Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
episode 45


__ADS_3

... seperti yang sudah ku perkirakan sebelumnya .. aku sudah memberitahu Jessica agar mempersiapkan diri sebelum bertemu Kakek . aku tahu hubunganku dengan Jessica sudah terendus kakek .. kepalang tanggung , toh aku juga akan menikahinya


kami duduk di meja makan dengan semua anggota keluarga berkumpul tanpa Freya disini . suasana hening tak ada satupun yang membuat suara, memulai percakapan .. hanya suara denting piring beradu dengan sendok


kakek berdiri setelah menyelesaikan makan malamnya .. suara kursi yang bergeser bergema di dalam ruangan . ..


" kakek .. aku mohon duduklah dulu ada sesuatu hal yang akan aku sampaikan "


kakek tak menjawab perkataan ku .. berdiri membelakangi ku terdiam mematung


" tak ada yang harus kita bicarakan . Arthur .. " katanya dingin


" aku akan menikahi Jessica .. " kataku .. seraya menggenggam tangan Jessica yang duduk di sebelahku , tangan nya basah oleh keringat .. Jessica ketakutan sekaligus gugup . aku menggenggam tangannya menguatkan


" tak bisa Arthur ..dia tidak sekelas dengan kita . pertunangan mu yang sebelumnya memang batal tapi bukan berarti kau bisa seenaknya menentukan pilihan dari keluarga kelas menengah . kau adalah penerus keluarga Brawijaya "


aku berdiri dengan cepat dari tempat dudukku .. amarah yang lama ku pendam terasa membakar hatiku dengan cepat


" aku bukan boneka kakek . aku sudah bersedia mengerjakan perintah mu untuk meneruskan pabrik . kakek tahu itu satu hal yang sangat aku benci . tapi, dengan Jessica kakek tak berhak menolak ku lagi " kataku sambil melempar sendok dan garpu dengan kasar ke dalam piring . tante Yeni menatapku dengan tatapan yang tak bisa ku mengerti

__ADS_1


" apapun yang terjadi aku akan menikahi Jessica " kataku menggenggam tangan Jessica dan menariknya keluar dari ruang makan


aku melepaskan lengan Jessica ketika sampai di pintu depan .


" aku akan mengantarkan mu pulang Jess "


Jessica tak menjawab hanya mengangguk pelan.


" shit !!! " kataku sambil memukul stir mobil kesal menstarter mobil yang disusul Jessica yang duduk di sebelahku.tanpa berkata satu patah katapun aku membantu Jessica mengenakan sabuk pengamannya . aku tahu dia memperhatikanku, aku tak berani menatap matanya .. aku tahu ini yang bakal terjadi tapi sangat sulit meyakinkan hati untuk tak merasa tersinggung dengan ucapan kakek .


aku mengantarnya pulang . mengantarnya sampai pintu depan rumah


Jessica mematung di hadapanku menunduk memandangi sepatu kulitnya yang berwarna coklat


" aku .. hanya merasa jika .. aku harus tahu dimana posisiku " katanya pelan


aku memegangi lengan tangannya dengan kedua tanganku . mencengkeramnya erat memaksanya untuk menatap dan memandang wajahku . aku ingin memastikannya sekali lagi.


" apakah .. hanya begini saja Jess arti aku untukmu ? '"

__ADS_1


" tapi James .. "


" sudah kubilang aku benci nama itu . . "


" Maaf arthur tapi, ... " Jessica tak melanjutkan kata katanya aku memandangnya memandang ke dalam matanya


" kalau kau tak mampu berjuang bersamaku sekarang .. maka aku akan tahu kalau kedepannya .. hari esok dan seterusnya kamu ga akan mau berjuang bersamaku melewati rintangan yang lebih besar dari ini .. "


aku melepaskan kedua tanganku dari lengannya . aku berjalan mundur .. menjauhinya


" istirahatlah Jess .. ini sudah malam " kataku , berbalik dan berjalan menuju mobilku lama tak ada jawaban darinya sampai ..


" Arthur .. tunggu .. " kata Jessica berlari mengejarku . aku tak bergeming .. meneruskan langkahku , membuka pintu mobil .. Jessica memelukku erat dari belakang .. menangis terisak di punggungku


" maafkan aku Arthur .. aku sudah bersikap kenakak kanakan .. aku tahu dari awal semenjak aku menerima cintamu dulu sekali kalau hari ini pasti akan datang .. tapi, aku malah bersikap seperti seorang pengecut sekarang .. maafin aku .. jangan pergi Arthur .. aku mencintaimu "


erat sekali Jessica memelukku .. kurasakan air matanya yang menetes terasa hangat di punggungku membasahi setelan jas yang kupakai . aku berbalik .. melepaskan diri dari pelukannya dan ganti memeluk.. kini baju depanku yang basah oleh air mata Jessica .. aku menghembuskan nafas berat .. kemudian melepaskan pelukanku dan berkata padanya


" aku harus menyelesaikan urusanku dengan kakek . besok akan ku telepon .. tunggulah .. atau aku akan mengirim pesan . kadang kadang sinyal bisa sampai ke rumahku walaupun jarang .. " aku mengusap kepalanya lembut .kemudian membuka pintu mobil bagian kemudi, menstarter mobilnya dan berlalu dari rumah Jessica . . dia tak beranjak sampai mobilku hilang .. aku bisa melihatnya berdiri memandangi mobilku dari kaca spion .. mengingatkanku pada adikku , Freya ..

__ADS_1


__ADS_2