
Adam dan Zee kini pun pulang setelah Zee melihat pesawat yang di tumpangi Dita sudah terbang tinggi dan tak lagi terlihat.
Hari hari pun berlalu. Minggu berganti minggu, bulan berganti bulan.
Kini sudah 6 bulan Zee membuka usahanya.
Pagi itu Zee berniat untuk di rumah saja seharian karna dirinya merasa agak lelah.
Ia menyiram tanamannya di teras sambik menunggu penjual sayur yang datang.
Tak lama kemudian penjual sayur pun datang, Zee segera menghampirinya dan memilih apa aja yang ingin ia beli.
Satu persatu ibu-ibu mulai berdatangan untuk berbelanja.
Seperti biasanya sebagai mana wanita pada lumrahnya, mereka mulai berbicara dan saling bertukar cerita sambil terus berbelanja.
"Eh tau gak katanya Kirana udah isi loh" ucap bu Risma yang memulai acara gosip nya
"Ah yang bener bu Risma?" tanya bu Eka
"Iya buk, kemarin saya lihat sendiri Kirana habis pulang dari klinik untuk memeriksakan kandungannya. Katanya udah tiga bulan loh..."
"Ya Alhamdulillah kalo itu memang benar"
"Iya ya Alhamdulillah, tapi kok kemarin aku ketemu sama bu Fitri dia ga cerita apa-apa kok tentang Kirana" tanya ibu-ibu yang lain
__ADS_1
"Ya mungkin dia lupa kali, enak ya belum setahun menikah udah hamil. Ga kaya..." perkataan bu Risma terhenti
Matanya mulai melirik ke arah Zee yang tetap khusuk berbelanja tanpa ikut nimbrung bergosip bersama
"Eh kamu istrinya Adam, udah isi belum?" tanya bu Risma
Zee diam dan menatap balik wajah bu Risma
"Belum" jawabnya singkat
"Oh belum isi ya, padahal kamu yang lebih duku menikah dari pada Kirana. Eh ternyata lebih dulu Kirana yang hamil, orang sholeha mah cepet ya dapet rejekinya"
Deg
Omongan bu Risma terasa menusuk di telinga dan dadanya.
Ibu ibu itu terus saja memuji Kirana yang sedang hamil muda, seakan mereka sedang membandingkan dengan Zee.
Tapi Zee tetap berusaha tenang dan menutup telinga dari mendengarkan mereka.
"Makanya kalo mau cepat hamil tanya gih sama Kirana, apa rahasianya?" suruh bu Risma pada Zee dan Zee hanya menganggukinya
"Gimana bisa cepat hamil kalo dulunya aja hidupnya di dunia malam, pasti karena udah keseringan ganti-gantian pasangan tuh" bisik bu Risma pada bu Leli
"Eh iya juga ya, pasti itu karma dari Allah" sautnya
__ADS_1
Bisikan mereka berdua terdengar jelas di telinga Zee hingga membuat dadanya terasa begitu sesak.
Tangannya mulai gemetar dan nafasnya mulai tak beraturan.
Zee segera membayar belanjaanya, dan saat akan pergi bu Eka memegang tangannya
"Perbanyak makan toge ya nak, Aku dulu habis nikah harus nunggu sampe tiga tahun baru hamil anak pertama" jelas bu Eka
Zee menatap mata bu Eka dan berusaha tersenyum padanya.
"Ini" bu Eka menyodorkan dua bungkus toge pada Zee
"Untuk apa bu?" tanya Zee
"Ini juga salah satu cara untuk berikhtiar nak, toge sangat bagus loh di konsumsi oleh suami mu"
"Terima kasih bu"
Zee membuka kembali dompetnya untuk membayar toge nya tapi bu Eka melarangnya
"Sudah tidak usah bayar, biar aku saja"
"Sekali lagi terima kasih banyak bu"
"Iya sama-sama"
__ADS_1
Setelah itu Zee segera pergi
☀️☀️☀️☀️☀️