
Setelah beberapa puluh menit Han Shou membuka matanya akan tetapi belum sepenuhnya pulih kondisi tubuhnya, akan tetapi Han Shou sudah merasa cukup untuk beraktifitas seperti biasa.
"Terimakasih Kaka Feng! Ini yang kedua kalinya Kaka menolongku dari ambang kematian." ucap Han Shou dengan spenuh rasa penghormatan.
"Han Shou tidak perlu sungkan seperti itu, kita ini keluarga jadi tidak perlu terlalu formal!" ucap Feng Syhun dengan menepuk bahu Han Shou dengan ringan.
"Tidak Kaka Feng ini adalah hutang Budi dan hutang nyawa tidak main-main menurutku!" ucap Han Shou tetap teguh dalam pendiriannya.
"Baiklah Han Shou, terserah padamu saja!" ucap Feng Syhun santai sambil kembali ke bangku penonton yang tadi dia duduki.
Ye Yue, Liuliu dan juga Han Shou mengikuti Feng Syhun dari belakang menuju bangku penonton yang mereka duduki lagi.
Sedangkan di dalam ruang medis di tenda-tenda yang di bangun sementara di tengah-tengah alun-alun kota Zamran.
Ini adalah tempat yang di dirikan oleh panitia penyelenggara dan ahli medis dari para tabib istana Kerajaan Sahoi.
Di tempat tidur sederhana terbaring orang yang memiliki setengah tubuhnya berwarna hitam bercorak kemerah darahan, pria muda itu tidak sadarkan diri tanpa sedikit luka pun di tubuhnya akan tetapi warna hitam kemerahan itu seakan melepuh pada kulitnya.
Pria itu adalah Yuan Yu pemuda yang telah memenangkan pertandingan di grup terakhir akan tetapi setelah lawan di sapu keluar arena pertarungan dengan luka yang berbagai bentuk dia pun tidak sadarkan diri di tengah-tengah arena.
Karena hanya Yuan Yu sendiri yang masih di arena pertarungan sehingga dia yang di anggap memenangkan pertarungan kelompok terakhir.
Di samping pria yang terbaring tidak sadarkan diri berdiri tabib istana Kerajaan Sahoi, dia adalah tabib senior dan paling handal di Kerajaan Sahoi.
Dan ada bawahan dari Tetua Sekte Langit Penguasa sedang bersamanya.
"Tabib Wen, kapan anak ini sadar tabib? ucap orang itu dengan nada yang sedikit sopan.
"Aku juga tidak mengerti dengan keadaan yang di alami anak muda ini!" ucap tabib Wen.
Inilah kenapa tabib Ca Wen ini di segani dan di senangi dia itu berani mengakui bahwa dia tidak bisa dan tidak mampu bila benar-benar belum menguasai dalah penyakit yang di alami si pasien.
Dia begitu jujur dan tidak takut bila ada yang berkomentar negatif dai lebih malu bila mengaku bisa tapi tidak berada di pengalamanya.
Tabib Wen lewih memilih dan menyukai menjawab Aku tidak mengerti dan aku tidak bisa, seakan tidak peduli bila ada orang yang merendahkan dan mengatakan tabib gadungan.
"Tabib Wen kenapa tidak mengerti dari kondisi keadaan ini?" ucap bawahn dari Tetua Sekte Langit Penguasa itu.
__ADS_1
"Maafkan hamba tuan bila hamba tidak mengerti maka harus seperti apa lagi, maaf ini semua karena ilmu hamba yang kurang mumpuni!." ucap tabib istana Kerajaan Sahoi.
Bawahan dari Tetua Sekte Langit Penguasa pun mendesah kecewa dan pergi begitu saja tanpa ucapan sepatah katapun.
Karena bawahan tetua Sekte Langit Penguasa pergi tabib istana Kerajaan Sahoi pun ikut pergi karena dia masih memiliki banyak urusan dengan pasien lain.
Setelah di tenda itu tidak ada orang lagi, tubuh Yuan Yu perlahan demi perlahan mengeluarkan asap hitam tipis dan warna hitam di tubuhnya ikut terangkat bersama asap tipis itu.
Akan tetapi kondisi Yuan Yu masih terbaring tidak sadarkan diri hanya tubuhnya saja yang kembali normal.
*
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Han Shou melihat siapa aja peserta yang terpilih oleh Sekte Langit Penguasa untuk di ajak ke tempat Sekte Langit Penguasa di dirikan, untuk melakukan ujian selanjutnya karena ujian selanjutnya di adakan di Sekte itu sendiri.
Mereka berempat keluar dari alun-alun kota dan lebih memilih mencari tempat untuk mengobrol dan mengiri perut.
Tidak butuh waktu lama karena posisi alun-alun kota itu tepat berada di jantung kota sehingga segala keperluan ada dan semua penjual hampir 3 kali lipat banyaknya itu karena sedang di adakanya ujian masuk Sekte Langit Penguasa.
Mereka berbondong-bondong membawa barang dagangan yang mereka punya karena di alun-alun inilah tempat orang sedang berkumpul.
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Han Shou memasuki rumah makan yang cukup mewah dan Feng Syhun memilih tempat VIP karena di hendak membahas rencana selanjutnya karena Han Shou gagal memasuki Sekte Langit Penguasa dengan cara mengikuti ujian ini.
Empat orang itu duduk dan mengitari meja yang cukup mewah dengan hidangan pembuka, sudah di siapkan karena pengguna ruang VIP memiliki hak istimewa.
Setalah beberapa saat pelayan rumah makan itu masuk dan membawa makanan yang mereka berempat pesan.
Setelah semua makanan tersaji dengan rapi dan mewah para pelayanan tersebut sedikit membungkuk badan dan berkata.
"Selamat menikmati hidangan nya tuan dan nona!"
Ucapan itu serempak di ucapkan oleh para nelayan yang tadi menyajikan makanan, setelah itu mereka semua mundur dan keluar.
"Kenapa kita makan di tempat tertutup seperti ini karena kita akan membahas rencana selanjutnya rencana awal kita sudah gagal!" ucap Feng Syhun kepada 3 orang di sekitarnya.
"Kaka Feng Syhun, maafkan aku yang tidak bisa menjalankan rencana dengan benar." ucap Han Shou dengan sedikit meratap.
"Bukan salahmu ini Han Shou, karena Yuan Yu saja yang terlalu kuat mungkin untuk sekarang aku saja harus banyak usaha untuk melawannya!" ucap Feng Syhun menjelaskan pada Han Shou.
__ADS_1
"Sudah lah Gege, kita makan dulu membahas itu nanti saja setelah makan!." ucap Ye Yue pada Feng Syhun.
"Ahh, baiklah mari kita makan terlebih dahulu!" ajal Feng Syhun setelah mendapat teguran dari Ye Yue.
Setalah itu mereka makan dengan lahap karena memang belum makan di hari siang itu.
Setalah selesai mereka di buka dengan percakapan ringan.
"Baiklah makan sudah ngobrol sudah, mari kita membahas rencana selanjutnya!" ucap Feng Syhun.
"Bagai mana kalo kita langsung saja menyerang Sekte Langit Penguasa!" ucap Ye Yue yang langsung dengan tegas.
Ye Yue ini masih belum merasakan membantai dan berperang dengan kekuatannya yang sekarang dia miliki.
"Tunggu dulu Yue'er, soal menyarang langsung memang gampang tapi kita harus melihat dulu di mana letak Sekte Langit Penguasa takutnya banyak nyawa yang tidak punya andil jadi korbannya!" ucap Feng Syhun.
"Bagaimana kalu kita menguntit Tetua Sekte Langit Penguasa pada saat menuju ke Sekte Langit Penguasa?" ucap Han Shou.
"Baiklah aku setuju dengan caramu Han Shou! Tapi bagaiman cara kita mengetahui kondisi adikmu?" ucap Feng Syhun.
"Itu urusan nanti kita fokus dulu pada satu titik" ucap Han Shou.
"Baiklah bila seperti itu mari kita bergegas! untuk menguntit Tetua Sekte Langit Penguasa." ucap Feng Syhun.
Mereka berempat keluar dari ruangan VIP dengan cepat, dan merka berniat pergi dengan tenang. Akan tetapi ada yang membuat hati Feng Syhun dan Ye Yue ingin menghajar langsung.
\=
\=
LIKE' yah.
Maaf kemaren tidak update, dan hari ini cuma 1 capter lagi kurang fokus buat novel๐๐.
Sekali lagi Author meminta maaf.๐
dan terimakasih masih setia menunggu.
__ADS_1
...