Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Bantuan Yang Tidak Berguna


__ADS_3

\=


\=


Komandan siluman yang sudah mundur jauh dari Feng Syhun dan rasa takut yang tinggi menjalari dirinya kini muncul.


Dia langsung berpikir! " dia sama mengerikannya dengan Yang mulia Genosida! Siapa dia sebenarnya?"


Komandan itu masih bergelut dengan pikirannya, karena sangat terkejut dengan aura yang di pancarkan Feng Syhun pada dirinya saat tadi mendekati untuk menyerang.


"Bagaimana bisa ada manusia yang memiliki aura, yang sangat cerah dan tidak berdasar!" gumam komandan siluman itu setelah sedikit sadar dari lamunannya dirinya.


Sambil mundur lebih jauh lagi, setelah mendarat dia dapat melihat sanggat banyak para siluman yang berdatangan ke kota Zang.


"Akhirnya mereka datang..!!" ucap komandan itu dengan rasa sedikit lebih lega.


"Hati-hati, mereka berdua sangat kuat!" ucap komandan itu pada mereka yang baru saja datang.


"Sangat kuat? Aku rasa kau saja yang sangat lemah dan tidak berguna!" jawab salah satu siluman yang berdiri paling depan.


Dia berbadan besar, dan salah satu dari komandan yang di pilih oleh Genosida untuk memimpin pasukan yang menyerang alam fana.


Dia belum bertarung sama sekali semenjak menginjakkan kakinya di benua barat, setelah memeriksa di sana tidak ada kehidupan dia langsung bergerak dengan kecepatan penuh ke arah benua tengah.


Dan akhirnya mendarat di kota Zang, namun baru datang! Sudah di peringatkan bahwa kedua manusia yang dirinya pandang rendah itu, di bilang sangat kuat! Apa tidak marah?.


Sehingga untuk mengurangi amarah dalam dirinya, dia mencemooh kawannya itu yang sangat lemah.


"Apa kau bilang, aku tidak berguna?" ucap komandan yang tadi di lawan Feng Syhun.


"Ya, kau tidak berguna, dengan manusia rendah seperti dirinya kau kalah? Bukanya itu yang di namakan tidak berguna?" ucap komandan yang baru saja datang dari benua barat sambil menunjuk ke arah muka Feng Syhun.


Wooss..!!


Slaazz..!


"Aaahhhkk..!" teriak komandan siluman yang baru saja datang.


Feng Syhun bergerak dengan cepat dan menebas tangan yang menunjuk mukanya sekaligus menebas leher siluman itu agar langsung mati seketika.


Dan komandan siluman yang baru datang kaget dengan kejadian ini.


"Kapan dia bergerak, dan aku mati tanpa perlawanan? Sial, sial!" ucap komandan siluman yang baru datang di sela-sela kesadaran dirinya yang semakin menghilang.


"Kau pantas mati, tangan kotor mu tidak pantas untuk menunjuk tepat di wajah ku!" ucap Feng Syhun sambil menuju mayat komandan siluman yang baru datang dengan pedang miliknya.

__ADS_1


Komandan siluman yang tadi bertarung dengan Feng Syhun, kini semakin mundur lebih jauh! Dia semakin bertambah ketakutan.


"Sial, aku yakin jika dia tadi hanya main-main dengan diriku?" gumam komandan siluman itu.


Dia semakin gemetar dari ujung kaki sampai ujung kepalanya, keringat dingin sudah muncul sejak tadi di tambah kejadian ini dirinya semakin ketakutan, dan semakin deras keringat yang keluar dari tubuhnya.


"Bantuan yang tidak berguna, aku yakin bantuan sebanyak apapun tidak akan berguna!!" dia berucap sambil melangkah mundur selangkah demi selangkah.


Para siluman lain juga melihat itu sedikit kaget, tapi setelah itu langsung tersenyum lebar! Mereka semua belum menyadari bahwa bahaya sedang mengintai mereka satu persatu.


Mereka berpikir, bahwa komandan dirinya sangat arogan dan merasa kuat sehingga tidak menghindar dari serangan musuh! Itulah bayaran untuk siluman yang sombong, mati!.


Mereka berpikir demikian, tidak menyadari bahwa mereka juga sedang masuk dalam fase yang di pikirkan sendiri.


"Wang Long, mereka sudah datang sendiri. Mari kita selesaikan dengan cepat!" ucap Feng Syhun setelah membunuh komandan dari siluman yang baru datang.


"Baiklah tuan, laksanakan perintah!" jawab Wang Long singkat.


Dia langsung mengeluarkan tongkat besi panjang senjata andalan dirinya dari cincin penyimpanan!.


Salah satu siluman, melihat senjata Wang Long yang terlihat sangat bagus langsung tertarik untuk merebutnya! Karena dirinya juga sama menggunakan senjata yang mirip dengan tongkat.


Setelah senjatanya sudah di keluarkan Wang Long tidak lagi menunggu, dia langsung menyerang dengan sangat ganas setiap kali serangan itu mendarat di kepala siluman pasti kepala mereka pecah berhamburan.


Baik Feng Syhun maupun Wang Long langsung menyerang siluman yang sudah berdatangan yang di sebut tadi sebagai bantuan.


Tapi setelah di potong kepalanya di tebas di bagian leher mereka langsung mati, atau mereka menghancurkan kepalanya dengan pukulan tangan kosong maupun menggunakan senjata mereka juga langsung mati.


Karena kehadiran ini, baik Feng Syhun maupun Wang Long tahu bahwa kelemahan mereka berada pada kepalanya.


Komandan yang tadi di tebas tangannya dan sudah di habisi anak buahnya, kini semakin jauh mundur dari pertempuran! Dia sekarang seperti pecundang yang tidak berguna.


"Mereka benar-benar, bantuan yang tidak berguna!" gumam dia terus menerus sambil terus mundur menjauh.


Para siluman lain tidak memperhatikan komandan itu, jika para siluman tahu dia mundur ketakutan pasti akan mencemooh dirinya habis-habisan.


Feng Syhun terus menebas kian kesan kemari setiap kali tebasan pasti ada siluman yang mati di tempat! Dia melirik ke arah komandan itu dan secara tidak sengaja tersenyum.


"Dia akan membunuh ku!" ucap komandan itu dengan kencang dan pergi dari sana dengan cepat.


"Hay, siapa yang ingin membiarkan kau lolos dari kami!" ucap Feng Syhun.


Setelah itu dia menghilang dari kerumunan siluman yang berusaha menyerang dirinya, dan muncul secara tiba-tiba di hadapan komandan pasukan siluman yang tadi lari.


Dengan pedang menghunus ke depan dengan serangan yang tiba-tiba, komandan siluman itu langsung menangkis dengan pedangnya.

__ADS_1


"Wah kau memiliki refleks dan penglihatan sangat baik, kenapa harus lari?" lanjut Feng Syhun setelah berada di depan komandan siluman itu.


Setelah menangkis serangan tiba-tiba dari Feng Syhun siluman itu menghindar ke samping sebelah kiri karena sedikit terdorong ke arah sana.


"Sial, dia mengincar aku!" ucap siluman itu lirih.


Dia tidak berharap bahwa ada manusia yang sangat mengerikan di alam fana ini, mungkin secara naluri bertarung dirinya! Manusia ini setara dengan Yang mulia Genosida di alam kegelapan.


Sayangnya manusia ini lebih banyak menahan kekuatan dirinya, saat berhadapan dengan siluman bawah seperti dirinya.


Jika tidak pasti menghancurkan alam fana ini pasti bukan perkara yang cukup sulit.


"Sudah cukup bermain-mainnya!" ucap Feng Syhun setelah memuji itu.


Lalu dia bergerak dengan sangat cepat kini muncul di belakang siluman itu, menebas siluman itu dengan tebasan tanpa suara! Dan kini riwayat siluman itu sampai di sini saja.


Berhasil membunuh komandan siluman itu, Feng Syhun melirik ke arah Wang Long yang sedang bertarung dengan cukup banyak siluman di sana.


Tanpa menunggu lama lagi dirinya langsung bergabung dengan Wang Long, dan mulai menyerang para siluman yang tersisa.


Hanya membutuhkan kurang dari satu jam Feng Syhun dan Wang Long sudah membantai habis para siluman yang berada di benua tengah, maupun siluman yang datang dari benua barat.


Mereka berdua kini memandang banyak sekali mayat siluman yang tergeletak di lingkungan kota Zang, Feng Syhun langsung menggunakan api Phoenix miliknya untuk membakar itu semua.


Dia bantu oleh Wang Long dengan semburan api merah membara milik dirinya membakar mayat itu semua, sayangnya karena kedua api itu sangat panas kota Zang juga ikut terbakar dengan hebat.


"Apa alam ini nantinya bisa di huni lagi oleh mereka tidak yah?" ucap Feng Syhun melihat api yang sangat besar membakar kota Zang.


Setelah cukup mayat itu terbakar dengan sempurna tanpa tersisa dirinya langsung mengeluarkan, kekuatan dingin dari tubuh Phoenix es miliknya.


Setelah api itu padam oleh kekuatan es dari tubuh Phoenix es miliknya kini kota Zang hanya terlihat lahan kosong yang lebar dengan warna yang menghitam karena habis terbakar dan gumpalan es yang melebar seperti lantai yang membeku.


Feng Syhun hanya bisa mendesah sedikit kecewa, karena tidak bisa menyelamatkan kota Zang atas api Phoenix miliknya. Meskipun tadinya kota Zang sudah banyak yang rusak tapi tidak separah sekarang.


Wang Long hanya diam saja dengan apa yang di lakukan oleh tuannya itu, dia tidak begitu peduli dengan kota Zang maupun kota lain. Yang dia lakukan hanyalah perintah dari Feng Syhun.


\=


\=


Terimakasih.


Jangan lupa untuk mampir ke novel baru ku yang sudah terbit.


Silahkan klik profil ku!

__ADS_1


...


__ADS_2