
"Maaf kak ayah tidak sanggup lagi membiayai kalian berdua untuk sekolah lagi, adikmu yang masih kecil butuh pendidikan karna dia laki-laki, sedangkan kamu perempuan pasti sudah cukup pendidikan selama ini untukmu" ucap Ayah Lia
Lia hanya menunduk dan berfikir untuk semua yang dibicarakan ayahnya. lalu ia pergi ke kamarnya.
keesokan harinya disekolah
"Lia kenapa murung? apa ada masalah?" Tanya zuhro
(zuhro adalah sahabat terbaik Lia)
"Tidak aq hanya terfikir omongan ayah tadi malam, yang ingin aq berhenti sekolah" jelas Lia
"kenapa begitu?" tanya zuhro
"karena ayah tidak sanggup membiayai 2 anak sekaligus yang masih sekolah, adikq masih kelas 4 SD sedangkan aq kelas 1 SMA"
"apa tidak sayang kamu kalau putus sekolah?"
"sebenarnya ini berat bagiku tapi mau gimana lagi orangtuaku yang memintanya, aku hanya bisa diam." mata lia berkaca-kaca setelah menjelaskannya
"kriiiiiiiing" akhirnya bel masuk kelas berbunyi Lia dan temannya semua masuk ke kelas masing-masing dan menhikuti pelajaran seperti biasa.
3 jam berlalu dan jam istirahat sudah berbunyi
__ADS_1
Lia: "gais yuk ikut aku!"
Zuhro: "mau kemana?"
Lia: "udah ikut aja, leni dan naya ajakin juga ya aku tunggu di depan sekolahan ya!"
zuhro: "okey aku panghil dulu mereka" sambil jalan mencari 2 temannya itu
tidak lama kemudian mereka bertemu didepan gedung sekolah, disana ada toko pernak pernik lia berniat membelikan sesuatu untuk teman²nya
Lia: "kalian pilihlah satu² yang kalian suka aku yang bayar"
naya: "wah dapet traktiran nih" sambil tersenyum menatap leni.
naya:"ada apa nih ko' traktirannya pernak-pernik?"
Lia: "tidak ada apa², udah pilih aja" sambil memandang zuhro dan menempelkan satu jari ke mulutnya tanda diam.
merekapun selesai memilih dan sudah dibayar sama Lia, lalu mereka kekantin dan makan bersama², tidak lama setelah makanan habis bel masuk berbunyi, mereka bergegas masuk ke ruangan dan melanjutkan pelajarannya.
2 jam berlalu akhirnya bel pulang berbunyi..
Leni, naya: "lia makasih ya yang tadi"
__ADS_1
Lia:"sama-sama dan maaf ya kalau aku sering buat salah ke kalian bertiga yg aku sengaja ataupun tidak"
Naya:"ya sama-sama kita juga minta maaf ya... tapi jangan gitu dong kayak gag akan ketemu lagi aja..."
Lia:"okk aku pulang dulu ya kalian hati² dijalan.. bye.."
leni, naya, zuhro:"bye..."
zuhro:"jaga dirimu"tambahnya sambil menyeka airmata yang mulai jatuh dipipinya
Lia:"okey" melambaikan tangan dan pergi
keesokan harinya Lia mulai tidak masuk sekolah. dia hanya berdiam diri dikamarnya.
"Lia kamu itu dikamar terus tidak makan, tidak minum, sekali-kali bantuin bersih² rumah sini atau cari pekerjaan yang lain sana" omel ibu lia
setiap hari lia mendengr omelan tiap omelan dan kata² kasar yang keluar dari mulut ibunya, kadang lia hanya diam dan menutip telinga, dan sampai Lia melakukan semua pekerjaan rumah seperti ibu rumah tangga sambil hati yang terasa teriris-iris.
Akhirnya lia kehabisan kata sabar untuk tinggal di rumah yang selalu dapat omelan setiap saat, liapun pergi keluar dengan alasan mencari kerja, dengan modal berkas ditangannya ia berjalan tak tentu arah untuk mencari pekerjaan sekaligus pelampiasan waktu di luar rumahnya.
keesokan harinya,
Lia kesana-kemari mencari-cari pekerjaan tak tentu arah.
__ADS_1
halo teman-teman terimakasih sudah berkunjung kenovel saya untuk kritik dan saran silahkan like dan komen ya.... saran dan kritik teman-teman bisa m.emperbaiki kualitas berkarya saya terimakasih....