Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
episode 7


__ADS_3

semua berkumpul di ruang tivi . ramai sekali hari ini. kakek mengundang semua kerabat dekatnya untuk datang . alleya dan para gadis beserta orang tuanya juga turut hadir . serta sepupu - sepupu jauhku yang tak kukenali juga ikut hadir . para nyonya berkumpul di sudut ruangan , bergosip. para tuan berada di teras belakang merokok dan berkumpul membicarakan bisnis mereka siapa yang paling kaya dan lainnya .


aku duduk di tangga , memainkan pita baju dan arthur berada di dapur bersama teman - temannya . orang tua mereka pun turut hadir. aku merasa terasing . apa disini hanya aku yang terlihat ? aku menghela nafas


kakek datang bersama seseorang yang tak kukenal. masuk ke dalam ruangan


" selamat malam untuk para tamu undangan yang sudah datang jauh - jauh kemari " suara kakek yang berat membuka acara .


orang - orang yang bergosip dan yang berada di teras belakang seketika masuk dan berkumpul di sekitar kakek yang duduk di kursi kayu yang di sediakan . asap dari cerutu bergulung keluar dari mulutnya , athur dan teman- temannya juga bergegas masuk ke dalam ruangan . sedangkan aku tak beranjak dari tangga , menyimak dari kejauhan


" hari ini ada pengumuman penting , untuk keluarga brawijaya .. tapi sebelumnya silahkan nikmati minuman dan makanannya


kata kakek dengan suara berat yang menjadi ciri khas beliau


semua orang mengangkat gelas wine di tangan mereka menunjukkan kalau mereka sudah menikmati hidangan yang disediakan


" oke selanjutnya akan di jelaskan oleh albert " kata kakek lagi masih seraya menyesap cerutu di tangannya


" perkenalkan saya albert , pengacara yang di tunjuk oleh tuan brawijaya. malam ini saya akan mengumumkan kepada para tamu undangan perihal bisnis besar Brawijaya group yang selama ini di pegang sendiri oleh tuan alosius brawijaya akan di turunkan kepada tuan james arthur brawijaya. dengan diputuskannya pengumuman ini maka mulai besok ,tuan james arthur akan bekerja secara penuh dan mempunyai wewenang yang besar di perusahaan "


tepuk tangan riuh . menyambut calon penerus baru. aku beranjak dari tempat dudukku menyeruak diantara kerumunan orang yang tak seberapa . mencari arthur , aku menemukannya berada tak jauh dari perapian . aku hanya mematung melihatnya dari tempatku berdiri. wajahnya memutih, pucat dan tangannya menyengkeram gelas dengan erat sampai buku-buku tangannya memutih


arthur baru saja lulus dan bekerja di perusahaan pemerintah .melakukan apa yang dia suka , kabar dari kakek ini sudah di pastikan tanpa konfirmasi terlebih dahulu


" aku akan kembali istirahat . silahkan nikmati kembali hidangan kami dengan kualitas terbaik " kata kakek sambil berlalu yang diikuti oleh tuan albert .para tamu undangan kembali mengangkat gelas sebagai bentuk penghormatan


tak berapa lama setelah kakek pergi arthur tersadar dari rasa syoknya dan mengejar kakek . aku mengikuti dari belakang . jantungku berdetak kencang . otak ku sibuk berfikir apa yang akan terjadi . aku tahu arthur benci berkerja di pabrik dia tidak ingin melanjutkan bisnis ini dan semua prinsip kakek yang bertentangan dengan semua prinsipnya . aku sungguh mengkhawatirkan arthur

__ADS_1


kakek sudah berada di ruang baca , ruang kerja kakek.


" pergilah albert aku ingin berbicara dengan cucuku secara pribadi "


aku menempel di tembok di sebelah pintu masuk ruang kerja kakek . cukup untuk bisa mendengar percakapan mereka. pintu terbuka dan tuan albert keluar. aku menempelkan jari telunjuk di bibir . tuan albert hanya tersenyum dan mengangguk sebelum berlalu pergi


" apa mau kakek sebenarnya. ". kata arthur


" dari awal kamu sudah tau apa maksud kakek , arthur "


" tapi kakek tau aku tak mau mengurus perkebunan ini . "


" sudah saatnya kamu kembali kemari dari permainanmu itu . kakek tau semua itu hanya untuk membuat kakek kesal "


" aku tak ingin membuat kesal siapapun


" cukup arthur . kakek tak mau dengar apapun. mulai besok kamu bekerja di pabrik "


" aku tak akan datang " kata arthur berbalik bersiap untuk pergi


" kalau kau tak datang . kakek akan menyuruh orang untuk memecat atasanmu di kantor pemerintahan itu dan membuatnya tak bisa bekerja di manapun . bahkan anak buahmu juga akan merasakan hal yang sama ." kata kakek tenang di balik meja


tiba - tiba " BRAKKK !!! "


suara apa itu aku kaget dan menekuk tanganku di depan dada . apa yang terjadi


arthur menggebrak meja

__ADS_1


" apa maksud kakek? kenapa kakek harus mengancamku dengan cara seperti ini ?" kata arthur dengan suara tinggi


" kakek hanya berusaha menyadarkanmu dan membuatmu kembali. pikirkan itu "


aku jatuh merosot ke lantai masih memegang dadaku dengan kedua tangan dan bersender di tembok. mataku nanar . sekejam itu kakek . memaksa arthur di pihaknya


arthur keluar dengan cepat . melihatku sekilas dan kemudian berlalun tanpa sepatah katapun . mengacak - acak rambutnya dan menghilang di lorong . aku bingung apa yang harus aku lakukan .


lama aku terdiam disana . aku memutuskan ikut membujuk kakek agar melunak tentang arthur


aku mengetuk pintu perlahan ..


" kakek ini freya .. kakek freya mau bicara sama kakek .. " jantungku luar biasa berisik . aku sangat takut menghadap kakek tapi aku harus melakukannya demi arthur .aku menekan rasa takutku


tak ada suara di dalam ruangan .


" kakek freya masuk ... "


aku membuka pintu perlahan . sepi , aku membuka pintu lebar agar aku bisa masuk . dan seketika jantungku jatuh merosot ke bawah. kakek tergeletak di lantai . aku menghampiri beliau dengan cepat


" kakek .. kakek " kataku panik seraya menggoncang- goncangkan tubuhnya


"kek bangun kek .. kakek ini freya "


aku masih terus berusaha membangunkan kakek . dan mulai berteriak memanggil siapapun karena panik


" bibi ann .. arthur .. bibi mary tolonggg "

__ADS_1


tak berapa lama banyak orang datang mendengar teriakanku .dan mulai panik aku berdiri dan mundur sampai ke tembok saat kakek di bawa ke kamarnya dan dr robert datang . aku benar - benar syok dengan semua yang terjadi hari ini


__ADS_2