
\=
\=
Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long dengan cepat menemukan rumah penginapan di kota Cahaya, karena kota ini cukup besar dan penduduk juga banyak apa lagi pendatang dari kota lain cukup banyak sehingga penginapan di sana cukup mudah di temukan.
Karena itu adalah bisnis paling menguntungkan bagi para bangsawan yang mempunyai kekayaan yang sangat banyak.
Feng Syhun memesan empat kamar untuk menginap di sana beberapa hari, dan setelah memesan mereka langsung memilih keluar penginapan untuk mulai melihat suasana kota Cahaya dengan cepat.
Kota Cahaya ini sangatlah indah di malam hari, karena terdapat batu yang mengeluarkan cahaya di setiap sudut kota, bahkan tembok yang cukup besar yang mengelilingi kota Cahaya juga bercahaya terang bila malam hari, bila itu siang hari tembok yang mengelilingi kota hanya memancarkan cahaya redup dan mudah di pandang.
Feng Syhun berkeliling di kota itu dengan tenang dan cepat berbaur, orang-orang di sana tidak ada yang mengira dan tidak ada yang tau bahwa Feng Syhun dan yang lainya tidak biasa, karena lima anak muda itu kekuatan mereka sebenarnya lebih hebat dari Shui Liu Xiang.
Karena Feng Syhun dan yang lainnya menyembunyikan kekuatan dirinya sangat dalam, sehingga bisa berbaur dengan masyarakat umum bahkan masyarakat yang tidak berkultivasi sekalipun.
Bila saja Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu, Xi Jinping dan Wang Long menampakkan kekuatan asli mereka pasti berada di kota cahaya tidaklah aman karena selalu dapat pandang dari setiap orang yang bertemu.
***
Di hutan kematian, bagian sedikit ke timur Shui Liu Xiang sudah membuka mata setelah bermeditasi memulihkan kondisi tubuhnya cukup lama, kini hampir pulih kekuatan dirinya!.
Shui Liu Xiang langsung bangun dan memerintahkan pada kapten pasukan daratan timur yang masih tersisa, untuk segera pulang ke kota Cahaya secepatnya.
Dan untuk rekan-rekan dari pasukan daratan timur yang terbunuh di perintahkan untuk di kubur di hutan kematian saja, untuk menghemat waktu.
Dan para pengguna elemen tanah membuat lubang yang cukup besar di sana dan mengubur semua yang mati di satu lubang itu.
Setelah tugas itu selesai, mereka dengan cepat kembali ke kota Cahaya! Dan untuk segera istirahat dan memberitahukan kepada keluarga dari pasukan yang mati dalam perang tersebut.
Setelah sampai di kota Cahaya, berita kemenangan para pasukan dari daratan timur menyebar cukup cepat.
Sedangkan untuk Shui Liu Xiang langsung masuk ke dalam ruang dimensi miliknya untuk menemui anaknya dan Dewi Sutra Cahaya Intan.
Shui Liu Xiang masuk ke dalam ruang dimensi, dan di langung terkaget, karena si sana ada anak yang kecil sangat aktif sekiranya umur 3 tahun bila itu normal.
"Intan, siapa anak kecil yang sudah begitu aktif ini?" ucap Shui Liu Xiang kepada Dewi Sutra Cahaya Intan, sambil menuding pada anak yang berlarian dengan tubuh mungilnya.
"Dewi, dia adalah anak Dewi! Tuan Liu Xiaobo." ucap Dewi Sutra Cahaya Intan.
__ADS_1
Jedaaarrr...!!!
Seperti suara guntur menggelegar di kepala Shui Liu Xiang, bagaimana dia bisa percaya bahwa anak yang sedang berlarian itu adalah anaknya.
Karena dia baru saja meninggalkan ruang dimensi itu dan kenapa anaknya sudah sangat aktif dan berlarian kian kesana kemari.
"Intan, bagaimana bisa terjadi?" ucap Shui Liu Xiang masih tidak percaya dengan penglihatan dirinya.
"Hamba, tidak tau Dewi tapi itu yang terjadi!" jawab Dewi Sutra Cahaya Intan itu dengan pasti.
"Coba ceritakan apa yang terjadi di sini selam aku keluar Intan!" ucap Shui Liu Xiang memerintahkan kepada Dewi Sutra Cahaya Intan.
Dewi Sutra Cahaya Intan menjelaskan, bahwa setelah tuan Liu Xiaobo di berikan minuman dalam seloki yang di berikan oleh orang tua yang muncul kala itu dan Dewi Cahaya keluar dari ruang dimensi ini.
Dengan sangat cepat pertumbuhan Liu Xiaobo sangat cepat dan kini hampir setara dengan orang umur 3 tahun.
Shui Liu Xiang sangat kaget dengan penuturan itu karena itu sangat tidak wajar dan tidak normal sama sekali, lalu dengan tidak sengaja Shui Liu Xiang memegang Liu Xiaobo untuk menghentikan anak itu karena selalu berlarian.
"Liu, berhenti nak!" ucap Shui Liu Xiang.
Dia memegang tangan anak itu, dan seketika terkejut kembali, malah saking terkejutnya di melepaskan kembali Liu Xiaobo dari genggaman tangannya.
"Tidak tuan!" ucap Dewi Sutra Cahaya Intan.
Dewi Sutra Cahaya Intan tidak bisa merasakan itu karena Energi Ki murni dalam tubuh atau dalam benda harus di rasakan dengan sentuhan, bukan hanya dengan aura saja! Sedangkan Dewi Sutra Cahaya Intan tidak pernah menyentuh Liu Xiaobo sama sekali dalam beberapa jama ini dia saking takutnya karena anak itu tumbuh tidak normal.
Sehingga dia tidka berani berbuat yang tidak-tidak takut salah dengan apa yang telah dia perbuat, sedangkan tuanya Shui Liu Xiang sudah memberikan tugas untuk menjaga anaknya terhadap dirinya itu.
Karena takut bila terjadi sesuatu yang sekiranya membuat dirinya sulit lebih baik dia hanya menjaga tanpa melakukan apapun, itulah pemikiran dia setelah melihat pertumbuhan yang tidak wajar.
Shui Liu Xiang, masih melihat dengan polos kepada anaknya, dan bergumam sendiri.
"Anak yang tidak normal!" gumam Shui Liu Xiang.
Dia melihat anaknya yang tidak normal sama sekali, dan bergumam tidka normal karena dia juga baru melihat yang seperti ini.
Tidak berpamitan terhadap Dewi Sutra Cahaya Intan, Shui Liu Xiang langung keluar dari ruang dimensi itu begitu saja! Dia keluar begitu saja karena akan mengambil pakaian untuk anaknya yang sudah besar dengan tidak wajar.
Shui Liu Xiang kembali kekediaman dirinya di kota Cahaya dan bertemu dengan para bawahan di sana, dan terhadap bawahan itu Shui Liu Xiang meminta pakaian laki-laki dari ukuran untuk umur 5 tahun ke atas hinga ukuran dewasa.
__ADS_1
Para bawahan itu hanya mengiyakan dan segera pergi untuk mencari semua pakaian yang di minta tuanya itu.
Dalam benaknya para pelayan dia bertanya, "Apa yang tuan Shui Liu Xiang inginkan sehingga meminta pakaian pria dengan ukuran bervariasi, ini sungguh membingungkan!" itulah yang ada di benak para bawah Shui Liu Xiang.
Akan tetapi mereka tetap melakukan itu dengan giat dan baik, karena dia tau tuanya selalu sangat teliti dalam hal apapun sehingga mereka tidak ingin kenal marah oleh tuanya.
Dengan cepat para pelayan dari kediaman Shui Liu Xiang mengumpulkan semua yang di minta tuanya, dan segera mendatangi dan menyerahkan apa yang di mint oleh Shui Liu Xiang.
"Ini tuan, apa yang tuan minta sudah ada semua di dalam sini!" ucap salah satu pelayan itu.
Pelayanan itu menyerahkan kotak yang cukup besar, karena pakaian yang di minta cukup banyak.
"Baik, Terimakasih sudah membantu!" ucap Shui Liu Xiang, dengan singkat.
Tanpa menunggu lama dia langsung pergi lagi dari sana dan menuju kamar dirinya, dari kamar miliknya dia masuk ke ruang dimensi kembali.
Baru juga meninggalkan anaknya dan Dewi Sutra Cahaya Intan beberapa menit saja, anak itu sudah kembali berbeda dan itu mirip dengan apa yang di pikiran oleh Shui Liu Xiang.
"Hemm, apa yang telah aku pikirkan ternyata benar! Anak ku memang tidak normal seperti orang pada umumnya!" gumam Shui Liu Xiang.
"Untung saja aku menyediakan pakaian dengan berbagai varian ukuran, bila tidak akan merepotkan nantinya!" ucap Shui Liu Xiang.
"Nak kemarin lah, mendekat ke ibu!" ucap Shui Liu Xiang setelah memanggil Liu Xiaobo.
Dia memanggil demikian karena ingin mengetahui bila anaknya normal dalam hal pemahaman, jangan sampai tubuh cepat membesar tapi pengetahuan tetap seperti anak kecil.
\=
Bersambung.
\=
LIKE' dan komentar yah jangan lupa.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
Terimakasih.
__ADS_1
...