Tuan Muda, Jangan Lari!

Tuan Muda, Jangan Lari!
Memburu Hantu


__ADS_3

Akhir-akhir ini rumor bahwa ada hantu di gedung aula semakin gempar. Gosip itu mulai menjalar dari satu mulut ke mulut lainnya. Beberapa orang tidak percaya dan sisanya percaya. Tapi hampir semua orang tidak percaya dengan cerita hantu ini. Siapa yang zaman sekarang percaya pada hantu? Hanya orang bodoh yang mempercayai hal seperti itu.


Jadi orang-orang bodoh ini mulai menantang diri mereka untuk mencari hantu di gedung aula di belakang akademi. Mereka adalah anak-anak dari klub mistis. Itu adalah salah satu klub yang tidak populer dan hampir bubar. Hanya ada lima orang anggota. Daripada mengambil misi di ruang kontribusi, mereka lebih suka memburu hantu dan menyelidiki hal-hal yang berhubungan dengan mistis.


Satu orang dari kelas silver tingkat tiga. Dua orang dari kelas silver tingkat dua. Lalu dua orang lainnya adalah anak baru yang baru saja bergabung. Mereka berdua berasal dari kelas silver tingkat satu.


"Menurut saksi, mereka didorong oleh tangan tidak terlihat tepat di daerah ini" Murid tingkat tiga memimpin pencarian.


"Tapi ketua, bukannya mereka diserang di siang hari. Apa hantu itu benar-benar akan muncul tengah malam begini?" salah satu anak baru mulai ragu dengan yang mereka lakukan.


"Tentu saja" sang ketua berkata dengan yakin. "Kalian tahu, hantu sangat suka kegelapan bukan? Ini adalah saat yang tepat untuk mencari keberadaan mereka"


Akhirnya semua orang mematuhi perintah sang ketua. Mereka mulai mencari di seluruh gedung. Mereka berkeliling selama tiga jam, tapi tidak menemukan keberadaan apapun. Sampai akhirnya beberapa orang mulai menyerah untuk mencari.


Tapi sang ketua tidak mau menyerah. Dia tiba-tiba menggambar lingkaran aneh dengan darah di tengah-tengah.


"Ke..ketua...ini adalah?" salah satu dari mereka bertanya dengan gugup.


"Ini adalah lingkaran pemanggil hantu. Menurut buku yang kubaca hantu menyukai bau darah dan lingkaran ini akan menebarkan bau darah sampai ke alam bawah" kata sang ketua.


"Da...darah...?"


"Jangan khawatir. Ini darah ayam" sambung sang ketua.


Akhirnya dia menyelesaikan lingkaran aneh dengan pola yang tidak beraturan sama sekali. "Berkumpul di sini" perintahnya. "Kalian berdiri di lima titik yang sudah kugambar"


Mereka semua menuruti perintahnya, walaupun mereka ragu-ragu. Mereka berdiri di empat titik yang sudah dibuat oleh sang ketua. Mereka berdiri dan membentuk lingkaran itu sendiri.

__ADS_1


"Sekarang, keluarkan energi qi kalian"


Mereka mengeluarkan energi qi mereka. Lingkaran darah di bawah kaki mereka menyerap energi qi mereka dan tiba-tiba bercahaya dalam kegelapan.


"Hahahaha" sang ketua tertawa terbahak-bahak. "Kalian lihat, ini berhasil. Sekarang ayo tunggu hantu yang berada di tempat ini. Lalu kita tangkap" katanya percaya diri. Walaupun semua orang tidak memiliki ide bagaimana menangkap sosok hantu. Mereka saja belum pernah melihatnya.


Tiba-tiba angin yang sangat kencang berhembus. Lalu lingkaran darah yang bercahaya itu tiba-tiba redup.


"hantunya muncul!" teriak sang ketua antusias.


Lalu tiba-tiba sesosok raksasa muncul di hadapan mereka. Sosok raksasa itu seperti kabut berwarna hitam, yang tidak memiliki bentuk sama sekali.


Sang ketua langsung mengeluarkan pedangnya dan menebas sosok itu dengan antusias. Tapi, tebasannya hanya mengenai udara kosong. Sosok itu terkena tebasan tapi pedangnya hanya lewat begitu saja, seakan-akan dia tidak menebas apapun.


Sosok raksasa hitam itu menjulurkan tangannya dan menyentuh wajah sang ketua. Sang ketua bergetar ketakutan dan tidak bisa bergerak sama sekali. Lalu tiba-tiba seluruh kabut hitam menutupi seluruh tubuhnya dan sosok sang ketua menghilang.


Keesokah harinya, tersebar berita bahwa beberapa anak menghilang secara tiba-tiba dan tidak kembali ke pulang ke rumah mereka setelah pergi pada malam hari. Awalnya semua orang mengira bahwa mereka hanya pergi bermain dan mabuk.


Tapi, seorang saksi mengatakan bahwa mereka pergi ke akademi tengah malam untuk memburu hantu. Dan mereka mungkin menghilang karena dibunuh oleh hantu. Tentu saja hampir semua orang tidak mempercayai hal itu. Jadi tidak ada yang mencari keberadaan mereka.


Kecuali satu pihak, yaitu klub hal-hal aneh. Klub ini berisi orang-orang yang selalu menyelidiki hal-hal aneh yang terjadi di akademi. Mona adalah salah satu anggota dari klub ini. Dia adalah satu-satunya anak baru yang masuk ke dalam klub ini.


Seniornya ada dua orang yaitu, kelas silver tingkat dua dan kelas silver tingkat tiga. Mereka merasa sangat bahagia karena Mona bergabung dengan mereka. Pasalnya Mona adalah murid dari kelas emas yang bakatnya tidak diragukan lagi. Jadi mereka berniat menggunakan Mona sebagai promosi saat murid baru di tahun selanjutnya mendaftar.


Sama seperti klub mistis. Klub ini lebih senang melakukan hal-hal aneh daripada mengambil misi di ruang kontribusi seperti klub normal lainnya. Walaupun mereka kadang-kadang juga mengambil misi sederhana untuk mengumpulkan poin kontribusi. Tapi sebagian besar waktu mereka digunakan untuk menyelidiki hal-hal aneh.


Mona mendengar beberapa hal aneh, seperti alien, dewa, robot, UFO dan lain-lain dari orang-orang di klub ini. Awalnya dia merasa aneh, tapi sekarang dia sudah terbiasa. Dia bahkan mengikuti cara berpikir mereka seperti air.

__ADS_1


Hari ini, ketiganya bolos dari pelajaran mereka untuk menyelidiki misteri hilangnya anak-anak dari klub mistis. Ini pertama kalinya Mona bolos, tapi dia pikir tidak apa-apa. Hanya satu kali dan dia tidak akan melakukannya lagi. Walaupun dia sedikit khawatir.


Mereka langsung menyelidiki gedung aula di belakang akademi. Gedung aula ini sedikit terbengkalai dan tidak pernah dipakai setahun belakangan ini. Dan hanya dipakai oleh beberapa anak untuk berlatih secara rahasia. Tapi semenjak rumor hantu tersebar, tidak ada yang datang ke tempat ini lagi.


Saat mereka tiba, pintu gedung aula sudah terbuka. Mereka langsung merasa tidak nyaman.


"Mereka benar-benar datang ke gedung ini" ketua klub itu membuat kesimpulan.


Gin melakukan jogging mengelilingi akademi seperti biasa karena tidak ada kelas spesifik di kelasnya.. Jia membiarkan mereka berlatih mandiri sampai kelas campuran diadakan. Gin tidak punya hal yang dilakukan, jadi dia hanya berlari kecil mengelilingi akademi.


Saat itu, dia melihat Mona dan beberapa orang lainnya. "Mona?"


Mona menoleh, "Gin?"


"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Gin bingung.


Mona menghampiri Gin lalu menceritakan semua yang terjadi. Tentang dua orang anak yang didorong oleh sesuatu tidak terlihat. Lalu lima anak dari klub mistis menghilang karena memburu hantu tadi malam.


"Hantu?" Gin menaikkan alisnya, dia tiba-tiba tertarik. Dia tidak pernah mendengar perihal tentang hantu ini sejak lama. Terakhir kalinya, wujud hantu terkenal saat dia hidup di bumi. Tapi di kehidupan keduanya, tidak ada hantu sama sekali. Jadi dia sedikit tertarik. Dia tidak menyangka, di dunia kultivator seperti ini ternyata keberadaan hantu benar-benar ada.


"Kau boleh ikut kalau kau ingin" kata sang ketua klub tiba-tiba, dia adalah seorang kakak dengan dada besar. Gin tanpa sadar melirik ke arah dadanya. Walaupun setelah itu dia mengalihkan tatapannya dengan cepat.


Gin pun memasuki gedung aula bersama orang-orang itu dan mereka menemukan keberadaan lingkaran darah di tengah-tengah aula.


"Apa ini?" anggota klub kedua terlihat antusias. Dia langsung mengambil foto dengan ponselnya sambil melompat-lompat.


Mona menyentuh lingkaran darah itu. Darah di lantai itu ternyata sudah membeku.

__ADS_1


"Mereka pasti datang ke gedung ini dan menghilang. Tapi apa yang mereka lakukan? Kenapa menghilang? Lingkaran apa ini?" sang ketua mulai bergumam sendiri dengan semangat yang membara.


__ADS_2