
Setelah Gui kembali tenang, semua orang mulai merasa lega. Karena binatang ilahi itu tidak menghancurkan kediaman mereka. Semua orang bersyukur karena Li Fan datang tepat waktu dan berhasil menenangkan kemarahan binatang ilahi. Gui juga tidak bersuara saat dia berpamitan dengan Gin. Seolah-olah dia menghilang dalam sekejap padahal kura-kura raksasa itu masih berada di dalam ruang bawah tanah.
Li Fan meminta maaf kepada semuanya, termasuk Fei Lan dan Mona. Dia sedikit bangga bahwa putra busuknya berhasil membawa Putri Fei ke kediaman mereka secara pribadi. Tapo saat Li Fan melihat Gin, wajahnya berubah masam dalam sekejap. Dia tidak menyangka bahwa sampah itu akan mengikuti Putranya seperti benalu. Benar-benar merusak pemandangan. Tapi dia menyembunyikan rasa tidak senangnya dengan baik karena Fei Lan dan yang lainnya masih berada di sini.
Ketiga orang siswa itu pun melanjutkan belajar kelompok mereka sampai pukul tujuh malam. Sebelum akhirnya mereka semua berpamitan untuk pulang.
"Jangan datang kemari dan jauhi putraku" Li Fan berbisik pada Gin sebelum Gin meninggalkan kediaman Li.
Gin tidak menjawab dan hanya memutar bola matanya bingung.
Ny. Fon mendengar semuanya dan wajahnya berubah cemberut. Dia langsung menarik bahu suaminya dan mencubit daun telinganya. "Apa yang kau katakan pada anak kecil?!" kata Ny. Fon dingin.
Li Fan meringis kesakitan. Faktanya, Ny. Fon menggunakan qi dan daun telinga nya terasa hampir patah. Dia tidak mengerti kenapa istrinya tiba-tiba marah hanya karena dia memperingati seorang bocah lemah biasa.
"Gin, maafkan pria gendut ini. Dia memang sedikit sensitif dan kadang-kadang dia berbicara tidak tahu malu" Ny. Fon dengan tulus meminta maaf pada Gin.
__ADS_1
"Siapa yang sensitif, aku..."
"Diam!" bentak Ny. Fon.
Li Fan langsung terdiam, refleks.
Gin menggeleng kan kepala saat melihat kedua pasangan di depannya. Dia kemudian berpamitan kepada Ny. Fon sebelum dia pergi meninggalkan kediaman Li.
Saat Gin mulai kembali ke apartemen nya, sesosok bayangan hitam dengan cepat mengikutinya. Dia menyadari hal itu, tapi dia mengabaikan nya. Karena sosok itu adalah wanita aneh yang selalu mengikutinya sejak dia tiba di ibukota. Itu adalah Yina.
Dia mengikuti Gin setiap hari. Walaupun pemuda itu hanya pulang pergi dari apartemen ke akademi, Yina tetap mengikuti nya. Dan akhir-akhir ini Yina tahu bahwa Gin selalu menghabiskan waktu dengan teman-teman nya. Dia bahkan sedikit kaget saat tahu pemuda itu dekat dengan dua orang anak dari keluarga besar, yaitu putri Fei dan Tuan Muda Li. Yina tidak pernah menduga bahwa Li Seng dan Fei Lan mau berteman dengan Gin. Seorang anak tanpa bakat kultivasi apapun.
Yina selalu mengikuti Gin saat dia belajar kelompok di kediaman Fei dan Lan. Tapi dia hanya mengawasi di luar kediaman. Dan kadang-kadang dia merasa iri saat melihat Gin. Dia belum pernah mengalami kehidupan sekolah di akademi seumur hidupnya. Dia merasa masa-masa sekolah itu sangat menyenangkan dan dia merasa iri dengan anak-anak dari keluarga terkenal.
Dia juga melihat Gin bertarung dengan Fei Lei, pemuda berbakat dari keluarga Lei. Yina tidak mau membantu Gin, dia ingin menggunakan Fei Lei untuk rasa dendam di hatinya. Setelah Fei Lei memukuli nya beberapa kali, dia akan membantunya.
__ADS_1
Tapi dia tidak pernah menduga bahwa Gin akan menghindari semua serangan Fei Lei. Dia berpikir Gin juga memiliki alat sihir menghindar di tubuhnya. Sampai akhirnya Fei Lei mulai serius dan berniat membunuh Gin. Dia bersiap untuk membantu, tapi Fei Lan muncul lebih dulu.
Saat Fei Lan muncul, ada sedikit rasa asam di hatinya. Dia merasa seperti orang lain merebut makanan nya. Suasana hatinya langsung berubah dalam sekejap. Yina bahkan tidak sadar bahwa dia merasakan hal itu. Tapi itu hanya berlangsung sekejap, sebelum akhirnya dia kembali mengikuti Gin.
***
Hari terakhir mereka bertiga berkunjung ke apartemen Mona. Sebenarnya Fei Lan dan Lu Seng cukup kaget saat tahu Mona tinggal di apartemen yang sama dengan Gin. Tapi mereka hanya terkejut sebentar dan kembali normal seperti biasa.
Apartemen Mona sangat sederhana. Tidak penuh dengan perabotan mewah seperti apartemen Gin. Bahkan ruangannya juga lebih kecil.
Mona memasak untuk semua orang. Dia memakai celemek dengan rambut diikat ekor kuda. Penampilan nya seperti ibu rumah tangga yang terlihat saat elegan dan menenangkan.
Sejenak, saat Mona meletakkan beberapa gelas minuman di atas meja, Gin merasakan bayangan ibunya ada pada Mona. Dia benar-benar tidak tahu kenapa dia tiba-tiba teringat oleh keberadaan ibunya di bumi. Jujur saja, penampilan ibunya mirip seperti Mona. Karena itulah Gin merasa bahwa gadis itu membawa aura yang sangat familiar untuk nya.
Belajar kelompok berakhir saat hari mulai gelap. Mereka semua kembali ke rumah mereka masing-masing. Besok adalah hari libur. Mereka akan mendapatkan liburan selama dua hari, sebelum ujian dimulai. Jadi sekarang adalah waktunya untuk belajar sendiri . Mereka harus mereview kembali apa yang mereka pelajari.
__ADS_1
Ujian bukan lah hal yang sulit untuk Fei Lan dan Mona. Mereka bisa dengan mudah lolos ujian tertulis dan ujian praktek. Tapi ujian tertulis adalah neraka untuk Li Seng. Dan ujian praktek adalah lubang untuk Gin, karena kultivasi nya masih rendah. Kedua pemuda itu harus berjuang dalam ujian kali ini agar bisa lulus.