
Zee hanya menjawab dengan bahasa isyarat kalau ia hendak pergi ke kamar mandi. Setelah itu ia berlari ke dalam.
"Zee kemana?" tanya Anggun
"Dia ke kamar mandi kek nya kak, barusan jalannya buru buru gitu, mungkin udah ga tahan" jelas Dita
"Oh gitu, kamu mau nambah apa biar aku ambilin"
"Ga usah deh kak, aku udah kenyang banget ini"
"Mau minum?"
"Boleh"
"Ya udah tunggu, aku ambilin dulu"
Anggun pergi mengambilkan minuman untuk Dita, karena Dita sedang duduk sambil memangku Dimas.
Saat yang lain asyik makan, mata Adam kini mulai sibuk mencari dimana keberadaan istrinya.
"Bukannya tadi dia duduk di samping Dita, sekarang dia kemana?" batin Adam
Matanya terus menyisir ke segala arah tapi tak juga menemukan istrinya.
Adam meletakkan piring nya dan menghampiri Dita.
"Ee... Kamu sendirian?" tanya Adam
"Iya, kamu pasti nyariin Zee ya. Dia lagi ke kamar mandi kek nya"
"Oh gitu, udah dari tadi?"
"Belom 5 menit, udah kamu lanjutin lagi aja makannya. Entar kalo Zee udah balik aku suruh dia nyamperin kamu"
"Oke, makasih ya"
"Sama-sama"
Adam kembali ke menikmati makanannya dan Anggun pun datang membawa minuman.
"Suaminya Zee ngapain kesini dek?"
"Oh itu dia nyariin Zee kak"
__ADS_1
"Dih belom juga 5 menit Zee ngilang udah panik aja dia, hahaha...."
"Ya namanya juga sayang bini kak, emangnya kak Anggun ga pernah di cariin?"
"Ngak, jangankan cuma 5 menit, ngilang seharian pun dia ga bakalan panik. Mentok juga cuma nge chat ada di mana, udah gitu doang" jelas Anggun dan Dita pun di buat tertawa olehnya.
"Jangan ketawa mulu, lihat noh Dimas udah tidur. Pindahin sana ke kamarnya, kasihan" suruh Anggun
"Iya kak, aku taruh Dimas di kamar dulu"
Dita pun beranjak dan pergi ke kamarnya.
Saat menuruni tangga, Dita melihat Zee yang baru keluar dari kamar mandi.
Zee berdiri di depan pintu sambil memegangi perutnya.
"Zee lo kenapa?" Dita segera berlari menghampiri nya
"Perut ku sakit Dit, dari tadi kek ada yang ngunyel ngunyel dari dalem. Rasanya mual banget, pengen muntah"
"Aku ambilin obat ya"
"Ngak deh, kek nya kalo saat ini aku ga bakalan bisa minum obat deh. Aku boleh minta air hangat gak"
Zee mengangguk dan duduk di kursi.
Setelah meminum air hangat, Alhamdulillah perutnya terasa sedikit membaik.
"Kamu ngapain lihat lihat aku gitu? ada yang aneh?" tanya Zee. Karena Dita sejak tadi memperhatikan nya seakan menyimpan tanda tanya
"Zee, apa lo mual muntah gini karena lo hamil?"
"Hamil? Kayaknya ngak deh" jawab Zee dengan entengnya
"Mual muntah itu salah satu tanda hamil muda loh Zee, kayaknya iya bener deh lo hamil"
"Ngak Dita, mungkin karena aku terlalu banyak makan seafood tadi"
"Lo telat mens?"
"Bukan telat Dit, tapi lebih tepatnya ga teratur. Kamu kan udah tau sendiri dari dulu aku tuh tiap mens ga pernah teratur, jadi aku ga tau kapan waktunya telat" jelas Zee
Dita menatap Zee dengan wajah aneh, seakan ia tak puas dengan jawaban dari jawaban Zee
__ADS_1
"Udah ih jangan natap aku gitu, yuk keluar"
Zee menarik tangan Dita mengajaknya berkumpul di luar
Begitu keluar Adam langsung menghampiri Zee.
"Dari mana kamu sayang? Dari tadi aku nyariin" tanya Adam
"Aku dari kamar mandi mas, perut ku ga nyaman"
"Terus sekarang masih ga nyaman?"
"Alhamdulillah udah baikan kok mas"
Mereka pun kembali menikmati malam hingga larut.
*****
Keesokan harinya setelah sarapan Anggun dan Anggi pulang lebih dulu sedangkan Adam dan Zee mulai beberes pakaian mereka.
Setelah itu mereka pun berpamitan.
Pak Beni dan bu Rahma sedang duduk santai di ruang tamu sambil asyik bercerita dengan Dita.
"Mau balik sekarang?" tanya Dita begitu melihat Zee datang dengan Adam yang menarik koper mereka.
Pak Beni dan bu Rahma kompak melihat ke arah mereka.
"Iya, kami mau pulang sekarang"
"Loh katanya nanti siang habis dhuhur, ini kan masih jam 10 nak" tanya bu Rahma
"Iya tante, jadwal pertamanya emang jam 1.20. Tapi pihak maskapai mengabari bahwa ada perubahan jadwal, dan pesawat kami penerbangan nya di majuin, gitu"
"Ya gimana dong, ini Choki nya yang mau nganterin masih di kantor"
"Ya udah ga papa om, tante. Kita kan bisa naik taksi" jawab Adam
"Loh ya jangan taksi dong, ayo om aja yang anterin kalian" kata pak Beni
Sopir keluarga mereka sudah beberapa hari ini cuti karena harus menemani istrinya yang sakit.
Dan Choki tidak bisa mengantar mereka sebelum jam makan siang, karena Choki harus meeting bersama beberapa klien nya.
__ADS_1
☀️☀️☀️☀️☀️