Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
episode 55


__ADS_3

FREYA


" lalu. . apa yang terjadi saat itu, Sani? pergi kemana ibu? "


" mereka mengunjungi ku beberapa kali di tahun pertama dan tak pernah kembali lagi hingga saat ini "


" kenapa kisahmu sangat menyedihkan .. kupikir hidup tanpa orang tua dari kecil sangat sengsara tapi kurasa ada banyak hal yang aku ngga tau .. "


" iya nona .. begitulah .. hidup memang sangat keras "


aku tak jadi mengantuk . dan sibuk berfikir selama ini aku , walaupun tak mempunyai orang tua .. tak merasakan kasih sayang mereka tapi paling tidak aku punya kakek yang selalu memberikan apapun yang ku mau dan aku punya Arthur yang selalu menjagaku . aku merasa sangat dangkal .. hidupku terlalu enak . dan membuatku tidak bersyukur dengan apa yang sudah ku terima


" lanjutkan ceritamu. Sani .. aku ingin tahu apa yang terjadi dengan anak laki laki itu .. siapa namanya? "


" anak itu tak pernah kembali .. saya selalu menunggunya di bawah pohon itu . membawa sepatu miliknya yang ku bersihkan dan ku rawat setiap harinya "


" yah ... kemana anak itu? atau dia datang dari kota ? jadi tak pernah kembali? "


" saya .. bertemu dengan nya lagi nona .. setelah sekian lama berlalu "


" oh ya ? gimana ceritanya .. "

__ADS_1


Sani terdiam beberapa saat aku mendongak memandangnya yang bersender pada tempat tidurku . tangannya memainkan selimut ..


" kalau ga mau cerita ga papa kok Sani .. " kataku lembut memandang langit langit kamarku .. bagaimanapun juga aku tak mau Sani merasa tak nyaman


" hari itu .. saya kabur dari rumah orang tua angkat saya .. " .. sani berhenti bercerita .. tatapan matanya terasa kosong dan aneh .. aku tak bersuara mendengarkan dengan seksama menunggu dengan sabar kelanjutan kisah tentang dirinya


" hujan turun sangat deras . saya tak membawa apa apa .. hanya baju yang menempel di badan .. berlari dan terus berlari .. saya merasa lelah dan kedinginan . berlari jauh masuk ke dalam hutan "


" apa yang terjadi . kenapa kamu melakukan itu .. ''


" orang tua angkat saya memperlakukan saya seperti peliharaannya di rumah. saya tak bisa melanjutkan pendidikan saya setelah lulus SMP karena SMu harus mengeluarkan banyak biaya di tambah gedung sekolah sangat jauh ." katanya lagi


" lalu? aku penasaran Sani .. sejahat apa mereka? "


" ceritakan semua Sani .. anggap saja kau pasien pertamaku yang harus ku obati "


sani tersenyum kecil dan melanjutkan ceritanya


" mereka .. memperbudak saya .. saya harus mencari uang dan menyetorkannya pada mereka .. saya bekerja memanen karet, jadi buruh serabutan . apapun itu saya kerjakan


. . sampai dirumah saya harus bekerja menjadi pembantu .. memasak , membereskan rumah , mencuci dan banyak hal lainnya ."

__ADS_1


aku reflek memegang tangan Sani .. menguatkannya untuk kembali bercerita


" saya masih kuat menahan semua itu .. pukulan tanpa alasan. dilempar benda benda tanpa alasan hanya untuk membuat mereka senang . saya bisa menahan semua itu , karena masih menyimpan harapan kalau ibu dan kakak akan menjemput saya "


sani berhenti bercerita ..


" lalu apa yang membuatmu akhirnya pergi? "


lama aku menunggu jawaban sani .. otakku sibuk bersepekulasi apakah aku salah bertanya. aku jadi merasa sangat bersalah


" orang itu.. " kata sani


" siapa orang itu? "


" ayah angkat dan ibu angkat berusaha menjual saya ke tempat prostitusi . dengan iming iming bayaran besar dan fee tiap bulan untuk mereka "


" astagaaa ... " aku bangkit dan duduk bersandar di sebelah Sani


" saya tahu dari surat yang saya temukan saat beberes di kamar mereka . awalnya saya tak curiga sampai saya mendengar sendiri ketika ibu menelepon .tanpa pikir panjang saya membuka celengan di bawah kayu tua di kasur kapuk yang penuh kutu yang biasa saya tiduri . . saya pergi "


" lalu kemana kamu pergi setelah itu ? "

__ADS_1


" tanpa tujuan .. terus berlari sampai saya menemukan sebuah surau kecil di pinggir hutan karet . saya meminta tolong kepada penjaga surau tersebut . menceritakan semuanya . dan beliau .. membantu saya "


aku bersandar di pundak Sani di sebelahku . otakku sibuk mencerna kata kata Sani .. yang mana ceritanya adalah kisah hidupnya


__ADS_2