
Bu Fitri kemudian menyusul Kirana ke dapur.
"Sayur apa itu?" tanya bu Fitri
"Ini ma ada bayam, selada sama tomat. Seger seger lagi ma"
Bu Fitri melihat sekeliling takutnya ada suaminya Kirana
"Kamu ga papa kan?"
"Maksud mama?"
"Ya kami barusan beneran ketemu sama Adam, kan?"
Kirana kini mengerti kenapa mama nya bertanya begitu.
"Iya ma, aku sama mas Faiz ketemu sama mas Adam dan istrinya barusan"
Bu Fitri membulatkan matanya, karena ini juga pertama kalinya ia mendengar anaknya memanggil suaminya dengan sebutan 'mas'
"Kamu panggil apa barusan?" tanya bu Fitri tak percaya
"Reaksi mama ini sama kayak mas Faiz tadi. Kenapa? mama ga percaya kalo aku manggil memantu mama dengan sebutan 'mas'? Mama masih takut tadi aku tidak bisa mengontrol diri karena bertemu sama mas Adam?"
Bu Fitri mengangguk sambil menimang cucunya.
Kirana tertawa tipis lalu berbalik badan menghadap mama nya.
"Mama aku tau kenapa mama nanya gini ke aku, itu karena mama ga mau kan pernikahan ku sama mas Faiz jadi berantakan. Sekarang aku sudah sadar ma, aku sama mas Adam ga mungkin bisa bersatu.
__ADS_1
Terima kasih ya ma, karena selama ini mama sangat berusaha agar aku bisa melupakan mas Adam.
Aku sadar selama ini aku salah karena aku lebih memilih mencintai orang lain dari pada suami ku sendiri"
Bu Fitri terharu mendengar penjelasan dari Kirana, ia tersenyum lalu memeluknya.
"Bagus sayang, bagus. Kamu berhasil. Sekarang jadilah istri yang baik, cinta dan sayang pada suami dengan sepenuh hati"
"Iya ma, insya Allah aku akan berusaha untuk menjadi istri yang lebih baik lagi buat mas Faiz dan juga ibu yang baik untuk anak anak ku"
"Aamiin sayang..."
Tanpa di sengaja obrolan antara ibu dan anak itu ada yang mendengar.
Dari balik gorden berwarna silver itu ada seseorang yang berdiri sejak tadi.
******
Keesokan harinya, Kirana akan kembali ke rumah suaminya.
Sejak pagi hari ia mulai mempersiapkan putrinya dan juga keperluan suaminya.
Saat sedang mempersiapkan air hangat untuk air mandi Khadijah, bu Fitri datang.
"Sudah biarkan mama saja yang mandiin Khadijah, baju gantinya kamu taruh saja di kamar mama. Kamu mandi aja sana" suruh nya
"Makasih ya ma"
Kirana lalu pergi ke kamarnya untuk mengambil baju ganti Khadijah dan menaruhnya di kamar mama nya.
__ADS_1
Ia kemudian mandi dan lanjut bersiap.
Saat Kirana sedang sibuk dengan alat alat make up nya tiba-tiba gus Faiz masuk dan mengunci pintunya.
Ia lalu memeluk Kirana dari belakang dengan erat dan hangat.
"Terima kasih ya..."ucap nya
"Terima kasih buat apa mas Faiz?"
"Terima kasih karena kamu sudah mau menerima ku dengan sepenuh hati fan melupakan cinta lama mu"
"Cinta lama ku?"
Kirana agak terkejut, karena setahunya gus Faiz tidak pernah tahu kalau dirinya pernah mencintai orang lain dari sebelum menikah
"Iya, aku sudah tau semuanya"
"Maksudnya?"
Gus Faiz pun bercerita kalau dia kemarin tidak sengaja mendengar percakapan dengan mertuanya.
Dari situ Kirana semakin merasa bersalah karena telah menyembunyikan banyak hal dari suaminya.
"Maaf ya mas. Sejak menikah aku banyak menutupi tentang ku dari mu. Aku berjanji untuk sekarang dan seterusnya aku akan selalu jujur sama kamu"
Gus Faiz pun tersenyum dan memeluk nya kembali.
☀️☀️☀️☀️☀️
__ADS_1