
Aku terngaga dan tak bisa berkata kata mendengar penjelasan Mr Albert yang jelas . Semua ini sudah di bicarakan kekak dengan Mr. Albert dari lama .. Kakek benar benar menunggu saat yang tepat untuk mengatakan semuanya . Aku memandang Max yang tertunduk dengan wajah memerah hingga kebelakang lehernya .
" Maafkan kakek Max .. menceritakan fakta ini di depan yang lainnya .. tapi, hal ini berkaitan dengan kita semua , dan mereka harus tahu karena kita satu keluarga " kata kakek dengan lemah berusaha mengatur nafasnya
Max tak menjawab , masih tertunduk sebelum akhirnya berkata " lanjutkan Mr. Albert apa yang harus di sampaikan . Abaikan saya ... " kata Max tegas
" bagian yang lain akan aku sampaikan sendiri , Albert .. " kata kakek kemudian
Kakek tiduran di atas ranjang dengan posisi terduduk . Aku menyetelnya begitu tadi , memastikan dengan bertanya pada kakek apa perlu beliau berkata dengan memakai bantuan oksigen . Kakek menolak namun aku mempersiapkannya jika sewaktu waktu di butuhkan .
__ADS_1
" Arthur .. " kata kakek .. dan Arthur berjalan mendekat kearah Kakek membuat Nathan menjauhkan dirinya dari ranjang kakek dan duduk di sofa menggantikan Arhur .
" ya kek .. ada apa? "
" Bagaimana perasaanmu setelah mencoba untuk mengelola pabrik "
" Aku .. aku .. "
" tapi kakek.. bagaimana dengan pabrik? "
__ADS_1
" kakek yang akan mengurusnya . dan, tentang Jessica .. kakek menyetujuinya . Kakek tahu kau sudah menikah diam diam dengan Jessica . Kakek akan membuatkan pesta yang mewah untukmu .. " Arthur menangis di sebelah ranjang kakek tanpa bersuara , " Albert . siapkan semua dokumennya , hak waris dan lain lain "
" baik Mr. Brawijaya "
" Yeni " panggil kakek . Tante Yeni berjalan dengan di bantu Nathan dan Julius .. memegangi tangan kakek
" Ayah merasa sangat berdosa padamu . " kata kakek lemah .. tante Yeni mulai menangis " melihatmu dapat berjalan lagi, melihatmu tak lagi pucat, penuh kesedihan dan terus menangis ..sepertinya Ayah sudah bisa menghadap ibu mu dengan bangga , " Suasana menjadi sendu , semua orang yang berada disana bersedih dengan kata kata kakek . " Semenjak Ibu tak ada .. dengan segala keterbatasan di dirimu .. kamu banyak membantu Ayah dengan administrasi pabrik . dengan begini sudah saat nya kamu muncul dan menggantikan Arthur , Ayah sudah menyiapkan segala dokumennya ke Mr. Albert "
Tante Yeni memeluk Kakek dan menangis . Tak terasa membuat air mataku pun ikut mengalir . diantara sisa sisa kekuatan yang kakek miliki , kakek berusaha menjelaskan pada keluarganya .. keluarga yang dia bela mati matian dengan segala kekuatan yang dia miliki
__ADS_1
" Freya .. " Kakek memanggilku sebagai anggota keluarga termuda di keluarga itu . Aku duduk di kursi tunggu , kakek menghapus air mataku dan berkata " Freya ,, cucu kakek yang paling kakek sayang , Kakek bangga dengan apa yang sudah kau capai dalam hidupmu .. Hiduplah dengan bahagia . Max adalah orang yang akan menjagamu dengan segala kekuatan yang dia punya . jangan lihat bagaimana masa lalunya .. lihatlah sekarang .. dia orang yang penuh tanggung jawab sekarang " Aku menengok sekilas ke arah Max di belakangku yang masih duduk di sofa berwarna coklat itu, dia masih duduk dengan bertumpu pada kedua tangannya yang berada di atas lututnya . memandangku dengan wajahnya kalutnya . Kakek tak tahu dan aku tak memberitahu siapapun bahwa pertunangan kita sudah berakhir sejak beberapa tahun yang lalu dan aku tak tahu bagaimana perasaanya padaku sekarang , sedangkan aku sendiri , Aku masih menunggunya untuk menebus segala perbuatan burukku padanya , Aku tak menjawab pertanyaan kakek . Hanya mengangguk . kemudian kakek memanggil Nathan dan Julius memberikan beberapa wejangan ke mereka agar terus menjadi sahabat terbaik bagi mereka .
Aku melirik ke arah jam yang melingkar di tanganku . Sebentar lagi jam makan siang dan aku harus membuat janji dengan dr Abraham untuk mengecek semua nya dengan lebih rinci , itu tepat bersamaan dengan disuruh keluarnya semua orang . karena kakek ingin berbicara dengan Max hanya di temani oleh Mr Albert . Aku lalu berlari menyusuri lorong yang panjang mencari ruangan dr Abraham .