
\=
\=
Feng Syhun masih menggambar miniatur di dalam benaknya dan di saluran pada sistem, dia ingin langsung menggunakan pekerja dari sistem agar lebih cepat jadi untuk kota kedua yang akan dia dirikan sekarang.
Karena kota ini memiliki danau, hutan, bahkan pegunungan di sana dan tanah yang tidak begitu rata sempurna dan sedikit menanjak atau menurun, makanya Feng Syhun cukup lama menggambar miniatur kota ke dua itu.
Meskipun lama akhirnya selesai juga miniatur yang Feng Syhun bayangan, setelah itu dia mulai memilih gedung dan rumah yang akan dia gunakan nanti.
Bahkan dia melihat-lihat sebuah istana yang sangat besar dan hanya memiliki satu lantai saja, itu mirip istana kekaisaran Qing benua barat di alam fana.
Bahkan yang Feng Syhun lihat sepertinya istana itu lebih besar, dengan tembok istana yang menjulang tinggi hingga 15 meter.
Dengan dekorasi halaman tengah sangat besar seperti untuk upacara perkumpulan para tentara, dan bangunan utama yang sangat besar dan megah dengan bagian atap genteng yang terlihat kokoh.
Di bagian belakang istana tempat pelatihan pasukan lengkap semua dengan alat latihan tersedia.
Setelah melihat harga istana kaisar itu, Feng Syhun cukup kaget karena harga satu istana lebih dari satu miliar poin kekayaan.
Akhirnya dia mengurungkan dulu niat membeli istana itu, dan lebih memilih yang lainya seperti bangunan megah untuk penginapan dan rumah makan.
Karena Feng Syhun berniat membangun kota dengan konsep wisata, agar nantinya kota ini akan menjadi daya tarik orang-orang yang menghuninya atau orang di kota sekitar agar mau berlibur di kota ini nantinya.
Sementara di waktu yang sama Feng Syhun membangun kota, di ruang dimensi lain juga ada seseorang yang sangat sibuk dengan urusannya.
***
Di waktu yang sama di ruang penyegelan Genosida.
Altar batu yang mempunyai batu hitam bulat di atasnya bergetar dengan hebat pada saat ini, dari batu itu keluar hawa kegelapan yang pekat.
Sehingga warna batu yang sudah hitam kini semakin hitam dan efek menenggelamkan bila ada orang yang memandang itu.
"Ha, ha, ha, ha...!!"
Sura nafas yang sangat terengah-engah keluar dari dalam batu bulat hitam itu!.
"Segel sialan..!" ucap suara yang tadi terdengar nafas yang sangat berat.
Suara dan nafas berat itu milik Genosida, dia berusaha melepaskan diri dari segel suci yang di berikan Liu Xiaobo kepada dirinya.
"Padahal aku sudah menggunakan teknik terlarang, meskipun dantian kunci terakhir tidak pas tapi seharusnya bisa di buka dengan bantuan teknik terlarang ini!" ucap Genosida sangat marah.
Genosida sangat marah karena sudah melakukan banyak usaha! Bahkan dia lakukan berbagai cara, meskipun dantian terakhir tidak begitu sempurna tapi Genosida yakin akan bisa membuka meskipun dia akan sedikit cacat di kebangkitan kembalinya tapi dia tidak peduli.
Karena dia sudah merasakan bahwa di alam kegelapan sedang mengalami gejolak tinggi, dengan adanya gejolak Energi Ki hitam itu dia bisa menyembuhkan sedikit demi sedikit luka cacatnya.
Tapi setelah melakukan banyak usah segel suci ini tidak terbuka sama sekali, ini membuat Genosida sangat marah.
__ADS_1
"Baiklah ini cara terakhir, aku akan mengorbankan kekuatan setengah dari diriku saat ini!" gumam Genosida.
Gumamnya itu hilang, barulah terdengar geraman yang mengerikan dari dalam batu bulat hitam itu.
Sampai beberapa lama telah berlalu dan dorongan dari dalam batu terus bertambah kuat akhirnya bunyi retakan sangat kencang terjadi di ruangan itu.
Kreekk..
Kreekk..
Kreekk..
Batu bulat hitam itu mengalami keretakan halus di beberapa bagian, Genosida yang merasakan itu sangatlah senang.
"Ha-ha-ha-ha-ha..!! Akhirnya pengorbanan kekuatan ku tidak sia-sia!" ucap suara Genosida menggelegar terdengar sangat senang.
Genosida sangat senang karena segel suci yang mengurung selama ratusan ribu tahun akhirnya retak, setelah retakan itu terdengar Genosida semakin semangat saja.
Tapi meskipun sudah mengalami keretakan halus di beberapa bagian, batu itu tidak akan mudah pecah begitu saja.
***
Feng Syhun sudah memilih banyak sekali bangun besar untuk membuat penginapan dan rumah makan, juga sudah memilih banyak rumah yang cukup besar untuk penghuni nantinya.
Karena poin kekayaan miliknya seakan berkurangnya hanya sedikit akhirnya Feng Syhun memutuskan untuk membeli istana kaisar yang tadi sudah dia lihat sebelumnya.
Dengan senyum mengambil di wajahnya Feng Syhun menengok pada Liuliu.
"Baik tuan!" ucap Liuliu dengan singkat.
Dia bergerak terbang ke arah pulau yang ada di tengah danau itu sendirian, karena Feng Syhun sedang memberikan perintah pada Xi Jinping dan Wang Long untuk meratakan tanah yang sudah di berikan titik penanda oleh Feng Syhun pada peta kota yang akan di bangun.
Feng Syhun memberikan perintah itu karena tanah yang akan di berikan bangunan itu bagian datarnya kurang besar, masih ada yang sedikit tinggi dan sedikit rendah.
Wang Long dan Xi Jinping mengerjakan itu semua dengan cepat karena kekuatan mereka cukup kuat hanya dengan sapuan menggunakan tekan Energi Ki semua tanah yang di tunjukkan titiknya sudah rata dan siap di berikan bangunan.
Feng Syhun mengeluarkan satu persatu bangunan yang dia inginkan yang sudah dia rencanakan sebelumnya, kini sudah banyak bangunan yang berdiri di beberapa bagian.
Karena menurut Feng Syhun sudah cukup akhirnya dia mengajak Xi Jinping dan Wang Long ke tempat di mana Liuliu berada yaitu pulau yang sudah mereka dirikan istana oleh Liuliu.
Sesampainya di tengah pulau itu Liuliu sudah meletakkan istana di pulau yang bagian datar, dan memang ukurannya sangat pas hanya memiliki lebihan sedikit saja.
"Liuliu, apa semua sudah beres?" ucap Feng Syhun setelah sampai pada hadapan Liuliu yang kini sedang berdiri di gerbang istana itu.
"Sudah tuan kita tinggal meletakkan tambah saja, itu tuan yang akan melakukan!" jawab Liuliu.
"Sudahlah itu urusan nanti yang penting untuk sekarang keluarkan 1000 pekerja yang sudah kamu beli dari sistem, untuk di kota ini mereka bekerja 20 jam!" perintah Feng Syhun.
Karena kota kedua ini masih amburadul dan baru di bangun beberapa jam saja, Feng Syhun ingin mempekerjakan pekerja dari sistem lebih lama agar kota ini jadinya tidak berbeda jauh dengan kota yang pertama.
__ADS_1
"Baik tuan!"
Liuliu mengeluarkan para pekerja itu di bagian luar danau, dan siap untuk bekerja! Karena bahan bangunan sudah di beli dan di keluarkan sedari tadi oleh Feng Syhun dan Liuliu.
Cukup satu perintah dari Liuliu semua pekerja itu sudah mulai bekerja dengan giat.
Feng Syhun membeli beberapa yang kurang dari istana kaisar yang sudah di bangun. seperti bangunan peristirahatan untuk pasukan, bangun kantin untuk pasukan maupun pekerja nantinya.
Bahkan Feng Syhun langsung membeli kapal penggerak dengan batu kristal ki tingkat rendah yang di sediakan sistem.
Memang kapal itu cukup baru, biasanya sebuah kapal itu di gerakkan dengan menggunakan dayung maupun layar tapi yang ada di sistem bisa bergerak dengan menggunakan batu kristal ki tingkat rendah.
Feng Syhun sekaligus membeli dua nantinya yang satu untuk keluarga bangsawan dan satunya lagi untuk masyarakat umum apabila hendak berkunjung ke istana kaisar untuk mengurus sesuatu.
Sedangkan untuk kapal-kapal kecil Feng Syhun membeli lima itu untuk patroli para penjaga keamanan istana Kekaisaran nantinya.
Semua sudah di siapkan dan yakin bisa mereka tinggalkan, akhirnya Feng Syhun, Liuliu dan Xi Jinping memilih untuk kembali ke rumah yang sekarang di tinggali oleh Ye Yue.
Sedangkan Wang Long di tugaskan untuk mengawasi para pekerja di dua bagian sekaligus yaitu di kota pertama dan kota ke dua.
Wang Long menyetujui itu.
Feng Syhun, Liuliu dan Xi Jinping langsung pergi setelah semua sudah kondusif dan yakin setelah mereka kembali, dua kota itu sudah siap di huni semua.
Sampainya di rumah pertama yang Feng Syhun bangun di alam dimensinya, Ye Yue kaget karena sekarang Feng Syhun tidak berhari-hari di sana namun cukup sebentar.
"Gege kenap begitu cepat sudah kembali?" tanya Ye Yue penasaran.
"Yue'er, itu semua karena sudah beres pekerjaan kita?" jawab Feng Syhun.
"Apa kotanya sudah jadi?"
"Belum sih! Tapi sudah ada pekerja yang mengerjakan itu semua!"
"Ohh, begitu!" jawab Ye Yue setelah mengerti.
\=
\=
LIKE'. 👍
Maaf untuk beberapa capter ini tidak ada pertempuran karena di ceritakan mereka sedang sibuk persiapan.
Tapi setelah mereka kembali ke alam fana untuk berniat menjemput orang-orang di sana akan timbul masalah, meskipun tidak besar.
Terimakasih untuk para pembaca yang sudah membaca novel ini sampai di capter ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
__ADS_1
...