
\=
\=
Seperti biasa kompetisi pertarungan antar benua di jeda selama 3 hari untuk persiapan melanjutkan ke pertarungan individu.
Karena sedang di lakukan jeda kompetisi pertarungan antara benua, Feng Syhun dan Ye Yue lalu Liuliu dan Xi Jinping, merasa bosan di Sekte Fajar Langit Dunia.
Dia akhirnya memilih keluar dengan tiga orang terdekat nya! Dia hendak menjelajah sebagian besar benua tengah dan itu belum dia lakukan karena sudah sangat sibuk dengan permasalahan di sekitar Sekte Fajar Langit Dunia.
Karena sekarang mereka merasa sudah cukup luang memiliki waktu akhirnya merak memilih pergi ke beberapa wilayah yang ingin mereka kunjungi.
Dan salah satu kota yang cukup terkenal adalah kota teratai biru, di sana adalah kota besar di bagian timur benua tengah! Dan banyak terdapat hutan yang lebat bahkan hampir menyamai hutan mati, hutan ini dulunya tempat berdirinya sekte besar yaitu Sekte Teratai Biru!
Sekte Teratai Biru adalah sekte pertama di benua tengah yang berdiri di ratusan ribu tahun yang lalu. dan menurut orang-orang di sana banyak peninggalan benda berharga seperti teknik beladiri yang cukup kuat.
Bahkan terdapat senjata dan aterfak kuno yang terpendam di sana akan tetapi belum ada seorangpun yang menemukan itu, karena saking misterius nya orang-orang sekarang sampai malas untuk mengungkap kebenaran berita itu dari nenek moyang terdahulu.
Karena mendapat informasi ini lah Feng Syhun sangat tertarik dengan kota teratai biru ini, di tambah ada waktu jeda kompetisi pertarungan antara benua, ini adalah kesempatan yang langka menurut Feng Syhun.
Ajakan Feng Syhun sangat di respon oleh Ye Yue yang memang sedang bosan dengan suasana di Sekte Fajar Langit Dunia, akhirnya dia setuju tanpa berpikir panjang.
Sedangkan Liuliu dan Xi Jinping hanya mengikuti kemauan Feng Syhun saja! Tanpa ada yang memprotesnya.
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Xi Jinping keluar Sekte Fajar Langit Dunia dan pergi ke penginapan Pelangi untuk berpamitan dengan orang tua mereka.
Dan orang tua Ye Yue maupun Feng Syhun memberi ijin dan merak tidak bisa ikut, karena hendak merayakan kemenangan dari tim masing-masing yang mereka bawa dari benuanya.
Mereka berempat berjalan di jalan kota Zang dengan santai tanpa memikirkan sesuatu bukan karena kota Zang yang aman! Akan tetapi mereka yang tidak memiliki rasa takut akan bahaya yang mengintai.
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Xi Jinping berpakaian seperti biasa layaknya bangsawan dari benua-benua lainya! Itu karena merak memang berasal dari keluarga bangsawan.
__ADS_1
Hanya Ye Yue yang awalnya dari keluarga biasa tapi dari segi berpakaian seperti masyarakat pada umumnya! Di tambah paras Ye Yue yang sangat cantik sehingga menggunakan gaun dan hanfu sederhana pun sudah terlihat sangat baik dan berkesan.
Sampailah mereka berempat di perbatasan kota Zang bagian timur!.
"Tuan penjaga gerbang kota, bolehkah menanyakan sesuatu?" ucap Feng Syhun bertanya dua orang penjaga gerbang kota Zang.
"Boleh saja tuan! tuan hendak menanyakan apa?" jawab salah satu penjaga gerbang.
Penjaga gerbang itu tidak tau siapa empat anak muda ini, tapi dari cara berpakaian mereka sepertinya mereka adalah tuan muda dari keluarga bangsawan besar, jika bukan dari benua tengah ini maka pasti dari benua lain.
Karena untuk saat ini sedang di adakan kompetisi pertarungan antara benua, dan beberapa minggu belakang banyak sekali keluar masuk keluarga bangsawan dari berbagi benua.
"Aku ingin mengetahui, kemana arah jalan menuju kota teratai biru?" tanya Feng Syhun kepada penjaga gerbang kota Zang.
Penjaga kota Zang hampir saja tertawa dengan pertanyaan Feng Syhun barusan.
Penjaga pintu itu mengira tebakan darinya benar bahwa empat tuan muda ini dari keluarga bangsawan benua lainya, karena dia tidak tau bahwa kota teratai biru itu sebenarnya hanya desa pelosok.
"Kota teratai biru yang tuan ingin tuju bila menggunakan terbang para kultivator memakan waktu satu hari penuh, tapi bila dengan berjalan biasa bisa sampai satu minggu lamanya!" ucap penjaga satunya karena dia yang cukup tau lokasi tepatnya kota teratai biru itu.
"Cukup dekat juga ternyata lokasinya dari sini!" ucap Feng Syhun dengan polosnya.
Feng Syhun berkata dekat karena bila di tempuh olah kecepatan terbang Feng Syhun hanya beberapa menit saja sudah sampai di tempat tujuan.
Kedua penjaga gerbang itu ingin tertawa lagi mendengar ucapan Feng Syhun yang barusan, tapi dia tetap menahan rasa ingin tertawanya!.
Kenapa dia tertawa karena dalam pemikiran masing-masing dari mereka bahwa empat orang yang ada di depannya hanyalah manusia biasa tanpa kultivasi, karena tidak merasakan tingkat kultivasi mereka semua.
Tapi karena mereka terlihat seperti bangsawan yang di hormati banyak orang penjaga gerbang pun tidak berani berbuat gegabah yang dapat memancing amarah kempat tuan muda yang bertanya pada dirinya itu.
Takut-takut empat orang ini memiliki pasukan yang besar apa lagi memiliki orang kepercayaan yang begitu kuat, maka akan menjadi masalah pada nya di kemudian hari atau untuk sekarang bila berbuat begitu gegabah.
__ADS_1
Mereka berdua sudah cukup lama menjadi penjaga gerbang sudah melihat berbagi macam karakter orang-orang yang berlalu lalang ke kota Zang, apa lagi kota Zang adalah kota besar pertama di benua tengah dan sebagi kota penguasa benua tengah ini.
"Ya menang cukup dekat bila menggunakan jalur terbang bagi kultivator! Tuan cukup lurus saja mengikuti jalur antar kota ini maka akan melewati beberapa kota yang cukup besar tapi masih saja lurus, hingga menemu kota yang kecil dan di bagian timur darinya terdapat hutan lebat, itulah kota teratai biru yang tuan-tuan cari!" ucap penjaga gerbang itu menjelaskan dengan sangat rinci.
Feng Syhun mengangguk mengerti dengan ucapan dari penjaga gerbang itu, bahkan seakan penjelasan dua orang penjaga gerbang tersebut sangat jelas untuk di pahami.
Dua penjaga gerbang itu masih sangat keheranan kenap empat orang ini masih saja di sini, kenapa tidak langsung berangkat saja!.
Apa mereka menunggu orang yang akan mengantarkan menggunakan tunggangan agar lebih cepat sampai di tujuan atau tidak sampai kemalaman di jalan karena belum sampai di kota terdekat.
Sebenarnya Feng Syhun tidak langsung bergerak berangkat karena dia merasakan banyak jumlah orang yang sedang mengawasi dirinya dan yang lainya dari kejauhan.
"Liuliu, apa kau bisa merasakan lebih pasti apa banyak orang yang memantau kita dari kejauhan?" ucap Feng Syhun pada Liuliu melalui telepati sistem.
"Ya aku tau tuan! Meraka sepertinya hendak berbuat buruk dengan kita!" jawab Liuliu kepada Feng Syhun.
"Aku ingin tau, ada keperluan apa mereka mengikuti kita dan memantau dari kejauhan!" gumam Feng Syhun.
"Hemmm... Cukup menarik untuk hiburan di saat seperti ini!" lanjut gumam Feng Syhun.
\=
\=
LIKE' komentar yah.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Vote mingguan sudah keluar, semoga saja reader ku berkenan memberi vote nya dan hadiah!.
Terimakasih sebelumnya, jangan bosan untuk menunggu meskipun menunggu itu berat tapi tetap semangat yah.
__ADS_1
...