Tuan Muda, Jangan Lari!

Tuan Muda, Jangan Lari!
Fei Lei


__ADS_3

Fei Lei adalah putra angkat dari keluarga Fei. Dibawa oleh Fei Tu saat dia masih berusia lima tahun. Kemudian berlatih di keluarga ini sampai sekarang.


Saat itu, Fei Lei bukanlah anak malang miskin yang tidak mempunyai orang tua. Dia adalah putra dari seorang pengusaha kaya. Hanya saja keluarga itu bukan kultivator. Walaupun mereka kaya, mereka tidak memiliki akses sumber daya kultivasi yang sangat sulit ditemukan.


Pasangan pengusaha itu bahkan tidak tahu bahwa putra mereka memiliki bakat menjadi kultivator. Bagaimana pun juga mereka memiliki tiga orang putra dan hanya fokus pada putra pertama mereka untuk meneruskan bisnis keluarga. Fei adalah putra ketiga dan dia sepenuhnya diabaikan.


Saat Fei Lei berumur sepuluh tahun, dia bertemu dengan Fei Tu. Fei Tu mengetahui bakatnya dan mengangkat nya sebagai anak. Kedua orang tuanya tentu saja langsung setuju karena putra mereka menjadi bagian dari keluarga kuno yang ada di ibukota.


Sebagai anak berumur sepuluh tahun, dia berkultivasi cukup terlambat. Biasanya anak-anak kultivator mulai berkultivasi saat mereka masih berumur lima tahun. Tapi karena dia berbakat, dia bisa mengejar ketinggalannya tingkat nya dengan mudah. Apalagi Fei Tu juga memberikannya sumber daya yang tak terbatas untuk berlatih. Jadi dia berhasil menjadi kultivator inti emas akhir di usia 25 tahun.


Walaupun dia masih tertinggal dari Brian yang berhasil mencapai tingkat immortal di usia tiga puluh tahun. Fei Lei harus berusaha keras untuk mengejar Brian dalam lima tahun ini. Tapi dia yakin dia bisa melakukannya.


Fei Lei bertemu dengan Brian tujuh tahun yang lalu, di pertandingan generasi muda antar keluarga besar. Walaupun dia menang dari Brian, tetap saja dia hampir kalah saat itu. Dia bahkan perlu melakukan perawatan selama beberapa hari karena tidak bisa menggerakkan tubuhnya. Semenjak itu, dia menganggap Brian sebagai musuh nya. Dan dia menjadi semakin panas saat tahu Brian berhasil naik ke inti emas di usia muda dan menjadi buah bibir di ibukota.


Lalu, ada sosok lain yang dianggap nya sebagai rival juga. Dia adalah seorang gadis kecil yang lebih muda sepuluh tahun darinya. Dia bertemu gadis kecil itu saat dia pertama kali menginjakkan kaki di kediaman Fei. Saat itu gadis kecil itu masih bayi dan sangat kecil.


Fei Lei perlahan-lahan menyaksikan bayi itu tumbuh menjadi gadis kecil yang lucu. Mereka tidak terlalu dekat. Tapi gadis kecil itu sangat dimanja dan dipuja oleh seluruh orang. Dia sangat berbakat, bahkan lebih berbakat darinya.


Bahkan gadis kecil itu bisa melampaui nya dan menjadi kultivator inti emas di umur lima belas tahun. Apakah dia merasa iri? Mungkin dia merasakan itu, tapi juga ada rasa aneh lainnya di dalam hatinya. Secara perlahan gadis kecil itu mulai tumbuh dewasa menjadi gadis yang cantik. Dan dia merasa sedikit tertarik padanya.


Dia dikenal sebagai pemuda yang dingin di hadapan orang lain. Tapi dia sama sekali tidak pernah bersikap seperti itu di hadapan Fei Lan karena dia menyukai nya. Walaupun ini hanya rasa suka sepihak, dia tidak mempermasalahkan nya.

__ADS_1


Dia juga tahu bahwa ada kasus dimana anak-anak angkat dari keluarga besar menikah dengan anak-anak dari keluarga utama untuk meneruskan bakat mereka. Dia sedikit berharap saat mengetahui hal itu.


Tapi suatu hari, Fei Lan membawa dua orang pria muda asing ke rumah mereka. Dua orang pria itu berasal dari akademi, kelihatannya mereka adalah teman sekelas. Fei Lei merasa penasaran. Jadi dia mengawasi kegiatan mereka. Dan tanpa sengaja dia melihat Fei Lan bertatapan penuh arti dengan salah seorang dari mereka. Fei Lei merasa tidak nyaman saat melihat hal itu.


Lalu yang paling mengejutkan nya lagi, dia kembali bertemu dengan pemuda itu saat Fei Lan dijadikan sandra oleh Boroxi. Dia melihat dengan matanya sendiri bahwa pemuda itu berjalan berdampingan dengan pemimpin Boroxi. Tidak terlihat seperti musuh sama sekali. Dia merasa curiga dan berusaha untuk menyakinkan mereka. Tapi usaha nya berakhir sia-sia karena pemuda itu berhasil melarikan diri dengan rival yang paling tidak disukainya.


Lalu dia bertemu kembali dengan pemuda kurang ajar itu. Dia tidak mengingat namanya, tapi dia ingat wajah mengesalkan nya dan juga kultivasi nya yang lemah. Dia seperti serangga.


Fei Lei tidak menyangka bahwa pemuda itu akan di kediaman Fei mereka. Ini adalah ketiga kalinya mereka bertemu dan dia sangat tidak menyukainya.


Gin menatap Fei Lei. Pria itu menunjukkan aura permusuhan yang sangat kuat padanya. Gin memiringkan kepalanya karena tidak mengerti. Dia tidak mengenal pria itu, kenapa pria itu sangat membencinya?


Mereka semua datang ke kediaman Fei Lan untuk belajar. Jadi Gin mengabaikan aura permusuhan itu. Dia akan menganggap dia tidak melihat apapun sama sekali.


Walaupun kehilangan batu pusaka, kediaman mereka masih memiliki beberapa aura qi yang tersisa. Bagi orang biasa seperti Mona, aura qi itu sangat berharga. Tapi bagi keluarga Fei, aura qi itu seperti semut. Mereka tidak akan visa berlatih dengan aura sekecil itu, jadi mereka memutuskan untuk mencari pengganti batu pusaka itu.


Mereka mendengar bahwa pelelangan alat sihir akan tiba. Jadi mereka sudah mempersiapkan uang untuk membeli barang-barang langka dan berharga itu.


Fei Lan menyambut ketiga orang itu di kamarnya. Dia menyuruh mereka untuk bersantai di ruang tamu kemudian membawa beberapa minuman dingin untuk mereka.


"Dimana kedua bersaudara itu?" Li Seng bertanya. Dia tidak melihat keberadaan kedua saudara perempuan Fei yang selalu membuntuti Fei Lan.

__ADS_1


"Mereka sedang tidak ada di rumah" jawab Fei Lan.


Li Seng penasaran kemana mereka pergi, tapi dia tidak bertanya lagi. Takut membuat Fei Lan tidak merasa nyaman.


"Apa pria tinggi tadi itu kakakmu?" Mona akhirnya bertanya tentang keberadaan Fei Lei, yang mereka temui di depan gerbang tadi.


Fei Lan menyipit kan matanya dan menjawab pelan "Bukan". Lalu dia tersenyum nakal "Apa kau tertarik padanya?"


Wajah Mona langsung memerah seperti udang rebus. "Bukan seperti itu!" Dia langsung menyangkal dengan cepat. "Hanya saja..." dia ingin mengatakan sesuatu, tapi langsung tersendat. Kemudian dia menatap Gin. Mona juga merasakan rasa permusuhan yang besar untuk Gin dari pria itu. Dia ingin mengatakan nya tapi dia takut membuat Fei Lan tersinggung .


"Hanya saja aku merasa tidak nyaman..." akhirnya dia berkata dengan suara mencicit kecil.


Fei Lan tidak bertanya lebih jauh kenapa Mona bertanya tentang keberadaan Fei Lei. Dia juga tidak menggodanya lagi.


Mereka pun mulai belajar. Tidak seperti sebelumnya, mereka tidak bisa belajar terlalu lama di kediaman Fei, karena Fei Lan sangat sibuk. Setelah ini, dia harus melatih Kultivasi nya. Melihat wajah serius Fei Lan saat dia menceritakan hal itu, Li Seng hanya bisa mendesah sedih. Dia masih ingin menghabiskan waktu lebih lama dengan dewi nya.


Dua jam kemudian, mereka selesai. Setiap orang kembali ke kediaman mereka masing-masing. Li Seng dijemput oleh ayahnya. Sang ayah sangat bersemangat saat dia tahu bahwa putra nya belajar bersama putri Fei. Putri Fei sangat terkenal di kalangan keluarga besar. Dia adalah kandidat menantu perempuan yang sangat diinginkan oleh semua keluarga besar karena kejeniusan nya. Walaupun dia ragu putranya yang tidak berguna itu bisa memikat Fei Lan. Tapi tidak ada salahnya untuk berharap bukan.


Mona kali ini tidak kembali bersama Gin walaupun mereka tinggal di gedung apartemen yang sama. Kali ini bibinya, menjemput gadis itu dengan mobil. Bibi Mona terlihat cukup muda, berusia di pertengahan tiga puluhan. Sang bibi juga sangat bahagia saat tahu bahwa Mona bergaul dengan keluarga besar di ibukota. Dia menyapa Fei Lan dengan hormat dan senyum lebar. Fei Lan merasa sangat canggung setelah melihat sikap berlebihan seperti itu. Tapi dia tetap menangani mereka semua dengan ramah.


Gin pulang sendiri dengan berjalan kaki. Awalnya Fei Lan ingin menawarkan bantuan, dengan meminta supirnya untuk mengantar Gin pulang. Tapi Gin menolaknya dengan cepat. Dia ingin singgah ke toko buku dan ke toko game. lalu dia juga ingin membeli bahan makanan. Jadi dia menolak untuk diantar pulang.

__ADS_1


Harusnya seperti itu. Tapi dia bahkan belum berjalan jauh dari kediaman Fei. Tapi seorang pria muncul dari atas langit dan menyergap nya. Pria itu menatapnya dengan tatapan tajam yang sangat sinis.


Gin tersentak. Dia mengenali pria ini. Ini adalah pria aneh yang ditemuinya di kediaman Fei Lan. Pria yang menunjukkan aura permusuhan kuat padanya. Dan dia bahkan tidak pernah tahu kenapa dia dimusuhi. Menurut nya, mereka bahkan belum pernah bertemu.


__ADS_2