Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Hutan Raja Hantu


__ADS_3

\=


\=


Mereka sudah sampai di tembok yang membentang panjang sekali, tapi yang mereka lihat adalah sebuah hutan yang sangat luas! Buka kota yang mereka pikirkan.


"Untuk apa hutan di sini di lindungi oleh pembatas tembok yang sangat tinggi?" ucap Feng Syhun tidak habis pikir.


"Tapi tuan buka hanya tembok saja, ini juga di lapisi oleh aray pelindung serangan dari dalam tembok!" jawab Liuliu setelah memeriksa di depan tembok yang mereka injak itu.


"Kau benar Liuliu, ini aray yang sangat tipis keberadaannya sehingga sulit untuk di rasakan!" jawab Feng Syhun.


"Apa kita akan masuk ke dalam hutan ini Gege?" Ye Yue langsung bertanya.


"Entahlah, tapi aku yakin di dalam ini aku merasa bahaya yang tinggi!" Feng Syhun berbicara sambil memandangi hutan yang sangat luas itu.


Hutan itu sangat luas, bahkan pohon yang tumbuh di sana hampir ada yang melebihi tembok yang sangat besar yang menghalangi hutan ini dari pandangan.


"Sebaiknya kita cari kota saja, ke dalam hutan ini aku yakin tidak ada orang yang di juluki oleh mereka Raja semesta!" lanjut Feng Syhun berucap.


Akhirnya mereka langsung terbang menjauh jadi tembok besar itu dan berusaha mencari kota yang terdekat dari mereka mendarat.


*


*


*


Kini tujuh dewa-dewi keluarga dari istana kerajaan alam dewa sejati, mereka langsung keluar karena di berikan waktu oleh Raja Zius menangkap Feng Syhun dan Liuliu yang beberapa waktu lalu muncul di alam dewa sejati.


"Kaka, apa kau sudah memeriksa Hutan Raja Hantu?" ucap dewi kesederhanaan, pada dewa perkasa.


Dewa perkasa langsung menengok pada adik perempuannya itu lalu tersenyum karena tidak terpikirkan memeriksa lokasi itu.


"Belum, tapi tempat itu sangat di larang oleh leluhur! Apa kita alam memasuki itu untuk menemukan mereka?" jawab dewa perkasa.


"Ha-ha-ha, kau sangat bodoh! Kita cukup di luar saja memeriksa itu! Mana mungkin ada orang yang sanggup bertahan di sana mereka pasti akan segera mati!" jawab dewa ketawa sambil tertawa ria.


"Cukup di luar gundul mu, kita sedang mencari orang bukan untuk mengawasi orang!" bentak dewi kemarahan.


"Kenapa sih kalian jika berbicara selalu menggunakan kemarahan seperti itu, kita itu harus terlihat cantik nan manja!" ucap dewi manja dengan lenggok tubuhnya yang aduhai.


"Terlihat cantik apanya, kau hanya terlihat anak ingusan yang selalu sembunyi di ketiak Kaka dewa perkasa!" bentak sekali lagi dewi kemarahan.

__ADS_1


"Hiks, hiks, hiks, hiks! Kalian selalu saja bertengkar tidak karuan membuat aku sedih saja dan ingin menangis!" ucap dewa kesedihan dengan mata yang sudah hampir mengeluarkan air mata.


"Sedih apanya ini sangat lucu aku selalu ingin tertawa, ha-ha-ha-ha-ha!" dewa ketawa kembali berucap.


"Aku sebagai kaka pertama malau!" dia langsung menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan miliknya.


Yang diam hanya dewi kesederhanaan, dirinya merasa punya saudara yang sangat aneh! Hanya kaka kedua yang menurutnya sedikit normal.


"Sudah jangan banyak bicara, ayo kita menuju ke Hutan Raja Hantu!" ucap dewa perkasa pada mereka semua.


Setelah itu mereka bertujuh langsung terbang dengan kecepatan tinggi, hingga menempuh cukup lama perjalanan dari istana kerajaan untuk sampai ke Hutan Raja Hantu.


Sesampainya di sana, dewa keperkasaan langsung merasakan kehadiran yang sangat kuat dan dirinya langsung berhenti seketika.


"Apa kalian merasakan ini?" ucap dewa perkasa pada ke enam saudaranya.


"Ya, aku merasakan! Tapi lebih sedih yang ku rasakan!" jawab dewa kesedihan dengan menundukkan kepalanya.


"Bodoh ini adalah kegembiraan, sedihnya di mana dasar idiot! Ha-ha-ha-ha." ucap dewa ketawa.


"Ada orang lain di sekitar sini aku malu!" jawab dewa pemalu dan langsung beralih berdiri di balik punggung dewi kemarahan.


"Akan ku buat cacat muka mu biar tambah malu jika masing bersembunyi di balik punggung ku!" ucap dewi kemarahan sambil melepaskan kakaknya yang memegang bahunya.


"Cepat ke arah sana, aku sangat penasaran!" ucap dewa perkasa.


Lalu mereka bertujuh langsung berbelok arah, yang bergerak pertama adalah dewa perkasa dan di ikuti yang lainya.


*


Feng Syhun dan yang lainya, langsung menyadari bahwa ada tujuh orang yang sedang mendekati mereka.


Akhirnya Feng Syhun memilih berhenti, karena menurut dirinya siapa tahu mereka bisa di tanyai di mana kota yang cukup besar.


Setelah menunggu sebentar, tujuh dewa-dewi langsung menghampiri Feng Syhun dan yang lainya.


"Hey..! Itu bajingan yang kita cari!" ucap dewi kemarahan yang langsung bergerak begitu cepat dan berhasil beberapa meter di hadapan Feng Syhun.


"Aaah, kau lagi rupanya! Orang-orang anah." ucap Feng Syhun sambil tersenyum.


"Kamu, Raja ku ingin menemui mu sebaiknya ikut kami dengan suaka rela!" ucap dewa perkasa dengan sangat enteng.


Ye Yue, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long hanya diam di samping Feng Syhun yang berdiri tegak di udara.

__ADS_1


"Kenapa aku harus menuruti?" jawab Feng Syhun santai.


"Jika kalian tidak menurut, maka kami akan memaksa! Karena kami tidak ingin membantah perintah Yang mulia!" bentak dewi kemarahan dengan nada ancaman.


"Jika kalian mampu silahkan memaksa kami!" Feng Syhun masih berbicara tenang.


Dia sudah mengukur kekuatan ketujuh dari mereka tidak lah ada yang berada di puncak kultivasi, mereka semua berada di bawah kekuatan dari Xi Jinping dan Wang Long.


"Kurang ajar, kalian semua ingin mati di sini ternyata!" bentak dewi kemarahan yang saudah sangat marah sekarang.


Kecantikan diriku semakin menawan, karena dari mukanya yang bersemu merah terlalu begitu menantang, apa lagi di tambah pose tubuhnya memprovokasi musuh sangat menggairahkan.


"Matilah, kalian semua!" ucap dirinya setelah bergerak dengan kecepatan yang tinggi.


"Biar dia lawan ku tuan!" ucap Liuliu langsung maju menghadang laju serangan dewi kemarahan.


Baaammm..!


Dua pukulan saling beradu kecang dan menimbulkan ledakan energi yang sangat tinggi dan memecahkan udara sekitar.


Bahkan gelombang kejut di sana sangat mengerti, jika saja orang-orang di sana adalah orang biasa yang hanya memiliki kekuatan fana pastilah mereka semua sudah di kirim terbang oleh sapuan gelombang energi itu.


Setelah itu mereka pasti akan mati seketika karena organ dalam mereka yang sudah rusak parah.


"Mereka bukan orang-orang lemah, aku sangat malu!" ucap kakak laki-laki pertama dari mereka semua.


"Ya, mereka semua kuat, aku yakin akan sangat sulit memaksa mereka semua!" ucap dewi kesederhanaan setelah mengamati beberapa saat.


Setelah serangan itu dewi kemarahan sangat marah karena di pukul mundur begitu jauh, sedang Liuliu hanya terpental beberapa langkah saja.


Itu saja sudah bisa membedakan kekuatan yang sangat besar di antar mereka!.


"Aku sudah tidak tahan, aku akan memaksa mereka untuk ikut! Kapak ke murkaan." ucap dewa perkasa, dirinya sangat kesal melihat adiknya di buat begitu memalukan.


\=


\=


Bantu LIKE'👍.


Terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2