
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Han Shou ingin keluar dari rumah makan dengan tenang akan tetapi baru saja merek melangkah keluar dari ruang VIP sudah di hadang oleh segerombolan anak muda yang dengan gaya angkuhnya membentak mereka berempat.
"Para sampah dari mana ini? Hebat juga bisa makan di ruang VIP!" ucap salah satu dari mereka.
"Sepertinya para sampah yang mengandalkan harta dan kekuatan keluarga!" salah satunya menyahuti.
Hahahahahahah....!!!
Gema tawa terdengar seantero ruangan utama rumah makan, bahkan banyak orang yang sedang makan pun ikut menengok ke arah mereka.
Ye Yue sudah seperti gunung berapi yang siap meledak wajah sudah hampir semerah laharnya karena saking marahnya menahan amarah.
Feng Syhun pun sudah semakin jengah dengan mereka, lalu dia melangkah lebih dulu untuk keluar baru juga 2 langkah sudah di tahan oleh laki-laki yang paling di muka.
"Mau kemana ku sampah?" ucap laki-laki itu dengan kaya arogannya.
"Aku mau keluar jangan halangi jalanku sebelum kau menyesal!" ancam Feng Syhun pada laki-laki itu.
"Kurang ajar!! Apa kau mengancam ku?" bentak laki-laki yang berdiri paling di muka.
"Bila iyah, memangnya kenapa?" tanya Feng Syhun.
"Kurang ajar, Semuanya hajar mereka semua sampai mampus!!" ucap laki-laki yang paling depan.
Bisa di katakan dia adalah pemimpinnya karena dia adalah tuan muda dari keluarga kepala keamana kota Zamran.
Meski dia sering membuat onar dan rusuh di pusat kota Zamran tapi dia tidak terkena jerat hukum karena ayah dan pamanya selaku kepala keamana tertinggi kota Zamran selalu membantunya.
Semua anak buahnya setelah mendengar perintah dari pemimpin mereka langsung bergerak.
Akan tetapi baru juga satu langkah hendak menyerang sudah terjatuh berlutut semua.
Aaahhhhkk..!!
Suara seperti orang tersedak terdengar bersautan dan dari merek langung mengeluarkan seteguk darah segar dari mulutnya.
Laki-laki yang berdiri paling depan langsung kaget, ada apa dengan anak buahnya.
"Ada apa dengan kalian semua?" bentak laki-laki itu.
Akan tetapi tidak ada jawaban dari mereka semua seakan mereka semua sudah di ambang pintu kematian.
Bahkan salah satu dari mereka sudah ada yang jatuh tersungkur ke lantai karena sudah tidak sadarkan diri.
__ADS_1
Laki-laki itu sudah kebingungan dan panik!!
"Apa ada master yang sangat kuat yang melindungi para sampah ini?" gumam dia dengan nada takut.
Anak buah mereka semua tertekan oleh aura yang di keluarkan oleh Feng Syhun, semenjak Feng Syhun sudah menembus Ranah Dewa Merah *6 dia bisa mengatur memfokuskan siap saja orang yang harus tertekan dengan auranya.
Feng Syhun mejau menghampiri laki-laki itu dan berdiri di hadapannya lalu berkata.
"Apa kau mengandalkan mereka semua yang cacingan?" ucap Feng Syhun dengan senyuman sinis.
"Kurangajar akan ku bunuh kau dengan tanganku sendiri!!" ucap laki-laki yang menjadi pemimpin anak muda yang menghadang jalan Feng Syhun dan yang lainya.
Belum juga laki-laki itu bergerak menyerang, Feng Syhun sudah menusuk perut di antara pusar dan dada dengan kelima jarinya yang sudah di aliri Energi Ki yang cukup tinggi.
Aaahhkkk....!!!
Teriak laki-laki itu dengan suar memilukan dan jeritan yang mengerikan.
Feng Syhun mengunci jalur keluarnya aliran Energi Ki pada tubuh laki-laki itu, sehingga orang itu tidak bedanya seperti seorang sampah yang tidak bisa apa-apa.
Feng Syhun bisa melakukan itu karena dia berada di kemampuan tabib tingkat kuno, sehingga dia bisa melihat jalur maridian di dalam tubuh sehingga bisa mengunci jalur Energi Ki yang mau keluar ke seluruh tubuh.
Laki-laki itu langsung jatuh ke lantai akan tetapi masih sadae.
Feng Syhun tidak memperdulikan omongan orang itu sama sekali dia langsung saja melangkah pergi keluar rumah makan.
Feng Syhun di ikuti Ye Yue dan Liuliu sedangkan Han Shou melangkah cepat menuju meja kasir untuk membayar pesanan yang mereka santap.
Setalah selesai membayar Han Shou langsung lari dengan cepat untuk menyusun Feng Syhun, Ye Yue dan Liuliu yang sekarang sudah semakin menjauh dari rumah makan.
orang-orang yang tadinya tidak mau ikut campur karena tahu laki-laki yang di lukai oleh Feng Syhun adalah laki-laki yang sering membuat onar di kota itu, jadi orang-orang yang sedang makan di sana tidak memperdulikan keadana mengenaskan laki-laki itu dan anak buahnya.
Karena kondisi mereka semua sangat parah! Pemilik rumah makan itu memberi perintah pada pelayan untuk memberitahu kan keluarga tuan muda yang terkapar mengenaskan di restoran.
Feng Syhun dan yang lainnya menuju ke alun-alun kembali untuk mulai mengawasi gerakan dari para Tetua Sekte Langit Penguasa untuk mulai menguntit hingga mereka tahu di mana letak Sekte Langit Penguasa sesungguhnya.
Karena sekte itu sangat tertutup meskipun sekte itu sebagai penguasa dari Benua Tengah.
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Han Shou menunggu dengan tenang si pinggiran alun-alun kota, karena persepsi Feng Syhun sangat jauh jangkauannya sehingga dia masih bisa merasakan aura dari para Tetua Sekte Langit Penguasa itu.
Di dalam tenda Yuan Yu masih tidak sadarkan diri, dan ridak lama kemudian tabib istana Kerajaan Sahoi memasuki tenda itu.
Tabib istana Kerajaan Sahoi setelah melihat tubuh dari Yuan Yu kembali normal dia sangat kaget dan langsung memeriksa kondisi Yuan Yu.
__ADS_1
Setelah memeriksa, dia lebih kaget lagi karena kondisi tubuh itu sudah normal seperti orang biasa, berbeda dengan keadaan sebelumnya yang di rasakan tabib istana Kerajaan Sahoi.
"Bagia mana mungkin bisa seperti ini?" ucap tabib istana Kerajaan Sahoi dengan desahan tidak percaya.
Setalah itu para tetua dan orang kepercayaan memasuki tenda medis itu, setelah itu mereka menanyakan pada tabib istana Kerajaan Sahoi.
"Bagaimana kondisi pemuda ini tabib Ca Wen?" ucap tetua Sekte Langit Penguasa.
"Dia sekarang kondisinya sudah normal dan baik-baik saja tuan tetua!!" ucap tabib istana Kerajaan Sahoi.
"Apa benar kenapa pemuda ini belum sadarkan diri?" ucap tetua Sekte Langit Penguasa.
"Seharusnya sebentar lagi dia sudah bangun dan pulih total!" ucap tabib istana Kerajaan Sahoi dengan kepercayaan tinggi.
Dan benar saja setelah beberapa lama pemuda itu sadar dari pingsannya.
"Uuuhhhhh.!! Kepalaku sangat sakit." ucap pemuda itu yang tidak lain adalah Yuan Yu.
Tetua itu langsung berbicara.
"Akhirnya kau bangun juga anak muda."
"Kalau aku boleh tau ini di mana yah dan apa yang terjadi denganku? dan kenapa aku bisa ada di sini seharusnya aku sedang bertarung untuk ujian masuk Sekte Langit Penguasa?" ucap Yuan Yu pada tetua Sekte Langit Penguasa.
"Anak muda kau telah menang dalam pertandingan di Kelompok terakhir! Dan kau bisa mengikuti tes selanjutnya di Sekte Langit Penguasa langsung. Kami akan segera berangkat hanya menunggu sadar!" ucap tetua Sekte Langit Penguasa.
"Aku menang? bagaimana bisa aku tidak ingat semuanya!" gumam Yuan Yu sangat kecil bakhan Tetua Sekte Langit Penguasa hampir tidak mendengar nya.
"Sudah tidak perlu banyak pikiran cepat bergegas dan ikut kami ke Sekte Langit Penguasa!" titah tetua Sekte Langit Penguasa.
"Baik tuan!" ucap Yuan Yu.
Setalah mereka beres-beres akhirnya mereka berangkat menuju tempat Sekte Langit Penguasa berada.
\=
\=
LIKE' yah.
Terimakasih buat para pembaca Noval ini, karena sudah setia menunggu update selanjutnya.🙏
...
__ADS_1