
2 tahun berlalu . disinilah aku sekarang masih sama dengan tahun - tahun sebelumnya . tahun ini ulangtahunku ke 18 dan akan menjadi tahun terakhirku bersama tutorku , nona Dina . setelah ujian akhir nanti aku tak tahu apa yang harus aku lakukan lagi setelah itu . aku ingin sekolah di jurusan keperawatan agar bisa merawat tante yeni . aku ingin beliau sembuh dan bisa berjalan lagi
aku tak suka pesta ulang tahun . aku tak suka keramaian . lagipula siapa yang akan datang dan yang bisa kuharapkan untuk datang?
aku mondar mandir di ruang tivi . teringat tante yeni, aku ingin menghiburnya
" tok..tok..tokk "
aku mengetuk pintu kamarnya perlahan
" ya freya masuk .. " suara tante yeni masi sama lembut dan menyejukkan hati
" tante lagi apa? " tanyaku perlahan " masih sibuk sama novel-novel itu?"
" apa lagi yang bisa tante lakuin selain ini ..? " kata - katanya datar tapi penuh kesedihan
" mau aku mainkan musik yang ceria? ayo kita ke ruang tivi .lagipula bosan kalau di kamar terus . aku akan panggil bibi mary " kataku bersemangat
bibi mary adalah suster khusus yang merawat smua kegiatan tante yeni . waktu kecelakaan itu tante yeni seumuran denganku sekarang . wajahnya masih terlihat cantik walaupun sudah menua . rambutnya ikal dan berwarna coklat kulitnya halus dan putih . hidungnya mancung dan gerak geriknya anggun khas bangsawan walaupun banyak menghabiskan waktu di kamar dan di kursi roda.
" bibi maryy .. " teriakku di lorong
" freya pelanin suaranya kakek sedang istirahat ! " kata tante yeni membuatku membungkam mulutku dengan cepat .
" tekan ini .. ini menyambung dengan alat yang di bawa bibi mary . buat apa kamu mengeluarkan suara yang bisa membuat kerongkonganmu kering " kata bibi mary tersenyum geli dengan tingkahku
" aku lupa tante .. dengan alat itu , maaf "
__ADS_1
" aku sudah menekannya . tunggu sebentar, bibi mary pasti datang " kata tante yeni lembut . dan benar bibi mary datang dengan segera
" saya disini ma'am " kata bibi mary
" saya ingin ke ruang tivi . ada yang bersemangat ingin memainkan lagu untukku "
bibi mary membungkukkan sedikit badannya menanggapi perintah tante yeni. aku tersenyum simpul dan mengekor di belakang mereka . kami bersama - sama pergi ke ruang tivi.
ruang tivi kami terletak di tengah rumah utama . luasnya kira - kira cukup untuk menampung empat keluarga . ada perapian di sisi dinding khas rumah kuno. walpaper dindingnya berwarna hijau muda yang menambah kesejukan didalam rumah . di pojok ruangan ada sebuah piano besar berwarna putih . di sebelah kiri dekat jendela kaca yang besar ada rak buku berisi novel - novel , komik - komik yang kusuka . di dekatnya juga ada rak khusus berisi majalah - majalah dan koran.
Dan di sudut ruangan lainnya ada tivi besar serta sofa empuk di depannya . sangat nyaman dan hangat .
aku duduk di depan piano . membuka tutup tuts nya . tante yeni berada di sebelahku
" ini baru ku selesaikan minggu lalu tante , diajar oleh mrs yohana "
aku meringis malu
" tapi sekarang freya sudah ahli tante .. tenang ini ga akan bikin telinga tante sakit " janjiku
" okay .. lagu apa yang kamu mau mainkan?"
" bethoven - fur elise "
aku memainkan piano dengan perlahan dan benar - benar meresapi permainan tanganku tiap melody nya . aku melirik tante yeni . beliau memejamkan matanya dan aku meneruskan permainan pianoku hingga bait terakhir.
lama setelah permainanku selesai tante yeni baru membuka matanya
__ADS_1
" gimana tante? "
" lagu ini , sedih yang dalam di intro awal .. ceria di tengah lagu dan kembali sedih di bait terakhir " kata tante yeni , pandangannya tak lepas dari tuts di hadapannya
" tante ga suka? aku mainkan yang ceria aja ya .. maaf kalau bikin tante sedih "
air mata tante yeni seketika tumpah
" salahku .. semua salahku . seandainya kak scarlet masih ada disini . dia pasti bangga liat kamu yang sudah dewasa dan pintar " tante yeni menutupi wajahnya dengan kedua tangannya
" tante . jangan sedih .. aku baik - baik aja kok aku punya tante yang ada disini sekarang oke ? " aku berusaha menghiburnya aku merasa bersalah
" waktu itu waktu itu kalau aku tak memaksa mommy mu untuk membelikan hadiah ulangtahunku kecelakaan itu tak akan terjadi .. baby roland yang tampann ... " tangisan tante yeni makin menjadi
tante yeni sangat rapuh . hal sensitif apapun bisa menurunkan emosinya dengan cepat
"bibi mary ambilkan coklat panas . aku akan menghibur tante yeni"
bibi mary mengangguk dan bergegas ke dapur . dan tanganku bergerak lagi di atas tuts putih dan hitam ini memainkan lagu
" river flows is you " salah satu lagu favorit yang ada di ipod pemberian arthur beberapa tahun yang lalu saat aku merengek padanya ingin ikut dengannya sekolah di kota .
aku memainkan nya dengan senyum mengembang di pipiku . aku membayangkan semua hal indah . walaupun aku tak ingat wajah orangtuaku tapi ada banyak hal baik yang sudah terjadi . hatiku yang di penuhi senyum ramah nathan . cintaku yang kusimpan sekian lama semua ku tumpahkan di antara jemari tanganku
itu berhasil membuat tante yeni membuka tangannya yang menutupi wajahnya . dan bersandar di pundakku .berbisik perlahan
" maafkan tante , freya "
__ADS_1