Taubatnya Wanita Hina

Taubatnya Wanita Hina
102 Zee Sakit


__ADS_3

Selesai makan mereka duduk santai di depan televisi.


Zee menggenggam tangan Adam dan menyandarkan kepalanya di bahunya.


"Aku minta maaf ya mas"


"Minta maaf kenapa sayang"


"Ya karena sikap aku tadi sama mas Adam"


"Udah... Ga usah kamu ingat-ingat lagi, aku faham apa yang kamu rasakan jadi kamu tidak perlu minta maaf"


Adam mengusap usap kepala Zee lalu menciumnya.


Sejak hari itu Zee belajar untuk lebih melapangkan hatinya dan hanya fokus menjadi istri yang sholeha buat Adam.


Soal anak, Zee masih berharap untuk bisa segera hamil.


Tapi kini ia dan Adam kembali berkomitmen ada ataupun tidaknya seorang anak dalam rumah tangganya, mereka akan tetap saling mencintai dan menyayangi satu sama lain.


Mereka hanya fokus bagaimana pernikahan mereka bisa tetap sakinah mawaddah yang till jannah.


Zee sering menelepon Dita untuk menanyakan bagaimana kondisinya dan kandungannya.


Meski berjauhan Zee juga protektif menjaga Dita.


Hingga kini Dita pun sudah melahirkan anak laki-lakinya dengan cara operasi caesar.

__ADS_1


Operasi dilakukan karena kondisi bayi yang sungsang.


Tangisan bahagia kembali mengalir dari kelopak mata Zee yang menyaksikan tampannya wajah anak Dita melalui video call.


"Maasya Allah... Kamu ganteng sekali sayang..." Puji Zee dari seberang telpon


"Alhamdulillah terima kasih Zee" jawab Dita


"Kapan kalian mau kesini? Ga mau lihat secara langsung keponakan kalian ini" tanya bu Rahma


"Hehe... iya tante, kita sebenarnya juga pengen kesana apa lagi sekarang sudah ada malaikat kecil itu, aduh... gemesnya...."


"Kalo kesini jangan lupa bawain hadian ya om tante" saut Choki


"Oh itu sudah pasti dong. Tapi papa mamanya jangan harap ya" jawab Zee dan semua pun kompak tertawa.


Tapi hal itu urung terjadi karena Zee yang tiba-tiba jatuh sakit.


Saat di rumah makannya Zee tiba-tiba jatuh pingsan, lalu segera di larikan ke rumah sakit.


Adam langsung menghampirinya di rumah sakit, fan bertanya pada dokter.


"Bagaimana kondisi istri saya dok? Apa yang terjadi padanya"


"Setelah kami lakukan tes ternyata istri bapak mengalami auto imun"


Deg

__ADS_1


"Auto imun? Bagaimana bisa dok. Istri saya dari pagi baik-baik saja kok"


"Iya pak, tanda-tanda nya memang tidak langsung muncul sekaligus pak. Istri bapak pingsan tadi bisa karena di sebabkan karena kelelahan"


"Lalu apakah ini bisa di sembuhkan dok?"


"Bisa pak, insya Allah. Kami akan membantu proses penyembuhan istri bapak dengan semaksimal mungkin"


"Apakah sekarang saya bisa melihat istri saya dok?"


"Bisa pak, tapi mohon untuk tidak berisik agar tidak mengganggu istirahat istri bapak"


"Iya dok"


Segera Adam masuk untuk melihat bagaimana kondisi istrinya sekarang.


Terlihat Zee yang terbaring lemas dengan selang infus di tangannya.


Wajahnya yang pucat menunjukkan bahwa keadaannya saat ini memang lemah.


Dengan pelan Adam duduk di kursi di samping Zee dan memegang tangannya. Mengusap kepalanya dengan lembut agar tak membangunkannya.


"Sayang... Kamu yang kuat ya, kamu pasti bisa melalui ini semua. Kamu wanita yang kuat dan hebat, lekas membaik ya sayang..." Bisik Adam pada Zee


Setelah 1 minggu di rawat kini dokter pun membolehkan Zee untuk pulang, tapi dengan catatan harus selalu meminum obat dan vitamin yang sudah di resep kan.


☀️☀️☀️☀️☀️

__ADS_1


__ADS_2