Taubatnya Wanita Hina

Taubatnya Wanita Hina
67 Kejutan Tak Terduga


__ADS_3

Kini Adam pun berangkat ke pabrik dan tinggal Zee sendirian di rumah.


Beberes rumah ia lakukan agar tidak merasa bosan sendirian.


Selesai masak Zee melihat jam ternyata sudah pukul setengah tiga sore.


Zee segera mandi karena sebentar lagi akan masuk waktu sholat ashar, yang artinya sebentar lagi Adam akan pulang.


Sambil menunggu Adam pulang, Zee memainkan hp nya sambil tiduran di kamarnya.


Tiba-tiba terdengar suara ketukan dari pintu, Zee segera bangkit dan pergi untuk membukanya.


Begitu membuka pintunya Zee sangat terkejut dan tak percaya.


Ia pikir suaminya lah yang datang, dan ternyata ia salah.


Zee mengucek matanya, mencubit pipinya memastikan apa yang ia lihat itu benar, bukan mimpi.


Zee mencoba menyentuh pipinya kembali memastikan bahwa yang di hadapannya itu nyata.


Wanita cantik dengan gamis hitam dan juga tas kecil di tangannya.


Zee langsung memeluknya dengan erat dan matanya kini mulai berair.


Dia adalah Dita, sahabat satu-satunya yang selalu menyayanginya melebihi keluarga.


Setelah berpisah hampir satu tahun lamanya rasa rindu pada diri mereka akhirnya bisa terobati dengan pertemuan.


Zee menangis karena saking bahagianya, begitupun Dita.


Mereka melepas rindu dengan berpelukan dan banjir air mata.

__ADS_1


"Kok kamu ga bilang-bilang sih kalo mau kesini?" Tanya Zee


"Sengaja karena gue mau kasih kejutan buat lo. Lo ga suka?"


"Gak, aku ga suka" ucap Zee lalu kembali memeluknya


"Aku kangen banget sama kamu Dit, kangen.... Banget"


"Gue juga kangen sama lo, makanya gue bela-belain ke sini demi bertemu lo. Sumlah gue seneng banget Zee bisa ketemu sama lo lagi"


Zee lalu membawa Dita masuk.


Zee begitu terkejut melihat penampilan baru dari sahabatnya itu.


Setelah berbulan-bulan tak jumpa, sekalinya berjumpa Dita sudah mengenakan pakaian muslimah seutuhnya.


Dita datang dengan menggunakan gamis yang Zee hadiahkan untuk nya saat dia honeymoon di Turki.


Dita sangat tampak cantik dengan tubuhnya yang di balut abaya hitam dengan hijab yang panjang.


Zee sangat bersyukur karena sahabatnya kini juga mulai hijrah sama seperti nya.


Mereka lalu duduk bersama melepas rindu sambil asyik bercerita.


"Maasya Allah, Kamu cantik banget Dit" puji Zee


"Jangan bohong lu, bilang aja kalo lo mau ngejek gue ya kan?!"


"Ngak. Demi Allah aku ga bohong. Oh ya sejak kapan kamu pakai hijabnya?"


"Kalo pake hijabnya sih udah lama, tapi untuk istiqomahnya insya Allah mulai hari ini"

__ADS_1


"Maasya Allah... Semoga tetap istiqomah ya"


"Aamiin..."


Dita lalu mengambil kopernya dan membukanya.


Dia mengambil sebuah kotak untuk Zee.


"Ini buat lo dan suami lo" ucap Dita sambil memberikan kotaknya pada Zee


"Buat aku? Wah... Apa nih isinya"


"Buka aja"


Dengan semangat Zee membukanya, dan saat sudah terbuka Zee begitu terkejut dengan isinya.


"Maasya Allah Dit, bagus banget..."


"Lo suka?"


""Suka banget... Maasya Allah cantik nya..."


Dita memberikan hadiah dua buah jam tangan untuk Zee kembaran dengan suaminya.


Jam tangan yang berwarna coklat seperti kayu itu sangat sangat Zee suka.


"Kalo lo suka, besok di pake ya saat acara opening rumah makannya" ucap Dita


"Jangankan besok, sekarang juga aku mau langsung pake" Zee lalu memakainya


"Tuh kan... Cantik banget pas di pake. Hm... Aku suka benget Dit, makasih ya"

__ADS_1


Zee lalu memeluk Dita saking senangnya dengan hadiah yang Dita berikan.


☀️☀️☀️☀️☀️


__ADS_2