
aku masih berusaha membujuk Thomas yang berusaha untuk bungkam ,
" Aku bisa di percaya Thomas, Please katakan padaku apa yang terjadi tadi malam .. " kataku memasang senyum termanis padanya hingga menampakkan barisan gigiku , Thomas memalingkan wajahnya dan berkata
" tapi, anda adalah keturunan keluarga Brawijaya .. "
" memang ada apa dengan keluarga ku , Thomas "
Thomas tak menjawab .. berjalan menjauh ,, aku mengejarnya
" katakan padaku , Thomas ,, apa yang kau maksud .. " aku berhasil mengejarnya .. meraih lengannya , Thomas berhenti , masih tanpa menoleh memandangku ." aku berjanji ,, aku dipihakmu .. apapun yang kau katakan "
Thomas berpaling .. memutar tubuhnya untuk memandangku , walaupun dengan takut takut dan menundukkan sedikit kepalanya
" Ayahku ,, ayahku tak pernah kembali ketika berurusan dengan tuan besar Brawijaya ,, " katanya dengan suara bergetar menahan tangis
" Hey ,, hey ,, aku tak mengerti apa yang kau maksudkan .. ceritakan padaku Thomas "
Aku menarik lengannya untuk berhenti dan duduk di antara akar pohon terdekat dari tempatku berdiri
__ADS_1
" ceritakan padaku , perlahan ,, mungkin aku bisa membantumu "
Thomas menyeka air matanya dengan punggung tangannya , menangis .. aku menunggunya dengan sabar , aku merasa dia seperti adik kecil bagiku walaupun aku baru saja mengenalnya
" malam itu ,, setelah musim kemarau berkepanjangan ,,, kami sangat kelaparan , Ayah berkata pada ibuku dia dengan beberapa pria penduduk desa ,, akan pergi ke peternakan Tuan Brawijaya ,, saat itu aku tak tahu apa yang di lakukan ayah ,, tapi itu malam terakhir aku melihat ayah ,, hujan badai malam itu ,, listrik padam , dengan penerangan darurat, seorang pria yang pergi dengan ayah malam itu kembali dan katanya ayah tertangkap , semenjak itu aku tak pernah mendengar kabar apapun tentang ayah ,, tiga tahun berlalu . sampai tadi malam , aku ikuti beberapa remaja yang mencuri di kebun anda Nona ,, itu salah saya ,, saya terkesima dengan rumah anda yang megah , membuat anda tertarik dengan cahaya dari lampu senter kami , anda terpeleset dan yang bisa saya lakukan hanya membawa anda kerumah kami ,. maafkan saya nona . jangan hukum saya "
Aku menghela nafas ,, melepaskan pegangan tanganku di lengan bajunya . aku mendatanginya dan mengusap kepalanya ,,
" Aku tak tahu apa yang terjadi pada Ayahmu , aku berjanji akan mencari tahu , berikan aku waktu ,, apa kau percaya padaku? "
Thomas mengangkat wajahnya memandangku diantara matanya yang memerah dan wajah polosnya , aku merasa sangat iba , dari ceritanya dengan cepat aku dapat menyimpulkan kalau ayahnya berusaha mencuri di peternakan kakek , mungkin tertangkap para penjaga ,, lalu, apakah ayah Thomas di adili dengan di penjara dengan hukuman berat ,, otakku sibuk berspekulasi ,, aku terdiam di sepanjang sisa perjalanan , mengikuti jalan yang dipandu Thomas di depanku , kepalaku sibuk dengan segala kemungkinan . Aku tahu ayahnya dan Thomas bersalah karena melakukan suati kejahatan , tapi, melihat dari kondisi keluarganya dan keadaanya ,, dia sebenarnya tak mau melakukannya ,, rasa marah pun telah berubah menjadi rasa kecewa
" Aku hanya bisa mengantar sampai sini, Nona ,, itu yang dikatakan Ibuku ,, jalan didepan itu adalah jalan menuju rumah Anda ,, "
" Thomas tunggu ,, " kataku dan membuat nya berpaling kembali padaku dna menghentikan langkahnya " Aku punya permintaan padamu , aku akan melupakan kejadian semalam , tapi.. bantulah aku "
Thomas memandangku dengan ragu ,,
" Jika kau menolakku ,, aku akan menyuruh seseorang untuk datang kerumahmu dan mencarimu atas perbuatan mu semalam , tapi, kalau kau membantuku ,, aku akan melupakan atas apa yang terjadi dan aku akan memberikan imbalan padamu ,, aku berjanji " kataku bernegoisasi , walaupun dengan perasaan sedikit bersalah karena mengancamnya . Thomas menurut dan berjalan kembali ke arahku
__ADS_1
" Apa yang bisa ku lakukan untuk anda .. Nona "
" apakah kau tahu rumah tua . tak jauh dari sini itu ,, yang sudah tertutup ilalang? antarkan aku kesana "
Aku bisa melihat thomas bergidik ngeri mendengarnya
" Tidak Nona ,, tidak ,, saya tak mau itu rumah hantu "
" Antarkan aku kesana , aku ada urusan di rumah itu "
" Tidak nona , saya takut "
" bantu aku Thomas ,, aku berjanji memberi mu imbalan "
Thomas memandang berkeliling dan melihat ke langit sebelum berkata
" besok pagi pagi saya tunggu anda disini, Nona ,, besok saya akan mengantarkan anda ,, terlalu sore untuk saat ini . saya tak membawa peralatan apa apa jika saya pulang terlalu larut "
" Apakah kau mau berjanji padaku kau akan datang besok , Thomas? "
__ADS_1
" mungkin saya anak miskin dan tak berpendidikan , tapi, saya memegang janji saya .. Nona "
Aku mengangguk padanya ,, dan sesaat kemudian dia sudah menghilang diantara lebatnya pepohonan , aku menghela nafas ,, berjalan kembali kerumah .. perutku berbunyi keras,, untung aku sendirian ,, aku sangat kelaparan