Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
episode 41


__ADS_3

hari ini mom mobil jemputan tak datang .. banyak anak anak yang menunggu .. beberapa berada di ruang musik .. ruang istirahat , kantin dan banyak yang lainnya berhamburan bermain di taman depan kelas . aku memandang anak anak kecil yang bermain di air mancur di hadapanku .. memandang adik adik kelas dengan tatapan malas . hari semakin terik dan aku tak tahu kapan bisa pulang .. perutku mulai terasa lapar. aku menundukkan kepala malas .. berjalan ke arah gerbang putih .. ingin melihat kehidupan rakyat biasa di luar sana .


" anda dilarang keluar Mr .. "


aku mendongak memandang penjaga berpakaian putih . satpam lebih tepatnya


" kenapa kalau aku ingin keluar ,sir ? "


" sebaiknya anda menunggu jemputan pulang sebentar lagi "


aku mengecek arloji di tangan . berwarna hitam . jam digital yang di belikan kakek untukku . dia berkata padaku kalau aku harus belajar menepati waktuku . . kakek yang kukenal memang tegas dan orang yang tepat . begitulah menjadi seorang pebisnis katanya ..


Saat ini pukul 3 sore . sudah satu jam berlalu . . aku menghela nafas dan menempelkan kepalaku di pagar .. mengecek keadaan di luar sana . tak ada yang terlihat .. karena memang akses ke sekolahan " biasa " yang di pisahkan oleh kebun apel . aku membalikkan badanku, menempelkan tubuhku pada dinding pagar . pak satpam masih memandangiku dengan tatapan tajam . dia bertanggung jawab penuh dengan keselamatann ku . Aku baru beranjak pergi ke ruang kelas .. berfikir bahwa di kelasku lebih baik daripada disini yang panas . tapi mom memanggilku ,


" Arthur . . "


aku berbalik . mom berteriak dari balik kemudi mobilnya yang berwarna putih


" Mom .. " teriakku


aku memandang pak satpam yang ikut keluar mengantarku bertemu Mom


" sore Mrs Scarlet .. anak ini sudah menunggu anda sedari tadi "


" iya pak .. demo itu ga habis habis . ayah sepertinya akan memberikan dispensasi secepatnya . kacau sekali di luar sangat berbahaya "

__ADS_1


" baik .. hati hari Nyonya "


aku duduk di kursi depan . Freya dan Roland duduk di kursi belakang bersama bibi Ann


" Mom kenapa lama jemput nya . dan .. darimana kalian? "


" Mom ada urusan makanya ajak Bibi Ann juga . "


Aku menengok ke belakang, freya duduk di pangku bibi Ann . Rolland tidur di car seat nya dengan nyaman .


" kita pulang kan Mom . aku lapar "


" ya .. kita pulang " kata Mom tak mengalihkan pandangannya dari jalan . aku memandang Mom sekilas . wajahnya sangat serius tak seperti biasanya . aku melihat keluar .. ke arah tanah lapang di bawah sana .. di bawah .. karena jalan yang kami lalui berada di atas perkebunan . Pabrik kakek tak jauh dari sekolahan ku .. aku bisa melihat bagian luar temboknya yang tinggi . tapi pandanganku tertuju pada sekelompok orang yang ramai berkumpul di tanah lapang itu . aku memandangi mereka dengan heran sampai Mom tiba tiba mengerem mobilnya mendadak . aku memandang ke arah depan .. aku juga melihat sekelompok orang berbadan besar .. pakaian mereka kumuh .. dengan rambut panjang dan jenggot yang dibiarkan tak terurus . mereka sekitar 4 orang menghadang mobil kami .. menggedor gedor pintu mobil yang tertutup kaca riben . berusaha mengintip kedalam dengan kasar dan garang . aku memandangi Mom dan mereka di luar dengan amat sangat ketakutan


Mom membuka kaca jendela mobilnya . melepaskan kaca mata hitamnya .


" Apakah kalian keluarga Brawijaya !! " bentak seseorang yang menggunakan topi hitam . aku memperhatikannya dan melihat sekilas ada luka codet di pelipisnya . luka yang mengerikan dan tak akan aku lupakan


" bukan.. anda salah orang . kami keluarga Sanjaya " Mom menjawabnya dengan keras . secara harfiah Mom tak berbohong karena itu nama keluarga Dad . salah seorang menggedor gedor pintu mobilku .. memaksa membukanya


" kau .. siapa namamu ,Nak " tanya nya setelah kaca jendela ku Mom turunkan sedikit


" aku .. aku .." aku ketakutan dan memandang ke arah Mom yang memandangku dengan kuatir dan penuh ketegangan " namaku Arthur"


orang di sampingku memandangku tajam sebelum bertanya pada temannya

__ADS_1


" siapa cucu Brawijaya.. "


" James .. namanya James .. James Brawijaya " kata seseorang berambut gondrong dan berkumis tebal . tak banyak yang memanggilku dengan nama kecilku , Arthur karena aku di kenal dengan nama keluargaku atau nama depanku


" orang disebelah ku mengintip lagi ke dalam . melihat anak anak kecil dan seorang pengasuh yang ketakutan "


" baiklah kalian boleh pergi setelah memberi kami ongkos makan siang . karena kalian telah membuang buang waktu kami untuk menangkap keluarga Brawijaya . akan ku buat mereka membalasnya " kata seorang lagi yang memakai jaket kulit


Mom mengeluarkan dompetnya dan memberi mereka beberapa lembar uang pecahan seratus ribu rupiah . kemudian kami boleh melewati mereka dengan mudah


setelah agak jauh .. Mom yang tadi terlihat pucat , menghentikan mobilnya dan turun sejenak .. muntah muntah .. tak berapa lama kembali ke dalam mobil


" Mom .. baik baik aja? " tanyaku kuatir


" yeah Mom baik aja . Bibi Ann .. anak anak gimana? aman ? " tanya mom sambil membalikkan tubuhnya menghadap belakang


" baik Nyonya saya ketakutan setengah mati tadi .. "


" saya juga begitu , bibi Ann .. mereka orang orang suruhan Joseph pasti .. aku ga nyangka sampai sejauh ini orang jahat itu bertindak "


kata Mom bergumam . aku tak mengerti apa yang dia katakan .


" kencangkan sabuk pengaman mu Arthur .."


" sudah Mom "

__ADS_1


" ayo kita pulang .. terlalu berbahaya disini "


kata Mom mulai menstarter mobil dan melaju perlahan kembali ke rumah .


__ADS_2