dan freya tersenyum senang memegang ujung sweater yang kupakai
__ADS_1
“ Aku menyukaimu Nathan .. sudah lama .. “ Freya berteriak senang dan menciumku.. Aku merasa marah .. dia menganggapku Nathan membuatku kesal .. aku kehilangan akal dan membalas ciumannya .. kemudian meninggalkannya yang merosot ke lantai . tak percaya karena dalam bayangannya , Nathan yang dia suka membalas cintanya .. aku memberi tahu bibi Ann agar menemani Freya menjelaskan dengan singkat apa yang terjadi dan aku kembali ke kamarku .. menenangkan diri
Tak sekali Freya menciumku saat mabuk .. saat di pesta ulangtahun Alleya dia melakukan hal yang sama . Aku menghawatirkannya .. bagaimana jika dia melakukan hal yang sama kepada orang lain ketika dia mabuk .. aku memikirkan kemungkinan itu dengan kesal smembuat suasana hatiku menjadi buruk dengan cepat