
Begitu bu Nur sudah menjauh, bu Risma kembali memulai gosipnya
"Sejak dulu dia ga pernah nongkrong bareng ibu ibu yang lain, selalu saja bilang sibuk di rumah. Kek orang yang paling sibuk sedunia ajah" celetuknya
"Iya ya bu, saya kuga ga pernah lihat bu Nur lama lama kalo lagi ada acara kumpul bersama" jawab bu Lely
"Astaghfirullah bu... Ini kalian kapan belanjanya kalo dari tadi nge gosip mulu. Malah kangkung saya yang di bolak balik sampe layu itu" tegur kang sayur
"Ya elah pak, kangkung nya emang udah layu dari tadi kali"
"Enak aja sayur segar gini di bilang layu, ini kalian jadi belanja ape gimana si?!"
"Iya iya nih bungkusin" bu Risma menyodorkan dua ikat kangkung dan sebungkus jagung
"Berapa?"
"Cuma ini?"
"Lah emang apa lagi?"
"Ya elah bu, dateng awal pulang akhir yang di beli cuma kangkung sama jagung doang. 10 rebu ini"
"Eh kang, saya cuma belanja kangkung dan jagung karena di rumah bahan masakan saya masih banyak, masih sukur saya bantu beli nih dagangannya"
"Iye iye makasih udah di beli, sekarang bayar dulu"
Bu Risma langsung membayarnya dengan wajah yang mulai manyun
"Ini punyaan saya kang, jadi berapa?" tanya bu Lely
__ADS_1
"25.000 bu"
Bu Lely memberikan uang pecahan 100.000
"Kaga ada uang kecil apa, biar langsung pas gitu bu?"
"Ya gak ada lah kang. Saya mah mana ada uang kecil"
"Ya elah bu ini masih pagi mana ada saya uang kembalian"
"Ya udah kalo ga ada kembaliannya saya bayarnya besok aja deh kang, tak carikan di rumah kali aja ada uang kecil yang nyelip"
Bu Lely mengambil belanjaan nya dan pulang bersama bu Risma
"Kalo pembeli saya modelan le Bu Lely semua bisa bisa gulung tikar nih usaha saya, astaghfirullah..."
*****
Di dapur Zee mulai sibuk dengan peralatannya memasaknya.
Ia menggunakan headset dan memutar sholawat dengan volume yang besar.
Ia sengaja melakukan itu karena di telinga dan pikirannya masih terngiang ocehan dari ibu ibu tadi.
Zee tidak mau suasana hatinya rusak di pagi yang cerah ini.
Adam sedari tadi berolah raga di samping rumah, setelah di rasa cukup ia pun berhenti dan pergi ke dapur untuk mengambil minum.
Ia melihat istrinya yang manggut-manggut sambil memotong wortel.
__ADS_1
Adam membuka kulkas dan mengambil minuman dingin tapi tak Zee hiraukan.
Hingga Adam duduk di meja makan pun Zee tetap tak menoleh sedikitpun, akhirnya Adam mempunyai niat untuk memeluknya diam diam dari belakang.
tiba-tiba
Sreeett....
Zee yang terkejut karena kedatangan Adam yang tiba-tiba membuat pisau yang ia gunakan untuk memotong wortel melukai jarinya.
"Au...." seru Zee
Adam pun ikut terkejut karena istrinya yang tiba-tiba berseru kesakitan.
Adam membalikkan tubuh Zee dan matanya tertuju pada jari telunjuk Zee yang mulai mengalirkan darah segar
"Ya Allah kamu kenapa sayang, ini kenapa?" tanya Adam panik
"Ya Allah mas sakit, perih..."
Adam segera mengecup jarinya yang terluka, menghisap darah yang keluar.
"Au mas... sakit, sakit mas..." seru Zee
"Maaf sayang, maaf..."
Adam kemudian segera mengambil obat merah dan memakainya pada Zee, lalu membungkus lukanya.
☀️☀️☀️☀️☀️
__ADS_1