
Adam bergumam dalam hatinya. Ia kini mulai curiga, dan langsung berinisiatif untuk membelikan alat tes kehamilan tanpa sepengetahuan istrinya.
Begitu selesai memesan, seseorang datang ke rumahnya.
"Permisi...." ucap orang itu
Adam yang masih ada di garasi segera keluar menghampiri orang itu.
"Iya pak, ada apa?"
"Ini pak, saya mau anterin ini"
"Apa itu?"
"Itu punya ku mas" Zee segera berlari untuk mengambil barang dari kurir itu.
"Ini uangnya makasih pak" Zee membayar pesanannya dan langsung masuk ke dalam rumah.
"Mari pak permisi" ucap si kurir dan langsung pergi.
Adam mengangguk dan mengambil kopernya lalu masuk ke dalam.
Ia menjadi penasaran dengan apa yang istrinya beli, karena sepertinya ada yang mencurigakan.
"Apa yang sebenarnya dia beli? Kenapa dia sampai berlari untuk mengambil barangnya, seperti nya dia menyembunyikan sesuatu deh" gumam Adam
Ada masuk ke kamarnya tapi tak ada Zee di sana.
Ia mencari ke dapur namun juga tak ada.
Dari depan hingga ke belakang Adam mencarinya namun tak juga menemukannya.
Saat sibuk mencari di mana istrinya, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.
"Assalamualaikum..."
"Wa'alaikum salam"
"Ustadz Syam, ada apa ustadz?"
__ADS_1
"Ga ada sih cuma mau bertamu saja"
"Mari masuk, duduk dulu biar saya buatkan minum" ajak Adam
"Tidak usah, duduk di luar aja biar kena angin"
"Oh baiklah, ayo duduk"
Mereka pun duduk bersama dan berbincang-bincang.
Sedangkan Zee sedari tadi ada di kamar mandi tak kunjung keluar.
Ia memegang alat tes kehamilan di tangannya, dan belum memakainya.
Ia masih terus mencoba meyakinkan hatinya, karena ia takut kejadian seperti biasanya terulang.
Ia takut kecewa dengan hasil yang di tunjukkan.
Zee membeli 3 alat tes kehamilan, mulai dari harga yang murah hingga yang mahal.
"Aku coba pake yang murah aja dulu deh, tapi bagaimana jika.... Ah terserah bagaimana pun hasilnya, yang penting aku bisa ngilangin rasa penasaran ini. Bismillah..."
Setelah itu Zee menutup matanya sambil terus berdo'a, berharap hasilnya akan akan positif.
Zee kemudian sedikit membuka matanya, mengintip hasil dari alat tes tersebut.
Hasilnya hanya ada 1 garis merah dan di sebelahnya seperti garis pink yang sangat samar.
"Ini 1 garis apa 2 ya? mau di bilang 2 tapi yang satunya kek buram gini" batinnya.
Zee membaca kembali kemasannya dan di sana tertulis
*Gunakan di pagi hari agar hasil maksimal*
"Oh yang ini harus pas bangun tidur toh, sekarang masih sore. Apa aku coba lagi ya? Iya deh aku coba 1 kali lagi"
Zee kembali membuka alat tes kehamilan yang satunya dan kembali meletakkan di air urine nya.
Dia kembali menutup matanya sambil terus berdoa di dalam hatinya.
__ADS_1
Kali ini Zee membiarkan alat itu terendam sedikit lebih lama dari yang pertama, berharap agar garis yang samar itu menjadi jelas.
Begitu ia membuka matanya Zee terkejut bukan main.
Matanya seketika membulat dengan mulutnya yang terbuka.
Zee mengambil alat itu, mengucek matanya dan memperhatikannya dengan seksama.
Ya bagaimana tidak terkejut, garis yang muncul di alat tersebut ada 2 dan keduanya sama-sama terlihat jelas.
Tubuhnya tiba-tiba lemas dan kakinya tidak kuat menahan dirinya.
Zee menjatuhkan tubuhnya di lantai dengan berlinang air mata.
Zee memegang erat alat itu dan masih tak percaya.
"Ya Allah apa ini benar? Apa aku sedang.... Ya Allah ini benar kenyataan kan, Engkau mengabulkan doa hamba??"
Zee menangis sejadi-jadinya karena momen ini yang sudah lama ia nantikan bersama suami.
Setelah bertahun-tahun dan kini sudah mulai ada titik terang dari semua doa doanya.
"Aku harus kembali dan memastikan kalau alat ini benar benar berfungsi normal"
Zee menghapus air matanya dan kembali membuka alat tes yang paling mahal yang ia beli.
Kali ini Zee tidak menutup matanya, ia memperhatikan dengan seksama bagaimana 2 garis itu terlihat dengan pelan tapi pasti mulai muncul dengan jelas.
Dengan tubuh yang bergetar saking bahagianya ia sampai tak lagi bisa berkata-kata.
Ia kembali duduk di lantai sambil menangis dan terys bersyukur di dalam hatinya.
Tok tok tok....
"Sayang... Kamu ada di dalam ya? Ngapain?"
Zee di buat terkejut karena mendengar suara Adam.
☀️☀️☀️☀️☀️
__ADS_1