Tuan Muda, Jangan Lari!

Tuan Muda, Jangan Lari!
Pertukaran Setara


__ADS_3

Gin memandangi orang-orang yang mengelilingi nya dan Yurion. Ada empat orang kakek tua, lima orang pria setengah baya dan seorang pria muda.


Gin tertarik dengan pria muda itu karena dia terlihat lebih mencolok dari yang lain. Dia tidak bisa membaca tingkat kultivasi nya. Tapi Gin yakin bahwa kultivasi nya lebih lemah dari sembilan orang lainnya karena dia masih seorang Junior. Tapi dia tidak takut dengan situasi berbahaya ini dan malah menatap semuanya dengan wajah sombong, seakan-akan dia sangat kuat.


"Apa dia memang kuat?" pikir Gin ragu. Dia tahu bahwa meremehkan orang lain sangat tidak baik.


Kesepuluh pria itu mengabaikan keberadaan Gin dan fokus menatap Yurion. Lebih tepatnya di mata mereka, Gin adalah mahluk yang tidak penting. Mereka tidak akan menahan kekuatan mereka hanya untuk mahluk lemah yang merusak pandangan mereka.


"Serahkan batu pusaka itu, maka aku akan menyerahkan gadis kecil itu tanpa terluka sedikitpun" kata Yurion sambil menatap semua orang dengan wajah serius.


"Tunjukkan kami dimana Fei Lan lebih dulu!" kakek tua itu berkata.


"Heh, apa kau kira aku bodoh kakek tua? Kalau aku menunjukkan gadis kecil itu, kalian akan langsung mengeroyokku tanpa ampun" Yurion tersenyum kecut.


Yurion tahu bahwa kakek tua ini adalah kultivator immortal tingkat tinggi. Sementara tiga kakek lainnya adalah kultivator tingkat menengah. Sementara yang lainnya hanyalah kultivator immortal tingkat dasar dan juga kultivator inti emas.


Yurion hanyalah kultivator immortal dasar. Kalau dia berhadapan dengan semua orang, itu terlihat tidak adil. Dia juga akan kalah dengan menyedihkan. Walaupun dia yakin bisa melarikan diri, dia tidak akan bisa menyelesaikan misi yang dijalankan nya. Yaitu mendapatkan batu pusaka itu.


"..."


Kesepuluh pria itu tidak merespon. Mereka saling melihat satu sama lain. Kemudian pria yang paling muda mengeluarkan sebuah batu kristal besar yang sangat indah dari sakunya.


Bahkan Gin yang saat itu bersiap-siap untuk pergi menjauh, menghentikan langkahnya dan melihat batu kristal itu dengan mata berbinar. Walaupun dia bukan pencinta barang-barang mewah, entah kenapa batu itu berhasil menarik perhatiannya. Batu kristal itu tidak hanya terlihat mewah, tapi juga memancarkan aura misterius yang membuat Gin tertarik.


"Berikan batu itu" Yurion berkata sambil menggerakkan jarinya.


"Serahkan dulu Fei Lan!" pria muda itu berkata dengan tatapan yang sangat tajam.


"...."


Wajah Yurion berubah cemberut.


"Kalau aku menyerahkan batu ini kepadamu. Kau bisa saja membawanya lari dan tidak menyerahkan Fei Lan kepada kami" lanjutnya.

__ADS_1


Yurion mengerutkan kening nya tidak senang, tapi dia menyerah. Dia memutuskan untuk tidak bertindak keras kepala dan memanggil teman-temannya untuk membawa Fei Lan kepadanya.


Satu menit kemudian, terlihat beberapa orang terbang ke arah mereka sambil membawa seorang gadis di bahu mereka. Yurion mundur ke arah kelompoknya.


"Jangan berani melakukan kecurangan atau gadis ini tidak akan kuampuni" ancam Yurion. "Aku memang tidak akan membunuh nya, tapi aku akan menghancurkan basis Kultivasi nya sehingga dia hanya akan menjadi sampah di masa depan" ancamnya dengan kejam.


Wajah para penatua dari keluarga Fei menghitam. Mereka sangat marah dengan ancaman kejam Yurion. Mereka sudah tahu bahwa organisasi Boroxi kejam, tapi mereka tidak menduga bahwa mereka juga akan selicik ini.


Fei Lan mematung, tidak bisa bergerak. Yurion masih menyegel pergerakan nya, jadi dia hanya bisa diam dan mengamati situasi dengan menggerakkan bola matanya. Tapi tidak bisa bergerak sama sekali.


Fei Lan menatap sekeliling nya untuk menganati situasi. Tapi tatapan terhenti pada Gin, bukan kepada sepuluh orang keluarga yang datang menyelematkan nya.


Sebelum nya Fei Lan merasa khawatir karena Gin tiba-tiba dibawa oleh pemimpin Boroxi itu. Tapi dia tidak bisa melakukan apapun untuk itu. Walaupun pemuda itu tidak mati, Fei Lan yakin bahwa dia akan dipukuli sampai babak belur.


Tapi Gin di depannya terlihat bersih dan tidak ada jejak pertarungan sama sekali di tubuhnya. Pemuda itu bahkan menyaksikan semua kejadian dengan sikap santai, seakan-akan dia menonton sekelompok orang yang sedang syuting. Dia menyandarkan tubuhnya di pohon besar sambil melipat tangannya dan menyilang kan kakinya. Sikapnya itu membuat Fei Lan menggertakkan giginya kesal.


Fei Lan yakin bahwa orang-orang nya datang tepat waktu, sehingga pemuda idiot itu terselamatkan. Dia sangat iri dengan keberuntungannya.


Fei Lan berteriak kesal dalam hatinya. Dia ingin Gin mengembalikan semua rasa khawatirnya yang sangat tersia-siakan itu.


Tapi dia mengurungkan niatnya untuk marah pada Gin. Lagipula ini semua salahnya. Karena dirinya, teman-temannya juga ikut terlibat. Fei Lan bersyukur bahwa hanya Gin yang terlibat kali ini. Dia tidak mau semua teman-temannya terluka karenanya.


"Baiklah..." pria muda itu menyerah. Fei Lan mengenalnya. Dia adalah kakak angkat nya, Fei Lei, jenius kedua di keluarga mereka. "Kita akan membuat semuanya adil. Kau menyerahkan Fei Lan, kami juga akan melempar batu ini kepadamu" katanya dengan senyum masam.


Bagaimana dia bisa berbicara keadilan pada sekelompok pencuri? Kalau bukan karena Fei Lan berada di tangan mereka, mereka pasti sudah menyerang dan membunuh mereka. Tapi mereka harus bersabar sampai Fei Lan berada di tangan mereka.


Yurion berpikir sebentar sebelum akhirnya dia mengangguk setuju. Dia mengikuti perkataan Fei Lei.


"Orang muda kau benar-benar pintar. Ini adalah pertukaran Setara. Tidak ada yang dirugikan!" Yurion berkata sambil tersenyum bangga.


Semua orang yang mendengar nya ingin muntah darah. Wajah mereka menghitam. Sejak kapan ini menjadi pertukaran setara? Keluarga Fei merekalah yang dirugikan! Para pencuri itu mengambil Fei Lan dan juga batu pusaka mereka. Sejak awal, pertukaran ini tidak setara sama sekali!


Tapi mereka tidak bisa mengeluarkan kemarahan mereka. Mereka takut Yurion akan berubah pikiran dan mencelakai Fei Lan. Jadi mereka hanya bisa menahan rasa asam dalam hati sambil menggertakan gigi mereka.

__ADS_1


Pertukaran pun di lakukan. Yurion membawa Fei Lan secara perlahan ke arah mereka dan Fei Lei melempar batu pusaka itu ke salah satu bawahannya. Bawahannya langsung menghilang dengan cepat menggunakan alat sihir untuk menghindari pengepungan.


Yurion pun melemparkan Fei Lan ke arah keluarganya dan terbang mundur. Tentu saja keluarga Fei tidak membiarkan nya bebas. Keempat penatua tubuh immortal langsung mengejar Yurion dengan cepat. Yurion pun melarikan diri sambil tersenyum bahagia.


Fei Lei berhasil memeluk Fei Lan saat gadis itu terlempar. Seorang pria setengah baya langsung membuka teknik penyegelan pada tubuh Fei Lan. Gadis itu terbatuk-batuk sebelum akhirnya bisa menggerakkan tubuhnya.


"Maafkan aku ayah..." Fei Lan langsung memeluk pria setengah baya itu dan menangis tersedu-sedu. Karena dirinya keluarga Fei harus menghadapi masalah dan batu pusaka itu dicuri dengan mudah.


"Tidak apa-apa" Fei Tu mengusap kepala putrinya sambil berusaha menenangkan nya. "Sejak awal mereka memang mengincar keluarga Fei kami. Tidak ada hubungannya denganmu sama sekali" Fei Tu menghibur nya.


"Adik kecil tenang saja. Para penatua sudah mengejarnya. Dia akan tertangkap. Walaupun dia berhasil melarikan diri, dia tetap tidak akan melarikan diri dengan kondisi yang baik" Fei Lei berkata dengan nada benci.


Gin melihat pertemuan mengharukan keluarga itu dengan wajah malas. Awalnya dia tidak jadi pergi karena batu pusaka itu. Sekarang batu pusaka itu sudah tidak ada, jadi dia kehilangan minatnya dan memutuskan untuk pergi.


Tapi tiba-tiba dia merasakan sesuatu yang aneh di kakinya. Sebuah batu yang terlihat sangat familiar melompat-lompat tidak jelas di atas kakinya. Walaupun lompatan batu itu tidak sakit, dia bisa merasakannya dengan jelas dari balik sepatunya


Gin mengerutkan kening nya tidak senang. Dia langsung menangkap batu aneh yang bisa melompat itu.


"Hm? Kenapa batu ini tidak asing?" Gin dengan linglung bergumam.


Dia langsung menggunakan skill observasi miliknya. Lalu sebuah data tembus pandang muncul di depan matanya.


Item : Batu Pusaka Keluarga Fei


Level : Legend


Deskripsi: Batu yang sudah hidup selama ribuan tahun dan memancarkan radiasi qi yang sangat kuat. Bisa membantumu mempercepat kultivasi.


Deskripsi tambahan (Rahasia): Ada jiwa hewan sihir legenda di dalamnya. Kalau pemilik nya beruntung, maka batu itu akan menetas menjadi hewan sihir legenda.


"...."


Gin menatap batu itu tak berkedip.

__ADS_1


__ADS_2