
kami sampai di rumah dengan selamat tak ada insiden apapun lagi di jalan setelah itu . mungkin karena mom mengambil jalan memutar masuk ke dalam perkebunan untuk kembali ke rumah .tak ada yang berani mengeluarkan suara bahkan bernafas dengan lega setelah insiden dengan para preman tadi
" Bibi Ann . tolong urusi anak anak . panggil pengasuh yang lain . aku harus bertemu Ayah .. " kata Mom ketika baru aja menginjakkan kaki di halaman depan rumah . Mom masuk paling akhir memastikan bahwa kami semua sudah masuk ke dalam rumah tanpa terluka sedikitpun
" baik nyonya " sahut bibi Ann
aku memandang mom sebelum naik ke kamarku , memandangnya yang berjalan terburu buru di lorong yang menuju ke ruang kerja kakek .
" mari tuan kecil .. anda harus berganti pakaian dan saya akan menyiapkan makan siang untuk anda "
aku tak menanggapi kata kata bibi Ann . melihat Freya dan Roland dengan pengasuhnya .. baru akhirnya dengan langkah gontai aku kembali ke kamar. hari ini terasa sangat berat
aku duduk di ranjang ku .. berganti pakaian dengan malas yang akhirnya hanya membuka kancing baju seragamku dan merebahkan diriku . aku sudah tak merasa lapar lagi, memikirkan dan membayangkan kejadian yang baru saja terjadi .. aku mengingat dengan jelas wajah para preman tadi .. keringat di wajah mereka .. pakaian yang mereka kenakan . aku mengingat semua dengan jelas
" tuan kecil saya bawakan makan siang untuk anda . "
" aku tak berselera Bi .. taruh aja di meja depan sana "
itu bibi bagian dapur . yang tak kutahu namanya . banyak orang bekerja di dapur dan aku sama sekali tak tertarik dengan mereka ..
__ADS_1
aku terbangun kaget . masih mengenakan seragam yang terbuka kancingnya .. bahkan aku masih mengenakan kaus kaki dan kakiku menggantung separuh di bawah.. aku tidur dengan posisi terduduk .. mengucek kucek mataku .. diluar sudah gelap .. aku beranjak ke jendela .. menutup tirainya yang tinggi .. mengecek sekilas makan siang yang sudah menjadi dingin . kemana bibi bagian bersih bersih , kenapa mangkuk makan siangku belum disingkirkan .. aku mengecek jam , pukul delapan malam . bergegas berganti pakaian dan menuju ke lantai bawah. ini sudah lewat jam makan malam
ketika melewati lorong menuju ke bawah , aku melewati kamar Freya .. dia sedang membaca buku dengan pengasuhnya , teringat sesuatu aku pergi ke kamar Mom .. mengintip dari pintunya yang sedikit terbuka .. ada tante Yeni .. dia sedang menangis .. ada apa ini apa ada sesuatu yang terjadi lagi ? lama aku berdiri mematung . tak bermaksud untuk menguping .. tapi, aku tak dapat berlalu dari sana dengan mudah
aku memutuskan ke bawah , perutku benar benar terasa lapar . mencari makanan di kulkas .. ada beberapa roti di dalam sana . . menghangatkan dua potong roti dengan microwave dan memakannya sambil berdiri . ini cukup untuk sekedar mengganjal perutku , minum segelas air putih dan aku kembali ke atas . sepi di rumah , biasanya ada beberapa yang masih menyelesaikan pekerjaan mereka . masih merasa agak aneh.. tapi berusaha ku abaikan
aku kembali ke kamar Mom.. tante Yeni sudah pergi dan baby Roland juga sudah tertidur .
" Mom .. " kataku
" Hai , Arthur . kamu baik baik aja? tadi Mom intip ke kamarmu, kamu ketiduran . maafin Mom , Nak .. ini ga akan terjadi lagi .. Mom janji .. kamu tahu kan semenjak Pabrik kebakaran . para pekerja menjadi tak terkendali . . sementara ini kamu bisa libur sekolah dulu "
" Mom mau pergi ? "
" iya Nak .. jaga Freya buat Mom ya .. janji ..? "
aku memandang Mom yang berjongkok di depanku .. memandang matanya yang berwarna hitam pekat . kemudian mengangguk mengiyakan perkataannya
Dad masuk tak berapa lama , Akhir akhir ini aku tak melihatnya .. bahkan bertemu dengan nya terasa sulit
__ADS_1
" Dad.. " kataku
" Hai Arthur .. anak Dad yang hebat "
Dad berjongkok dan memelukku sebentar sebelum berdiri dan mengusap kepalaku
" ready, Scarlet? " tanya Dad pada Mom
" yeah Chester "
" okay kita berangkat .. karena smakin malam jalanan akan berkabut dan berbahaya "
" berapa lama kalian akan pergi? " tanyaku
" ngga akan lama Nak .. " kata Dad " kami akan segera kembali .. jaga adikmu Freya .. jagan buat dia nangis " kata Dad padaku .. berjongkok lagi ketika berbicara denganku . memandang kedua mataku .. begitu juga aku , mengingat dengan jelas raut wajah Dad saat itu " Dad percaya Arthur anak yang kuat .. dan akan selalu begitu "
aku memandangnya terdiam . perasaanku terasa berat . ingin aku berkata agar mereka jangan pergi tapi mulutku benar benar terkunci rapat . aku hanya menganggukkan kepalaku ..
Dad berdiri dan bersiap . Mom gantian berdiri mencondongkan tubuhnya padaku karena menggendong Rolland .. Mom menciumku dan mengusap kepalaku " Mom pergi dulu, Nak .. jaga diri dan jaga Freya .. "
__ADS_1
aku mengekori mereka yang masuk kedalam kamar Freya . Freya sudah tidur .. aku memutuskan masuk ke dalam kamarku . melihat kepergian mereka bersama tante Yeni dari jendela kamarku sampai mobil mereka menghilang di tengah kegelapan malam .