Touch Me Slowly

Touch Me Slowly
Wanita Beracun


__ADS_3

"Hai Mike...." Semua yang ada di sana refleks mengalihkan pandangannya pada wanita cantik yang sangat dikenali pria-pria itu.


"Carmela?" kaget Mike.


"Hai ... selamat, yah?" Wanita dengan wajah luar negeri itu, maju mendaratkan kecupan di pipi Mike yang sontak terdiam membatu ditempatnya.


"Kamu siapa main cium-cium suami aku?!" ucap Manis polos.


"Eh, maaf. Kebiasaan kita dari dulu emang kayak gitu. Jangan marah, yah?" sahut Carmela menatap dari atas ke bawah istri mantan tunangannya.


"Dulu, kan bukan sekarang...? Kamu nggak sadar kalo dia udah jadi suami orang?!" Manis masih berbicara lembut namun tidak dengan tatapannya.


"Jadi cewek harusnya tahu sopan santun, dateng ke nikahan orang jangan main cium pengantin laki-lakinya. Kamu mau nanti suami kamu aku cium pas resepsi nikah kalian?!" sambung Manis membuat yang ada di sana melongo menatapnya. Ternyata Manis bisa galak juga disaat seperti ini, pikir mereka.


"Iya, maaf. Gue, kan udah minta maaf. Galak banget, sih jadi istri!" sahut Carmela memancing api diantara mereka.


"Ya wajar, dong aku galak. Mike, kan suami aku sekarang! Sementara kamu? Kamu siapa?" tunjuk Manis remeh.


"Oh iya, gue lupa kenalan. Kenalin gue Carmela, mantan tunangan suami tercinta elo!" sahut wanita berambut panjang itu bangga.


Richard dan Donal berdehem sengaja untuk membuat suasana tidak tegang. Mike masih diam, tidak tahu harus berbuat apa. Dia bingung kenapa Carmela bisa ada disini.


Mike tidak pernah mengirimkan undangan untuknya, lagipula wanita ini juga sudah lama tidak datang ke Indonesia. Dia tidak menyangka Carmela malah datang dihari bahagianya, dan terlihat sengaja berbuat onar.


"Oh mantan, pantes...," sahut Manis menggantung ucapannya.


"Pantes apaan?"


"Nggak. Pantes aja kamu sok-sokan mau nunjukin diri, kalo kamu deket sama suami aku. Sengaja, yah dateng kesini karena mau malu-maluin diri kamu nggak bisa move on sama suami orang?" cibir Manis tersenyum sinis.


"Maksud Lo apa ngomong nggak bisa move on sama suami elo?! Dapet sisa gue aja bangga Lo!" Suara Carmela terdengar meninggi, dia tidak terima dikatai begitu oleh wanita yang terlihat biasa-biasa saja dibandingnya.


"Nggak usah ngomong sisa kalo Lo juga cuma sisa orang!" Telak, Manis bersuara.


Richard dan Donal seketika tertawa mendengar cibiran Manis yang tepat sasaran. Wajah putih Carmela langsung memerah menahan emosi karena dihina seperti itu oleh Manis.


Bermaksud datang kesini ingin membuat pengantin wanita Mike cemburu, Carmela malah dibuat malu dengan ucapan Manis padanya.

__ADS_1


"Udah, mending Lo pulang, deh Carmela!" sela Mike akhirnya berani bersuara. "Lagian gue nggak pernah ngundang Lo juga, kan? Ngapain dateng kesini trus bikin rusuh nikahan gue, sih?! Gue nggak mau istri gue mikir gue yang ngundang elo, yah?!" sambung pria blasteran itu tidak mau disalahkan.


"Lo kok ngusir gue, sih Mike? Gue tulus dateng kesini...," sahut Carmela memelas.


Dia tidak terima mantan tunangan terbaiknya malah ikut-ikutan memperlakukan dia dengan tidak baik, dan juga mempermalukan dirinya di depan semua yang ada di sana.


"Lo harusnya tahu, dari dulu Lo bukan orang yang tulus sama orang lain Carmela! Gue kenal siapa Lo, jadi nggak usah bilang Lo tulus dateng kesini sementara gue nggak pernah ngundang Lo kenikahan gue!" sentak Mike mulai kesal dengan tingkah wanita itu.


"Lo tega banget, sih ngomong begitu sama gue, Mike. Gue beneran tulus dateng kesini, gue cuma mau ngucapin selamat doang buat elo...." sahut Carmela berusaha mencari perhatian pria yang tampak semakin tampan didepannya.


"Halah, alesan aja Lo! Bilang aja mau ngerusak nikahan orang!" sela Celin ikut bersuara. Sejak tadi dia sudah kesal sendiri melihat tingkah wanita pengganggu itu.


"Gue kalo jadi elo, udah lari gue dari sini!" sambungnya menatap remeh Carmela.


"Lo siapa?! Mantan Mike juga?! Nggak usah campurin urusan orang bisa nggak, sih?! sahut Carmela menunjuk wajah Celin.


"Wih ... santai, santai, Nek. Nggak usah nunjuk-nunjuk orang begitu!" bela Donal berdiri diantara calon istrinya dan Carmela.


"Mending lo pulang aja, deh. Jangan ganggu mantan tunangan yang udah Lo buang lagi. Lo, kan yang ninggalin dan pilih pisah sama Mike, jadi jangan jilat ludah Lo sendiri, trus bersikap seolah-olah Mike yang ninggalin elo!" sambung pria berkulit sawo matang itu dingin.


Donal bersyukur karena Mike tidak sampai menikah dengan wanita yang dijulukinya sebagai nenek lampir.


"Berani sekali kamu datang kesini?!" Jessie mendekati cucu dan cucu menantunya dengan tongkat di tangan.


"Mau saya panggil security buat seret kamu keluar dari sini, hah?!" sambung wanita tua itu.


"Oma ... Oma kok gitu, sih sama Carmela? Aku kesini cuma pengen ngasih selamat aja sama Mike, Oma...," sahutnya setengah merengek.


"Saya bukan Oma kamu! Jangan panggil saya dengan sebutan itu! Lagipula, nggak ada yang butuh ucapan selamat dari kamu disini! Pergi, saya nggak mau lihat kamu ada disekitar keluarga cucu saya lagi!"


Carmela mendengus dan berlalu meninggalkan mereka semua. Tidak ada lagi yang bisa dia lakukan untuk membuat istri mantan tunangannya terbakar cemburu. Sia-sia dia jauh-jauh datang ke Indonesia untuk membuat pernikahan Mike terganggu, pikirnya.


"Liat, kan tingkah wanita beracun itu! Dari dulu Oma emang udah nggak suka sama dia! Untung kamu nggak jadi nikah sama dia!"


"Iya, nggak usah dibahas juga Oma. Udah lama lewat juga, kan...."


Jessie berdecak, mendekati cucu menantunya. "Nggak usah di dengerin apa kata wanita tadi, Nis. Dia nggak ada apa-apanya dibanding kamu."

__ADS_1


Manis mengangguk, masih dengan hati yang memendam kekesalan. Kedatangan Carmela malah membuat hari terindah dihidupnya ini berantakan.


"Kamu kalo masih kesal, tahan aja sampai nanti malam!" sambung Jessie melirik sekilas ke arah cucunya.


"Maksud Oma apa ngomong begitu? Jangan racuni pikiran istri aku Oma...!" kesal Mike mengerti dengan lirikan wanita tua itu padanya.


"Apa? Oma nggak ngomong apa-apa, kok. Sensitif amat jadi biji!" elak Jessie.


"Oma...," rengek Mike.


Richard, Donal dan dua wanitanya tertawa melihat wajah nelangsa Mike. Sepertinya akan ada yang gagal belah duren nanti malam pikir mereka.


.


.


.


.


.


.


.


Gagal gak, yah?


Author juga penasaran 🤭


Minggu ini bakal ada pengumuman Giveaway yah guys...


Yang belum Follow IG author @adamvanda bisa di follow sekarang juga karena pengumumannya bakal ada di sana...


Terima kasih selalu setia disini...


author sayang kalian semua 🥰

__ADS_1


__ADS_2