Touch Me Slowly

Touch Me Slowly
Tidur Seranjang


__ADS_3

Malamnya sesuai dengan perintah Mike tadi siang, Manis masuk ke dalam kamar pria yang notabene adalah atasannya.


Memakai baju tidur bergambar mini mouse lengan panjang, dan celana panjang. Manis juga membawa selimut tebal yang dia bawa dari kamarnya.


Melihat penampilan Manis dari atas sampai ke bawah, Mike sontak tertawa tertahan di buatnya. Dia merasa sedang tidur dengan anak usia lima tahun jika melihat Manis memakai baju begitu.


Jika wanita lain berbondong-bondong memakai pecut atau lingerie untuk menggoda pria, lain halnya dengan Manis. Wanita ini dengan percaya dirinya masuk ke dalam kamarnya dengan wajah takut dan gugup.


"Gue berasa lagi pesta piyama tau nggak liat Lo pake baju begitu, Nis."


Manis berdecak duduk di pinggir ranjang.


"Jangan jauh-jauh Manis, tar jatuh loh!" goda Mike sudah lebih dulu naik diatas ranjang.


Setelah membersihkan diri dibantu sekretarisnya Parto, Mike sudah tampak ganteng dan wangi malam ini.


Tidur seranjang dengan Manis membuat hatinya tidak karuan, padahal ini bukan pertama kalinya Mike tidur dengan wanita. Entah kenapa malam ini terasa berbeda untuknya.


"Udah siap belum?" tanya Mike mendekati Manis.


"Si-siap apa maksud kamu?"


"Siap bikin anak lah, apalagi emangnya...," sahut Mike enteng.


"Emang udah sekarang? Aku, kan belum jatuh cinta sama kamu!" protes Manis.


Wanita itu menarik selimut tebalnya naik sampai ke atas leher, takut Mike menariknya lagi seperti tadi pagi.


Suara tawa menggelar seketika terdengar di dalam kamar berukuran 7x6 itu. Mike senang sekali bisa menggoda Manis. Hanya melihat wajah ketakutannya saja, bisa membuat pria itu geli sendiri.


"Kok malah ketawa? Lucu emangnya?!" kesal Manis memajukan bibirnya lima senti ke depan.


"Gue becanda kali, Nis. Mana mungkin gue maksain elo yang belum siap. Gue cowok gentleman, pantang buat gue maksain cewek kalo nggak mau enak-enak."


Manis terlihat menghembuskan nafas panjang, dia sedikit lega karena Mike tidak memaksanya bercintaa dengannya malam ini.


"Udah nggak usah takut begitu. Sini, deket gue." Mike memukul bantal di sampingnya agar Manis mendekat.


Wanita itu maju mendekat dengan ragu-ragu. Apa ini udah benar yah? Perasaan takut dan tidak nyaman tidur pertama kali dengan seorang pria asing, membuat Manis resah.


Bagaimana nanti kalau Mike hanya mainin dia aja? Kenapa mau bertanggung jawab jadi aku yang susah sendiri seperti ini, sih? Keluh Manis dalam hati.


"Nggak usah kebanyakan mikir, tenang aja. Gue nggak akan apa-apain Lo sekarang. Gue bisa nunggu kok."


Mike menarik pinggang Manis, merapatkan tubuh mereka berdua. Dia gemas sendiri melihat Manis yang bergerak seperti siput didekatnya.

__ADS_1


"Tu-tunggu, Mike...." tahan Manis.


"Kenapa lagi?"


"Kamu nggak bisa pake baju dulu, yah?"


Mike menggeleng. "Gue kalo tidur emang selalu kayak gini, Nis. Nggak biasa gue pake baju, gerah! Gue nggak tahan"


"Tapi aku yang nggak nyaman Mike," sahut Manis berusaha bernegosiasi.


"Yah mulai sekarang dibikin nyaman dong, Nis. Katanya mau tanggung jawab?"


Mike ingin sekali tertawa terbahak melihat wajah Manis yang sudah merah padam di depannya. Meski cahaya lampu tidur sedikit remang, tapi wajah Manis yang merona masih bisa terlihat jelas dimatanya.


"Udah nggak usah protes lagi, gue udah ngantuk banget ini. Sini...!" Mike kembali menarik pinggang ramping Manis mendekat padanya.


Dalam detak jantung yang sama-sama berdetak tidak karuan, dua orang itu tidur sambil berpelukan layaknya Teletubbies (bukan iklan 🤭). Baik Mike maupun Manis, kompak tidak bisa tertidur dibuatnya.


Manis merasakan kalau wajahnya sudah semakin panas sekarang, bersandar didada bidang Mike yang hangat membuatnya malu sendiri. Ternyata sehangat ini yah, pelukan seorang pria?


"Udah tidur, Nis?" tanya Mike memecah keheningan diantara mereka.


"Belum, kenapa?" sahut Manis pelan.


"Nggak pa-pa, nanya aja."


Menunggu sekitar lima belas menit lamanya, Mike kembali memanggil Manis dengan suara setengah berbisik.


"Nis...." Wanita itu tidak lagi menyahut, nampaknya Manis sudah tertidur dengan nyaman disampingnya.


Mike sedikit mundur, ingin melihat wajah Manis yang sedang terlelap. Bulu mata yang panjang dengan hidung mancung dan bibir tipisnya, membuat pikiran Mike berkeliaran.


Sejak dulu dia ingin sekali mencicipi bibir tipis merah muda Manis. Dia penasaran dengan rasa dari bibirnya, apa nanti akan manis seperti namanya atau tidak.


Ragu-ragu Mike mendekat, dengan mata yang berfokus pada bibir Manis. Semakin dekat, sebentar lagi ... Mike refleks menutup matanya.


Hampir berhasil mendaratkan bibirnya di bibir Manis, pipi Mike sudah lebih dulu mendapatkan serangan dari tangan Manis yang sedang tidur.


Mike terkejut dan buru-buru mundur kembali. "Aduh," ringis pria blasteran itu mengusap pipinya.


Belum selesai dengan rasa perih di pipinya, Mike lagi-lagi harus merasakan kaki Manis menendang tulang keringnya.


"Aduh...," Mike kembali meringis.


Wanita itu tidur tidak lagi di pelukannya, kaki kanannya berada diatas pinggang Mike, diikuti tangan Manis berada dilipatan lehernya.

__ADS_1


"Astaga ... ini orang tidur apa lagi demo, sih?" keluh Mike mencoba mengangkat tangan Manis dari lehernya.


Baru saja berhasil mengangkat tangan dan kaki Manis darinya, wanita yang masih tertidur itu menarik Mike dan naik ke atas tubuhnya.


Manis memeluknya seperti guling, dengan wajah yang dia usap-usapkan ke dada Mike.


Pria itu tidak bisa bergerak, dia hanya bisa pasrah merasakan benda kenyal Manis menempel padanya, dengan kaki yang melingkar di tubuhnya.


Kenapa jadi dia yang dikerjai begini sama Manis? Apa wanita ini tidur gasrak gusruk seperti ini? Mike bisa merasakan benda perkasanya mulai mengeras di bawah sana.


Manis tidak berhenti bergerak diatasnya, membuat benda itu refleks meronta minta dijamah.


Benda kebanggaannya ternyata masih bisa berdiri tegak, sialnya Mike tidak bisa berbuat apa-apa karena Manis makin kuat memeluk dia sekarang.


Gimana ini? Masa gue sampe pagi tidur kayak gini, sih? Hampir satu jam Manis tidak berhenti bergerak di atasnya, hingga terdengar dengkuran dari wanita itu.


Mike mengangkat tubuh Manis perlahan, dan meletakkannya diranjang. Dia bisa sedikit bernafas lega karena Manis akhirnya bisa tidur dengan tenang.


Tapi ternyata perkiraan Mike salah, dia justru di tendang oleh Manis, hingga terjatuh dari atas ranjang.


"Aduh...!" teriakan kesakitan dari bibir Mike tidak membuat Manis bangun.


Wanita itu malah tidur menguasai satu ranjangnya.


"Ini cewek apa hulk, sih?!" kesal Mike memegang pinggangnya yang mungkin keseleo.


Tidak mau menjadi korban lagi, Mike memilih tidur di sofa sebelum badannya makin remuk. Ternyata nama Manis tidak sesuai dengan sikap wanita itu saat tidur, gumamnya kesal.


.


.


.


.


.


.


.


.


Siapa yang dikerjai, siapa yang mau ngerjai 🤭😆

__ADS_1


Part Mike up dua part yee 😂


Cus cek IG author @adamvanda untuk video terbaru mereka 😁


__ADS_2