Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Tingkat Kedua Segel Pengekang Hukum Primordial Alam


__ADS_3

\=


\=


Feng Syhun kini mendarat di sebuah ruangan yang sangat putih bersih, di sana tingkat kepadatan Energi Ki sangat padat.


Di tengah-tengah ruangan ada sebuah bola batu yang seukuran kepala manusia melayang, di sana ada empat batu yang melingkar saling berhadapan satu sama lain.


Feng Syhun sangat penasaran, terhadap ruangan apa itu! Dia merasakan bahwa ruangan itu sangat pekat kepadatan Energi Ki nya di bandingkan dengan alam yang dirinya kunjungi sebelumnya.


Bahkan melebihi alam dimensi miliknya, yang kepadatan Energi Ki di sana 10 kali lipat dari alam fana sekalipun.


"Apakah ini benar di dalam pagoda yang berwarna hitam itu? Tapi yang aku rasakan sangat berbeda sekali!" keluh Feng Syhun karena masih sangat bingung dengan keadaan.


Feng Syhun penasaran dengan empat batu yang ada di hadapannya itu, lalu dia melangkah ke dekat batu itu.


Saat mendekati batu yang melayang, Feng Syhun membaca sebuah kalimat yang ada di dalam area batu yang melayang.


"Kalimat apa itu, apakah petunjuk untuk keluar dari ruangan ini?" gumam Feng Syhun bertanya pada diri sendiri.


Dia memegang pedang empat mata semakin erat, meskipun dirinya merasa hebat namun di tempat asing seperti ini Feng Syhun lebih bersikap hati-hati.


Setelah dekat Feng Syhun bisa membaca kalimat yang ada di tengah-tengah empat batu melayang itu.


"Tingkat kedua segel pengekang hukum primordial alam!"


Setelah membaca itu Feng Syhun sedikit terkejut, dia langsung mematung memikirkan sesuatu.


"Tunggu dulu, jika ini adalah segel pengekang hukum primordial alam! Berarti jika aku menghancurkan segel ini semua alam memiliki kesetaraan?"


Memikirkan saja sudah cukup bersemangat, karena alam fana alam asal dirinya akan memiliki kesetaraan dengan alam manapun termasuk alam dewa dan alam dewa sejati.


"Baiklah akan ku hancurkan ruangan ini, aku merasakan batu itu adalah kunci dari segel hukum primordial!" Feng Syhun bergumam sambil langsung mengangkat pedang empat mata miliknya lalu di arahkan ke empat batu yang ada di depannya.


Namun baru saja mengangkat pedang empat mata, Feng Syhun merasakan Energi Ki di sana memadat dan membantu cahaya pasukan berzirah.


"Sudah ku duga tidak akan semudah itu aku menghancurkan segel ini!" keluh Feng Syhun, karena sudah di serang dari dua arah oleh pasukan cahaya berzirah.


Wooss..


Wooss..


Boommm...


Feng Syhun terpental mundur beberapa langkah, dia langsung memperkuat pertahanan dirinya.

__ADS_1


"Kuat, mereka sangat kuat! Aku tidak begitu mengerti tapi ini benar-benar berbahaya!"


Feng Syhun tersenyum tipis di wajahnya yang kini sudah mulai terlihat dewasa.


"Baiklah saatnya untuk mulai serius bertarung!"


Sedangkan pasukan yang terbentuk dari cahaya yang memadat semakin banyak jumlahnya, bahkan yang tadi hanya beberapa saja kini sudah mencapai ratusan.


Bukan hanya itu saja, energi Ki yang semakin tebal membuat tekanan kuat pada Feng Syhun, andai saja di sana ada kultivator ranah dewa merah ka bawah pasti mereka sudah terkapar oleh tekanan itu.


Feng Syhun merasakan bahwa energi Ki yang tebal itu keluar dari empat batu yang melayang di tengah-tengah ruangan itu.


Dari batu yang melayang itu mengeluarkan ketebalan energi Ki yang berbeda-beda.


Baru juga merasa itu, pasukan berzirah langsung menyerang Feng Syhun dengan ganas, mereka mengayunkan pedang dan tombak cahaya ke arah Feng Syhun.


Wooss..


Wooss..


Kali ini Feng Syhun tidak menangkis lagi melainkan menghindari dengan teknik baru miliknya, yaitu gerak cepat tanpa aura keberadaan.


Gerakan Feng Syhun sangat cepat dan aura keberadaan dirinya tidak bisa di rasakan, sehingga pasukan berzirah itu tidak menyerang ke arah Feng Syhun bergerak.


"Hemmm, sudah ku duga mereka lemah dalam merasakan keberadaan musuh, juga tidak akan bergerak melawan jika tidak ada pergerakan Energi Ki dari seseorang! Sudah ku temukan kelemahan kalian!" ucap Feng Syhun.


Setelah yakin menemukan kelemahan dari pasukan berzirah dan tingkat kedua dari pagoda sembilan tingkat itu Feng Syhun terus bergerak dengan kecepatan tinggi sambil terus menebas pasukan berzirah.


Karena Feng Syhun bergerak dengan kecepatan tinggi dan menghilangkan aura keberadaan dirinya, pasukan berzirah itu tidak bisa berkutik sedikitpun.


Mereka hanya pasrah di tebas oleh Feng Syhun menggunakan pedang empat mata, lalu pasukan yang sudah mati itu menghilang menguap lalu bercampur kembali dengan energi Ki yang ada di ruangan itu.


Meskipun jumlahnya ratusan, namun gerakan Feng Syhun yang sangat cepat! Membuat itu terlihat hanya beberapa kedip mata saja.


Feng Syhun terus menebas dengan kekuatan dirinya yang tinggi, dia ingin secepatnya menyelesaikan ini.


"Kenapa setelah aku masuk ke dalam sini, aura yang memanggil seperti berada sangat tinggi yah! Sebenarnya ada apa ini?" keluh Feng Syhun sambil terus menyerang pasukan berzirah yang kini hanya sisa beberapa saja.


Slaazz..


Slaazz..


Feng Syhun terus menebas pasukan berzirah yang ada dalam jangkauan dirinya saat ini.


"Kalian yang terakhir!"

__ADS_1


Feng Syhun menuding sisa 2 dari pasukan berziarah yang ada di sana, karena Feng Syhun mengakhiri teknik gerakan cepat aura keberadaan membuat dua pasukan berzirah langsung menyergap dirinya dengan ganas.


"Aku lupa, menghentikan teknik itu!" Feng Syhun langsung menangkis serangan dari kedua pasukan berzirah sekaligus.


Trang..


Boommm..


Pedang dari dua pasukan berzirah itu langsung hancur karena berbenturan dengan pedang Empat Mata milik Feng Syhun.


Feng Syhun hanya mundur satu langkah lalu maju dengan tusukan yang sangat cepat.


Syuuts..


Pedang Feng Syhun menancap dengan sempurna di dada pasukan berzirah itu.


Slaazz..


Setelah menusuk dia mengakhiri dengan tebasan untuk memenggal pasukan berzirah yang terakhir.


"Akhirnya selesai juga perlawanan di sini! Baiklah akan ku hancurkan batu itu dan ruangan ini lalu menuju ke atas!"


Feng Syhun berjalan dengan cepat menuju ke tengah ruangan yang sedari awal ada empat batu bulat yang melayang di sana.


Feng Syhun berdiri dengan tegak di hadapan batu itu, dia memegang pedang empat mata menggunakan kedua tangan miliknya.


Feng Syhun mengalirkan Energi Ki yang sangat banyak ke dalam pedang itu, sampai tangan dirinya bergetar cukup hebat.


Slaazz..


Slaazz..


Dua kali tebasan mengenai batu yang ada di kiri kanan Feng Syhun saat ini, dia langsung mengambil nafas panjang lalu mengulanginya di kedua batu yang lain.


Setelah empat batu itu terbelah dua lalu sisa dari itu yang tadinya melayang kini langsung melebur seperti terbakar sesuatu.


"Sebenarnya apa ini, kenapa di sini tidak terjadi apa-apa?" Feng Syhun memandang ke sekeliling.


Dirinya pikir akan terjadi sebuah ledakan besar atau sesuatu lain! Namun dia tidak menyangka bahwa tidak akan terjadi apa-apa.


"Ya, sudahlah! Mungkin ini hanya batu biasa!"


Lalu dia memandang ke langit-langit ruangan itu yang terasa sangat tinggi, akhirnya dia terbang ke arah sana dengan menghunus pedang empat mata untuk menjebol ruangan itu.


\=

__ADS_1


\=


...


__ADS_2