
Dua pengawal itu menahannya untuk masuk. Gin bingung. Dia bahkan tidak berpikir bahwa dia mempunyai nomor Fei Lan. Dia bisa saja memanggil gadis itu untuk meminta bantuannya. Dia melupakan semua itu karena dia malas untuk berpikir keras.
Gin sudah hidup sebanyak tiga kehidupan. Dia tidak ingin meraih apapun di kehidupan ketiganya dan hanya ingin menikmati hidupnya.
Apa dia harus menyerah masuk sekarang dan kembali pulang saja? Kalau itu terjadi, Fei Lan akan marah pada nya karena dia tidak menepati janjinya.
"Bagaimana caranya aku mendapatkan kartu anggota itu?" Gin akhirnya bertanya.
Kedua penjaga itu melihat satu sama lain sebelum memberikan tatapan meremehkan pada Gin.
"Walaupun kami memberitahumu, kau tidak akan pernah bisa mendapatkan nya!" kata mereka serempak.
"Apa itu sangat sulit?" Gin melotot kaget. Itu hanya sebuah kertas. Apa sesulit itu mendapatkan nya?
"Bukan masalah sulit atau tidak. Kau tidak bisa membayarnya" kata penjaga itu sambil melihat Gin dengan tatapan menyedihkan. Dia mengira Gin ingin masuk ke dalam bar hanya untuk pamer.
Untuk anak muda seperti nya, dia pasti akan mengambil selfie dan kemudian men-share fotonya ke media sosial dengan tag "aku ada di bar Eau Der sekarang". Kalau Gin tahu apa yang dipikirkan oleh pengawal itu, dia akan muntah darah. Padahal dia sama sekali tidak pernah mengambil selfie dengan ponselnya. Bahkan dia juga tidak mempunyai sosial media apapun.
"Aku akan mencobanya. Seberapa banyak itu?" kata Gin serius. Sebenarnya Gin sama sekali tidak pernah memegang uang tunai. Sejak dia meninggalkan mansionnya, kepala pelayan hanya memberikan sebuah kartu padanya. Dan Gin selalu menggunakan kartu itu untuk membayar sesuatu tanpa tahu berapa banyak uang yang ada di dalamnya. Ya, Gin terlalu malas untuk mengecek hal yang tidak penting seperti itu.
Tapi dia tahu bahwa dia tidak kekurangan uang sama sekali. Dia selalu bisa membeli apapun yang dia inginkan. Tapi dia juga tidak mengerti taraf "orang kaya" di kota ini. Sejak dia berasal dari desa, dia tidak terlalu percaya diri bahwa dia kaya. Tapi dia masih seseorang yang berkecukupan untuk membeli apapun yang dia inginkan.
"300.000 flos. Kau perlu membayar 300.000 flos untuk mendapatkan kartu anggota standar." pengawal itu masih menahan kesabarannya dan memberitahu Gin informasi nya dengan sopan.
"300.000 flos?" Gin ingat bahwa dia membeli game terakhir nya dengan harga 100.000 flos. Jadi dia mengira 300.000 flos itu tidak terlalu banyak. Bagaimana pun Gin tidak pernah peduli dengan harga uang di dunia ini. Dia tahu bahwa dia terlahir kaya dan itu sudah cukup.
Akan berbeda lagi kalau dia miskin dan perlu mencari uang sendiri, seperti di kehidupan keduanya, mungkin dia harus tahu harga uang di dunia itu. Karena dia perlu tahu seberapa banyak bayaran upahnya. Dan dia harus membagi upahnya untuk tempat tinggal dan juga makanan sehari-hari. Jujur saja, Gin merasa bahwa kehidupannya kali ini lebih baik dari dua kehidupan masa lalunya.
__ADS_1
"Standard? Memangnya ada kartu lain selain kartu standard?" Gin bertanya lagi.
"Walaupun aku menjelaskannya, kau tidak akan pernah bisa membelinya. Tapi karena aku orang baik, aku akan menjelaskannya padamu" kata penjaga itu bangga. "Untuk mendapatkan kartu emas kau perlu membayar 1.000.000 flos. Lalu kartu platinum 2.000.000 flos dan kartu diamond 5.000.000 flos" pengawal itu yakin bahwa Gin akan merinding ketakutan saat tahu harganya. Lagipula bagaimana mungkin bahwa seorang siswa seperti nya bisa memegang banyak uang.
Kecuali dia anak dari lima keluarga besar, maka penjaga itu akan mempercayainya. Tapi Gin jelas-jelas tidak seperti anak dari keluarga besar. Terlihat jelas dari aura dan juga tingkat kultivasinya yang lemah. Untuk seragamnya, mereka cukup kaget bahwa anak lemah ini bisa bersekolah di SMA Terkenal.
Gin mengeluarkan kartu yang biasa dipakainya. "Kartu apa yang bisa aku dapatkan kalau aku membayarnya dengan ini?" dia bertanya polos.
Tapi kedua penjaga itu langsung melotot kaget saat melihat kartu uang yang Gin keluarkan. Itu adalah kartu ATM Diamond! Saldo minimal yang harus ada di kartu itu adalah 50.000.000! Dan itu hanya saldo minimalnya, bukan saldo sebenarnya!
Kartu Diamond hanya bisa didapatkan oleh orang penting dan terkenal karena syarat yang dipenuhi untuk memperoleh kartu itu sangat rumit. Latar belakang mu harus jelas dan juga identifikasi PIN nya menggunakan darah pemilik nya. Jadi walaupun kartu itu dicuri, orang lain tidak akan pernah bisa menggunakan nya!
Kepala pelayan memberikan kartu itu kepada Gin saat dia pindah ke ibukota. Sebenarnya kakek Arai yang memberikan kartu itu, kepala pelayan hanyalah perantara saja. Kakek Arai merasa bersalah karena dia tidak bisa membesarkan anak itu dengan baik bahkan memindahkan nya dari rumah utama.
Jadi Kakek Arai menebus rasa bersalah itu dengan memberi fasilitas keuangan yang sangat menakjubkan untuknya. Jadi walaupun anak itu sampah dan tidak bisa berkultivasi. Dia tetap bisa menjadi pemuda kaya yang bisa membeli apapun dengan uangnya.
Kedua penjaga itu langsung merubah sikapnya. Mereka menatap Gin dengan sopan dan menjawab. "Tuan muda bisa mendapatkan kartu apapun" mereka berkata serentak dengan senyum bisnis di bibir mereka.
"Hm?" Gin juga menyadari bahwa sikap mereka berubah. Tapi dia tidak mengerti apa yang menyebabkan perubahan sikap mereka. "Kalau begitu aku akan membuat kartu diamond" kata Gin langsung. Karena dia bisa membayarnya, dia akan memilih yang terbaik. Itu adalah prinsipnya. Kalau ada yang terbaik kenapa dia harus memilih yang buruk.
"Tentu saja. Tunggu sebentar." Salah satu penjaga berlari untuk mengambil mesin pembayaran otomatis. Sementara pengawal lainnya pergi untuk mengambil kartu anggota nya.
Biasanya kita harus mendaftar di counter dan akan ada staff disana. Tapi kali ini Gin mendaftar sesuatu pada penjaga keamanan. Sebenarnya Gin merasa cukup aneh. Bukankah berarti kerja penjaga keamanan ini merangkap admin juga? Gin tidak mengerti. Lagipula dunia ini memang sudah aneh dari awal.
Tiga menit kemudian, dua orang itu kembali. Mereka memberikan kartu anggota diamond itu pada Gin. Dan Gin membayar nya dengan menggesekkan kartunya pada mesin pembayaran otomatis.
"Terima kasih banyak nak, siapa yang menyangka ternyata kau kaya!" kata penjaga itu senang.
__ADS_1
Sebenarnya ada satu peraturan khusus untuk mereka, para karyawan. Kalau mereka berhasil menarik satu anggota, mereka akan mendapatkan bonus. Dan bonusnya juga tidak kecil tergantung tingkat anggota yang mereka dapatkan. Kali ini mereka mendapatkan anggota diamond! Mereka benar-benar tidak sabar untuk melihat bonus yang akan mereka dapatkan hari ini. Karena itulah mereka sangat bersemangat.
"Um" gumam Gin. Ternyata ini mudah. Gin melihat kartu di tangannya. Dia hanya akan menggunakan kartu ini sekali. Dia berpikir, apa dia cukup boros hari ini? Lagipula dia bisa membeli lima puluh game yang berbeda dengan uang 5.000.000 flos. Tapi ya sudahlah...
***
Saat Gin sibuk mendaftarkan kartu anggotanya, dua orang pemuda kaya lainnya tiba dengan mobil mewah mereka. Mereka adalah dua pemuda berbakat dari keluarga Arai, Yusa Arai dan Sima Arai. Mereka tahu bahwa keluarga Fei membuka bar baru dan bar itu sangat terkenal. Sehingga mereka sangat penasaran dan berkunjung ke sana.
Tapi tiba-tiba Yusa Arai berhenti dan tidak bergerak dari tempatnya.
"Ada apa Yusa?" tanya Sima. Dia bingung dengan sikap aneh saudaranya.
"Kau tahu anak itu kan?" Yusa menunjuk Gin.
"Oh? Dia anak sampah tubuh perunggu itu. Kita sekelas bukan? Dia pasti datang ke tempat ini dengan Li Seng sejak mereka mulai akrab akhir-akhir ini. Kenapa memangnya?"
"Bukankah nama keluarganya juga Arai?" Yusa bergumam.
"Puftt, hahaha" Sima tidak bisa menahan tawanya. "Hanya karena dia mempunyai nama Arai bukan berarti dia berasal dari keluarga kita. Ada banyak manusia dengan nama Arai di dunia ini. Mungkin orang tuanya menganggumi keluarga Arai dan memberi dia nama seperti itu" kata Sima.
"..." Yusa tidak merespon. Dia mengeluarkan sebuah kartu dari dompet nya. Ini hanya kartu ATM Diamond biasa di mata orang lain. Tapi tidak untuknya. Kakeknya memberikan kartu ini kepadanya secara pribadi. Ada satu tanda yang membedakan kartu ini dari kartu ATM Diamond lainnya. Yaitu tanda tangan kakeknya yang ada di sudut kartu, menandakan bahwa kartu ini diberikan oleh penatua dari keluarga Arai.
Yusa melihat bahwa Gin memiliki kartu yang sama seperti nya. Walaupun dari jauh, dia bisa melihat dengan jelas tanda tangan kakeknya karena dia adalah seorang kultivator dengan pandangan yang sangat tajam. Karena itulah dia terkejut saat melihat kartu diamond milik Gin.
"Hei, kenapa kau mengeluarkan kartu diamond milikmu? Apa kau ingin pamer?" gumam Sima cemberut. Dari seluruh generasi muda di keluarga mereka, hanya Yusa yang mendapat kan kartu diamond secara pribadi dari kakek mereka. Mungkin Yuya, gadis kecil itu akan menyusul tahun depan. Sementara dia hanya mendapatkan kartu ATM Emas.
Bagaimana pun bakat menentukan segalanya, bahkan fasilitas yang didapatkan dari keluarga. Tapi Sima merasa ini tidak adil. Ada perbedaan jauh antata kartu ATM Diamond dan Emas. Kartu ATM Diamond memiliki minimal Saldo 50.000.000 flos tapi ATM Emas hanya memiliki minimal Saldo 10.000.000 flos.
__ADS_1
Meskipun saldonya masih bisa bertambah banyak. Tapi titik permulaan mereka berbeda. Setidaknya dia ingin mendapatkan kartu ATM platinum dengan minimal saldo 25.000.000 flos agar tidak terlihat terlalu menyedihkan. Tapi mungkin itu hanya mimpi kecuali kakeknya mengalami gangguan ingatan.