Taubatnya Wanita Hina

Taubatnya Wanita Hina
111 Pulang dari RS


__ADS_3

Begitupun dengan Dita dan Choki yang turut bahagia karena Zee baik-baik saja.


"Apa saya boleh masuk, Dok?"


"Boleh pak, silahkan"


Segera Adam masuk untuk bisa melihat istrinya lagi.


Zee yang terbaring dengan selang infus di tangan kirinya terlihat tersenyum melihat kedatangan Adam, di susul oleh sahabat dan suaminya di belakang Adam.


"Mas..." panggil Zee


Adam langsung mencium kening Zee berulang kali lalu duduk di kursi sebelahnya


"Sayang... Bagaimana keadaan mu sekarang?"


"Alhamdulillah, sudah lebih baik mas"


"Alhamdulillah sayang kalo gitu"


"Alhamdulillah Zee dokter tadi juga bilang lo ga papa cuma kecapekan aja" sambung Dita


"Biar cepet sembuh, makan dulu. Pasti sedari tadi sepanjang acara kamu ga makan apa-apa kan?" imbuh Choki


"Hm bener tuh, pasti lo belum makan ya. Ya udah biar kita beliin makanan dulu ya di kantin"


Zee hanya tersenyum dan mengangguk mengiyakan Dita.


Kini di ruangan itu hanya Adam Adam dan Zee.


Adam menggenggam tangan kanannya sambil mengusap-usap kepalanya.


"Kamu kalo kecapekan kenapa ga bilang? Gini kan jadinya"


"Aku ga tau juga mas. Padahal aku dari tadi ga merasa capek, aku baik-baik saja. Tapi ga tau kenapa tiba-tiba kepala ku langsung terasa berat hingga pingsan"


"Mau minum?"


"Iya"


Adam pun membantu Zee untuk duduk dan memberinya minum.


Tak lama Dita pun datang membawakan makanan untuk nya.

__ADS_1


"Maaf ya agak lama, soalnya tadi kita beli makanannya di luar. Ini aku beliin makanan kesukaan lo, nasi dan ayam bakar madu..." ucap dita sambil menenteng makanan di tangannya


Terlihat Zee yang begitu sumringah dan seperti nya apa yang Dita beli berhasil membuatnya ngiler.


"Makasih ya, jadi ngerepotin nih" ucap Adam


"Ga repot kok bang, santai" jawab Choki


Begitu Dita membuka makanannya aroma dari ayam bakar madu nya yang khas seketika menyeruak dalam ruangan itu.


Dita lalu memberikannya pada Adam agar menyuapi Zee makan.


"Huek... Ih.... Kok nasinya gitu??"


Zee seketika menjadi hilang nafsu makan ketika melihat Adam menyendok nasinya


Adam, Dita dan Choki langsung bingung ada apa dengan nasinya. Bukankah itu hanya nasi biasa?


"Kenapa sayang? Kok kamu gitu?" tanya Adam bingung


"Ih aku geli lihat nasinya mas, aku ga mau makan ih, huek..."


Dita dan Choki yang duduk di sofa langsung mendekat ingin melihat nasinya.


"Lo kenapa Zee, apanya yang geli? Itu hanya nasi biasa? tanya Dita


Choki menggaruk kepalanya karena heran.


"Ya udah bang, turutin aja. Mungkin lagi ga selera makan nasi"


Karena Zee tidak mau makan nasinya, akhirnya Adam makan dengan 2 porsi nasi dan 1 ayam bakar.


"Di habisin ya bang" bisik Choki dan Dita oun tertawa karena suaminya mengejek Adam


"Mas Adam makannya agak jauhan, aku mau makan ayamnya sendiri"


"Iya iya, terus apa lagi?"


"Udah itu aja" jawab Zee sambil menikmati sepotong ayam bakarnya.


Meski merasa sikap Istri nya itu aneh, Adam tetap menurutinya.


Baru saja mereka selesai makan, orang tua Choki datang.

__ADS_1


Mereka semua khawatir dengan kondisi Zee karena takut terjadi apa-apa padanya.


"Assalamualaikum..."


"Wa'alaikum salam..." Dita dan Choki menyambut dan langsung bersalaman, begitu pun dengan Adam.


"Bagaimana keadaan mu nak?" tanya bu Rahma


"Alhamdulillah tante, aku sudah lebih baik"


"Syukurlah. Tadi kata dokter istri mu kenapa?"


"Dia cuma kecapekan aja tante"


"Oh gitu, kapan boleh pulang?"


"Belum tau tante, mungkin tunggu infusan nya habis baru boleh pulang"


"Tante kok datang kesini? Gimana dengan acaranya?" tanya Zee


"Acaranya udah selesai nak, tante sama om tuh khawatir sama kamu takutnya kamu kenapa-kenapa. Tapi ternyata Alhamdulillah kamu ga papa"


"Maaf ya om, tante. Gara-gara Zee acaranya jadi selesai sebelum waktunya"


"Ga perlu minta maaf, toh acaranya kan memang sudah di ujung. Kesehatan kamu lebih penting nak" jawab pak Beni


Tok tok tok...


"Permisi..." sapa dokter "Bagaimana keadaanmu sekarang?"


"Alhamdulillah dok, saya sudah merasa lebih baik" jawab Zee


"Alhamdulillah, kalo begitu. Karena kamu sudah lebih baik, maka hari ini juga kamu boleh pulang tapi tunggu infusan nya habis ya"


"Sudah boleh pulang dok?" tanya bu Rahma memastikan


"Iya bu. Tapi harus di ingat, ke depannya ga boleh terlalu capek, makan harus teratur dan minum air putih yang banyak, ya"


"Baik dok, terimakasih"


"Sus, berikan resep vitamin nya"


"Baik dok"

__ADS_1


Suster kemudian memberikan resep vitamin pada Adam. Kemudian keluar bersama dokter.


☀️☀️☀️☀️☀️


__ADS_2