
kakek ,, sudah bertemu kakek dari semenjak pertama kali menginjakkan kaki di rumah Arthur kembali , kakek menyambutku dengan lemah ,menanyakan bagaimana Freya .. beliau terlihat sangat kuatir tentang semua hal , aku menjelaskannya secara singkat beliau juga mengkhawatirkan keadaanku, bagaimanapun dia sudah benar benar menganggap aku sebagai cucunya sendiri begitu pula Julius atau bahkan Nathan, aku menemaninya ngobrol ,, emosi beliau memang naik turun , beliau tak suka dengan berbagai macam alat dan infus yang menempel di tubuhnya serta selang oksigen yang selalu mengganggunya , aku berkali kali menghela nafas jika beliau sudah mengamuk , aku tak menyalahkannya ,,, karena kakek yang kukenal adalah orang yang tegas , bertanggung jawab , dengan intregritas yang tinggi serta se garang singa di hutan tapi sekarang ,, beliau hanya bisa tertidur lemas , , batinku tertohok ,, bagaimana aku bisa melewati situasi sulit begini , aku banyak berhutang budi pada kakek. kakek yang menyelamatkanku dari Ayah. kakek yang menerimaku yang saat itu dalam keadaan sakit mental parah ,
...
__ADS_1
Malam ini aku tidur kembali di kamar Freya , memegangi tangannya yang lembut, jari jari kecilnya yang kurus .. tangannya sangat bersih ,, para pelayan juga sudah mengganti bajunya dengan piyama yang bersih ,, wajahnya dan tangannya sudah diseka dan di bersihkan , wangi aromatherapy memenuhi seisi ruangan , sebagai seorang laki laki aku tak terlalu menyukai wangi wangian yang lembut seperti ini , tapi, ini untuk kesadaran Freya ,. maka aku tak masalah dengan hal itu
Aku duduk di kursi malas seperti biasa , kursi yang sangat tak nyaman buatku karena ukurannya yang tak sesuai dengan ukuran tubuhku yang lebih besar dari ukuran tubuh Freya yang kecil dan imut tapi semua itu terbayarkan saat akhirnya Freya sadar di malam ke tiga , aku ingin memeluknya , menunjukkan perasaan khawatirku , tapi.. aku menahan semuanya ,, Freya dengan wajah cemasnya bercerita tentang mimpinya padaku ,, mimpi yang bagiku sudah ku kubur jauh ,, dalam alam bawah sadar Freya semua itu kembali muncul ,wajahku menegang ,, apa semua itu akan kembali lagi ,, ?? ingatan freya akan masalalu yang sudah dilupakannya ,, apa sekarang dia mengingatnya?? aku sangat mencemaskannya tapi aku berusaha tenang . aku melembutkan wajahku dan menghiburnya , setelah aku yakin dia benar benar baik baik saja , aku bergegas menuju mobilku , yang setelah ku cek , goresan malam itu sangat parah , untuk aku memarkirkan mobilnya mepet ke sebelah kiri , tak ada yang menyadarinya
__ADS_1
Aku menunggui di luar ruangan ketika banyak dokter berkumpul memberikan perawatan intensif, aku di larang masuk , aku menelepon Julius agar datang ke Villa , aku mondar mandir di depan kamar beliau, panik, stress dan kacau aku tak dapat berfikir rasional. sampai Julius datang bebrapa jam kemudian menemaniku di kursi tunggu yang tak nyaman , sampai akhirnya dapat kabar bahwa kondisi Ibu sudah benar benar stabil. Aku bisa bernafas lega . tuhan memberi banyak keajaiban dalam hidupku
__ADS_1