
\=
\=
Shui Liu Xiang memanggil anaknya, dia berharap anaknya memahami apa yang dia ucapkan dan perintahkan pada dirinya.
"Iya, ibu aku datang!" ucap Liu Xiaobo dengan suara mungil dan girangnya.
Sesuai dugaan Shui Liu Xiang bahwa anaknya sangat tidak normal, dari segi pertumbuhan tubuh fisik maupun pikiran dan pengetahuan.
Shui Liu Xiang memakaikan pakaian pada Liu Xiaobo, dengan ukuran untuk anak umur 10 tahu. Karena tubuh Liu Xiaobo terus membesar setiap saat.
Mereka di sana saling berbicara, dan Shui Liu Xiang mengajarkan, pengetahuan umum maupun tentang kultvasi.
Liu Xiaobo dengan cepat mengetahui itu dengan mudah, melihat anaknya yang cukup berbakat Shui Liu Xiang sangat senang! Karena anaknya dapat mengerti dengan mudah padahal bila itu normal maka dia masih bayi yang kecil.
Setelah Shui Liu Xiang mengajarkan apa yang perlu dan menurut dia cukup, akhirnya Liu Xiaobo di ajak keluar dari ruang dimensi oleh Shui Liu Xiang.
Dan di rawat di rumah kediaman dirinya di kota Cahaya, dia merawat sendiri karena tidak ingin para bawahan dirinya tahu keanehan yang di alami oleh Liu Xiaobo.
***
Alam kegelapan sebelum kehancuran, di sana sudah sangat mengerikan dari segi kekuatan maupun kultivasi! Alam kegelapan memiliki banyak kultivator kegelapan yang hebat dari ras siluman yang sudah menempati alam itu lebih dari jutaan tahun lamanya, dan di sana sudah sangat banyak dari kalangan mereka.
Dengan di penuhi kerusakan yang nyata, saling membunuh dan menumpahkan darah adalah hal biasa yang lumrah terjadi di alam kegelapan! Sehingga terbentuk lah mahluk yang liar dan di sana banyak hal perbudakan sesama.
Siapa yang kuat maka dia yang berjaya, sekarang alam kegelapan di pimpin oleh raja kehancuran yaitu Genosida siluman paling kuat saat ini, dia di juluki raja kehancuran karena setiap dia datang dan sedang tidak senang maka suatu kota akan hancur dalam beberapa kali serangan.
Tidak peduli siapa yang jadi korban dan siapa yang akan menderita kesusahan, yang dia pikirkan adalah kesenangan.
____________________
Beberapa puluh tahun lalu ada sebuah ramalan dari nenek peramal, Ketika Raja Kehancuran Genosida mendatangi nenek peramal itu dan dia di ramalkan masa depan miliknya.
Nenek itu keturunan dari ras siluman pelahap jiwa sehingga kekuatan jiwa miliknya sangatlah kuat, nenek itu sudah di kenal sebagi peramal seratus persen benar terjadi.
Di rumah tua milik sang nenek peramal.
"Nenek peramal, apa kau bisa melihat masa depanku yang akan menguasai segala alam yang tersusun di dunia kultivator ini?" ucap Genosida dengan nada sombong.
__ADS_1
Si nenek itu dengan sangat malas melihat ke arah Genosida dengan mata sayunya, dengan suara sangat berat dia berkata.
"Nak apa kau memerintah ku?" ucap nenek itu.
"Jika bukan kau maka siapa lagi?" bentak Genosida, dia sudah mulai marah.
"Baiklah, segera ulurkan tanganmu nak!" ucap nenek peramal itu.
Genosida mengulurkan tangannya karena di benar-benar ingin di ramal dan tahu apa yang akan terjadi di masa depan dan dia akan menguasai dunia kultivator ini kapan terjdi.
Nenek itu menggenggam tangan Genosida dan membalikkan beberapa kali lalu melihat garis tangan dan meridian, setelah itu dia memejamkan mata cukup lama sebari mengalirkan kekuatan jiwa untuk membaca masa depan yang akan di alami oleh Genosida itu.
Cukup lama nenek peramal itu melakukan hal yang sama sehingga membuat Genosida memunculkan amarah dalam dirinya, memang Genosida adalah tipe pemarah yang akut sehingga di juluki Raja Kehancuran karena setiap dia marah dan di sebabkan oleh apa? Maka penyebab itu langsung hancur di amuk oleh dirinya.
"Cepat, apa kau mencoba menipu ku?" ucap Genosida sudah mulai marah.
"Sebentar masih belum terlihat jelas!" ucap nenek peramal itu, dia memang belum terlihat jelas karena memang seperti ada tabir penghalang yang menyelimuti takdir itu.
Sampai saat kemudian nenek itu membuka mata dan langsung berkata.
"Nak kau tidak akan menguasai alam manapun, dan beberapa puluh tahun yang akan datang malah kau akan di kalahkan dan di segel secara sempurna bahkan kematian bisa datang kapan pun pada mu nak!" ucap nenek itu menjelaskan.
"Tidak, ramalan ku meskipun tadi sedikit terhalang tabir tapi itu pasti benar, kau akan di kalahkan oleh seorang anak Titisan lahir dari ibu yang masih perawan, dan besar dengan kekuatan yang sangat dahsyat!" ucap nenek itu menjelaskan ciri-ciri orang yang akan mengalahkan Genosida nantinya.
"Kurang ajar aku kesini untuk di ramal kapan aku menguasai dunia kultivator, bukan tentang aku kapan di kalahkan." ucap Genosida langung meledak marah.
Setelah itu dia mengamuk hebat bahkan kediaman nenek peramal saja langung hancur bersama dengan nenek itu pun langsung mati, meskipun kekuatan jiwa nenek itu tinggi tapi kultivasinya cukup rendah sehingga sangat mudah membunuhnya.
Kegegeran itu terjadi di sana, karena rumah dari nenek peramal 100%, hancur beserta nenek peramal itu mati oleh amukan Genosida.
Berita langsung menyebar luas di alam kegelapan, dan tidak ada orang yang tau ramalan itu sedikit pun, hanya Genosida sekarang yang tau ramalan itu.
______________________
Setelah puluhan tahun berlalu, Genosida menjadi penguasa alam kegelapan, dan dia selalu saja membunuh bayi laki-laki yang lahir di alam kegelapan itu sendiri.
Karen tidak ada informasi di alam mana anak yang akan mengalahkan dirinya lahir, sehingga dia mencegah dari alam kegelapan itu sendiri dan menyuruh anak buahnya untuk menembus alam lain dan membunuh anak kecil.
Imbalan dari membunuh anak kecil di alam lain adalah sebuah kehormatan, dan jabatan tinggi di pemerintahan Genosida saat ini.
__ADS_1
Sehingga cukup banyak yang tertarik, tapi menembus alam kultivator yang lain cukup sulit sehingga yang keluar hanya siluman yang cukup hebat saja.
Tapi sudah lewat puluhan tahun lamanya Genosida tidak menemukan tanda-tanda yang akan mengalahkan dirinya.
Genosida sedang duduk di singgasana miliknya bersama beberapa puluh bawahan yang sangat setia, sedang mengadakan pertemuan dan perayaan karena 20 tahun atas kekuasaan Genosida dari kekuasaan atas alam kegelapan.
Ngunggg..!!
Mendengung di kepal genosida, dia langsung bertanya.
"Kalian, apa kalian semau merasakan aura yang sangat aneh dan sangat kuat ini?" ucap Genosida pada mereka semua.
"Tidak tuan, hamba tidak merasakan apapun sedari tadi!" ucap salah satu petinggi yang ada di sana.
beberapa jawab sama dari para petinggi lainya mereka semau tidak merasakan seperti apa yang di rasakan oleh Genosida.
Setalah itu keringat dingin membasahi seluruh tubuh Genosida dengan cepat, Karen tekan yang sekarang cukup besar.
Genosida merasakan tekan itu karena dia merasakan kelahiran dari Liu Xiaobo, yang baru saja di dilahirkan oleh Shui Liu Xiang di ruang dimensi milik Shui Liu Xiang.
Setalah Liu Xiaobo di beri minum dari air seloki kecil berwarna emas itu Genosida language mengalami tekan dan mengakibatkan keringat dingin dengan sekejap.
Genosida mulai waspada, dan ingat akan ramal dari nenek peramal dulu kala.
\=
Bersambung.
\=
LIKE' dan komentar yah jangan lupa.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
Terimakasih.
...
__ADS_1