
" Max ... Max .." suara seseorang memanggilku ,, aku terbangun dan memandang orang tersebut , Arthur ,, malam ini aku ketiduran lagi di kamar Freya , ini sudah malam kedua dan Freya masih saja belum sadarkan diri , Wajahnya pucat karena demam tinggi semalam , aku sangat mengkhawatirkannya .. Freya terus mengigau dalam tidurnya memanggil namaku ,, apa dia sangat ketakutan waktu berada di mobil , apa tindakanku terlalu kasar untuknya . apa yang ku lakukan ini salah ,, kata kata itu selalu terngiang di kepalaku
" Ya Arthur ,,, " kataku menjawab panggilan Arthur
" Istirahatlah di kamarmu,, kau tak harus menjaga Freya seperti ini , Dokter Albert juga sudah bilang kalau keadaannya baik baik saja . hanya syok yang membuatnya begini . Dokter juga sudah menyarankan agar membiarkannya sadar dengan sendirinya . Freya bisa di jaga dengan lusinan pelayan disini, santailah sedikit, bro"
Aku berdiri masih terus memandangi Freya ,
__ADS_1
" Aku tahu Arthur ,, tapi, aku tak bisa membiarkannya dalam keadaan seperti ini sendirian . "
" Aku tahu kau sangat kuatir Max .. tapi jaga juga kesehatanmu "
" Kau masih tak berubah , James.. selalu menjadi bibi cerewet bagiku , aku bisa mengurus diriku sendiri " kataku menepuk pundak arthur , mengambil setelan Jas yang menggantung di kursi dan berlalu dari tempat itu
" Turunlah untuk sarapan, Max " kata Arthur padaku , aku melambaikan tangan padanya tanpa menoleh , menyebrangi lorong dan membuka pintu kamarku , aku melemparkan diriku diatas kasur yang empuk ,, sangat efektif mengurangi rasa pegal di punggung akibat tidak tidur dengan baik . aku bangkit dan menuju bathroom menyalakan air dan membasuh diriku , aku merasakan airnya yang segar di setiap inci kulitku .. masuk dan meresap ke dalam kepalaku lewat helai rambut , aku merasa sedikit lebih baik
__ADS_1
Aku menyingkirkan Jas itu dari atas kasur dan dengan kasar membuangnya ke dalam tong sampah di sebelah pintu keluar , aku ingin menekan perasaanku .. bagaimanapun setelah ini selesai aku akan berusaha menjauh dari Freya ,, aku tak akan kehilangan kendali lagi atas diriku sendiri , Tapi, bunyi benda berat beradu dengan tepian tongsampah yang terbuat dari stainless saat aku melempar Jas tersebut , aku mendekati tong sampah itu dan mengambil kembali Jas milikku , merogoh isi kantungnya dan aku menemukan sebuah handphone yang dapat kupastikan ini milik Freya , dia tidak mengganti handphone nya ,, ini miliknya yang ku berikan padanya beberapa waktu lalu , bertahun tahun lalu saat Freya pertama kali datang kerumahku, Handphone keluaran terbaru yang canggih yang ku titipkan pada Sani, pelayan pribadi Freya ,
Aku kembali membuang setelan Jas denim milikku ke dalam tong sampah ,, aku membawa handphone berwarna silver keluaran brand ternama itu di tanganku , aku duduk di tepian tempat tidur, melempar handuk basah yang barusan kupakai di kepalaku begitu saja di kursi di depan tempat tidurku
__ADS_1