
Ucapan Rara hari itu membuat Jordan luluh. Ia sadar jika sudah mengabaikan istri dan buah hatinya di beberapa kesempatan. Akhirnya, Jordan pun memutuskan untuk cuti sementara waktu demi keluarga tercinta.
Setelah semua terencana rapi, sesuai dengan keinginan Rara yang ingin ke negeri sakura dan mereka pun berangkat pagi ini.
"Ayo sayang." Jordan mengulurkan tangannya kemudian meraih tangan mungil Cheryl yang berlari kearahnya. Imut sekali, melihat cara berlari Cheryl membuat hati Jordan jadi berbunga-bunga.
Ada Maxton sebagai supir, mereka pun menuju ke bandara. Sampai di sana, Jordan segera mengurus semua keperluan dan beberapa waktu kemudian pesawat pun siap untuk lepas landas.
"Mau gantian nggak?" Tanya Jordan pada Rara yang sedang membenahi duduknya. Mereka sudah masuk ke kabin penumpang, dan sejak tadi pula Cheryl tertidur pulas dalam dekapan mamanya.
"i'ts okay. " jawab Rara tersenyum.
Jordan mengusap pelan kepala putrinya kemudian beralih mencubit pipi sang istri. "Kalau capek bilang ya." Seperti biasa, Jordan tak lupa untuk mendaratkan kecupannya.Tak berselang lama, Rara pun ikut terlelap dan masih setia menjaga putrinya aman dalam pelukannya.
...✈️✈️✈️✈️✈️...
Beberapa jam kemudian ....
Mereka sampai di sebuah hotel. "Hah kepalaku pusing." Rara mengusap pelipisnya seraya memberikan Cheryl pada suaminya. Ia mengalami jetlag dan segera merebahkan tubuhnya begitu bertemu dengan kasur yang empuk.
"istirahat dulu, baru kita berangkat lagi." Rara pun hanya bisa menurut jika suaminya sudah bertitah.
.
.
__ADS_1
.
Di sinilah mereka berada, tempat wisata yang menyajikan aquarium raksasa dan pengunjung bisa menyaksikan kehidupan laut melalui terowongan yang mengelilingi dinding kaca tersebut.
"waaaaa.... ikan ma, tu ikan besal ! " Cheryl berjingkrak riang hingga kemudian berlarian sana-sini. Rara lupa jika putrinya se aktif itu, dan kini panik kala tangannya terlepas.
"Cheryl! hei jangan jauh-jauh... duh." Akhirnya aksi kejar-kejaran pun terjadi. Sedangkan Jordan tengah membeli minuman tidak tahu jika istrinya kerepotan.
Telat sedikit saja, Cheryl hampir hilang di telan kerumunan orang. Beruntungnya ada yang membantu Rara "Arigatou gozaimasu! " Ucap Rara pada sepasang kekasih yang membantunya. Ia segera meraih Cheryl di tangan si pria itu, tak lupa menunduk seraya berterimakasih lagi.
"Jangan begini sayang, nanti kalau hilang mama kan sedih, paham?" Nadanya sedikit serius karena Rara khawatir sekali. Namun, siapa sangka jika putrinya menangis karena ucapan Rara tadi.
"Huwaaaaaaa.... papaaaa!"
"Sssshhh maaf, mama nggak sengaja... cup." Rara kembali melabuhkan ciumannya di pipi gembul itu agar Cheryl diam. Celakanya Cheryl malah semakin menjadi-jadi.
Melihat wajah Rara yang memelas, Jordan pun paham betapa sulitnya menjaga sang putri.
"Ini minum dulu."
"Maaf aku lalai." Sesal Rara dengan wajah memelasnya seraya menerima minuman dingin yang di berikan Jordan. "No, it's okay. Aku paham sulitnya menjaga dia." Ucap Jordan seraya menepuk pelan punggung Cheryl yang masih sesenggukan dalam dekapannya.
"iya."
Rara tersenyum kemudian mendekatkan wajahnya. Tak lama kemudian, Rara merasakan bibirnya menyentuh milik Jordan. Setelah itu, mereka pun saling menyatukan kening dan saling merasakan napas itu yang begitu dekat.
__ADS_1
"Aaaaaaa mama angan tium papa!! " Selalu saja begini. Setiap kali sedang bermesraan, maka Cheryl akan menjadi pengacau.
"iihh suka-suka mama lah."
"Aaaaaaa tanaaa. ga oleh tium-tium! "
cup... cup...
Meski di larang, tapi Rara semakin senang menggodanya. Beberapa kali Rara mencuri ciuman itu hingga Cheryl pun menangis lagi.
"Ck udah ih!!" Ucap Jordan gemas.
Melihat putrinya menangis, Rara pun berpindah mengecupi wajah imut itu hingga memerah. Perebutan hati Jordan pun berakhir kala Cheryl luluh akibat segala macam rayuan Rara.
Besoknya, mereka pun mengunjungi Tokyo Disneyland. Cahaya dari sorot lampu yang berwarna-warni benar-benar membius mata. Keindahan malam di ikuti semua yang ada saat itu juga.
Bersama keluarga kecilnya, Jordan begitu bahagia terlepas dari semua kesulitan hingga sampai di titik ini. Tidak ada sesal karena sudah tergantikan dengan kehadiran dua bidadarinya itu.
"Ayo foto dulu." Ajak Rara menyadarkan Jordan yang tengah melamun. "Makasih sayang." Ucap Jordan seraya menggandeng tangan Cheryl lalu foto bersama.
cekrek...
"My everything."
__ADS_1
...-SELESAI-...