Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance

Sweet Dreams : Be A Cinderella Romance
episode 47


__ADS_3

aku melewatkan sarapan pagi ini dan segera menuju ruang kerjanya yang berada di lantai dua tapi agak jauh letaknya dari kamarku . melewati kamar Freya .. aku terdiam sejenak dan berhenti memandang pintu kayu berwarna merah muda itu .. adikku yang cantik . selama ini aku selalu menggodanya .. aku membuatnya agar tidak terlalu memperlihatkan hatiku .. jika aku terlalu dekat dengannya dia akan makin sulit saat ku tinggal pergi bersekolah di kota . aku tak akan sanggup melihatnya menangis , berteriak dan meronta padaku untuk selalu mengikutiku pergi . karena itu aku selalu menggodanya membuatnya kesal .. tapi di dalam hatiku .. dia adikku yang paling terpenting di dunia ini .. satu satunya yang kumiliki


Ruang kerja kakek terasa dingin dan sunyi .. aku membukanya tanpa mengetuk pintunya lebih dulu ..kakek duduk di kursinya menatap keluar jendela membelakangi pintu


" aku sudah menyelidiki orang orang itu .. aku akan segera menangkap mereka " kata kakek tanpa memutarkan kursinya ke arahku


" siapa mereka, Kek? "


" kau tak perlu tahu terlalu banyak.. Arthur "


" tapi .. bukankah aku harusnya tahu? karena aku bagian dari semua ini "


" nanti kau akan tahu saat tiba waktunya " kata kakek berdehem tegas


" aku datang kemari karena ingin membahas Jessica dan aku , kek "

__ADS_1


" kakek akan mencarikan wanita lain yang sederajat dengan kita "


" wanita macam cleo , kakek mau aku hidup seperti anjing peliharaan? "


kakek berbalik menatapku tajam .. aku menatap nya balik , aku bukan anak kecil 10 tahun lalu yang ketakutan dengan mata dingin itu , aku seorang pria berumur hampir 30 tahun sekarang . . tak ada lagi yang ku takuti kalau aku benar


" Yeni mengatakan hal yang sama . . apa perjanjiannya kalau ku turuni kemauan mu , Arthur ? "


" kakek sudah mengikatku disini , apalagi yang kakek mau? "


Salim Grup adalah pasar terbesar kami,. dia memutuskan hubungan kerjasama bebrapa tahun yang lalu karena masalah tunangan tante Yeni yang merupakan kerabat jauh mereka . itu sangat mustahil ku lakukan tapi, aku akan mencoba demi bisa bersatu dengan Jessica .


" baik .. kalau Arthur bisa kasi kakek perjanjian kontrak dengan Salim Grup.. kakek ga boleh ganggu aku dan Jessica .. " kataku tegas dan berlalu dari tempat itu ..


aku turun ke bawah saat telpon berdering . aku mengangkatnya , berbarengan dengan bibi Mei yang akan mengangkat telponnya

__ADS_1


" aku saja bi, " kataku


bibi Mei berlalu dan melanjutkan pekerjaannya . aku menempelkan gagang telepon dan mendengarkan orang yang berbicara di seberang sana


" Brawijaya disini .. "


" Arthur .. "


" Max ... ada apa? apa ada yang terjadi sama Freya? " ..


" Freya baik baik aja . ku cuman mau bilang kamu bisa dateng akhir pekan ini ke rumah kami? "


" kenapa Max ? "


kemudian Max menceritakan tentang bisnisnya di Amerika yang akan dia kunjungi . dia mengatakan padaku bahwa dia akan melepaskan Freya jika nanti ketika dia belum kembali Freya sudah menemukan seseorang untuk dirinya .. dan Max memintaku datang ke rumahnya . aku merasa banyak berhutang budi juga walaupun kesal . tapi dia memperlakukan Freya dengan baik bahkan sangat baik . dia menjaga kehormatan Freya dengan mengajaknya bertunangan.. dia juga membantu dengan investasi ke pabrik kami . aku membencinya tapi aku juga tak bisa mengacuhkannya .. aku membaca riwayat hidupnya dan dia memiliki rasa sedih dan kesepian yang sama denganku

__ADS_1


aku menutup teleponnya memberi tahu bibi May agar memberitahu pemberitahuan kalau kita diundang ke rumah Max untuk melihat keadaan Freya


__ADS_2