Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Delegasi Benua Utara


__ADS_3

"Ibu, ayah Yue'er sudah pulang...!" ucap Ye Yue.


Dari lama rumah keluar peria paruh baya yang terlihat jelas jejak-jejak ketampanan nya waktu masih muda, dan di dampingi wanita paruh baya tapi masih terlihat sangat cantik meski ada beberapa sedikit kerutan di wajahnya.


Merek adalah orang tua Ye Yue, ayah Ye Yue adalah Ye Wan dan ibunya Xiang Yun. Mereka adalah tokoh pemuka di desa Xiangrikui ini karna kake buyut dari ibu Ye Yue adalah pendirinya.


Merka hidup di desa ini dengan damai, meskipun dalah hal harta mereka cukup kekurangan. Tapi hidup damai itu tujuannya.


Itu semua sebelum kejadian teror penculikan anak gadis dan perang saudara di kekaisaran. Setelah insiden itu semua kehidupan di desa itu sungguh memperihatinkan.


Karena para penduduk sudah terbiasa hidup dengan sederhana, warga di desa Xiangrikui tidaklah mengeluh akan nasibnya itu.


"Yue'er kenap kamu kembali begitu cepat nak?" ucap Xiang Yun pada anaknya, sebenarnya dia sudah sangat rindu pada anaknya. Tapi demi keselamatan anak gadis nya, Xiang Yun menahan itu semua.


"Ibu sudah tidak perlu kuatir akan hal itu!. Aku pulang bersama Syhun Gege" ucap Ye Yue, meyakinkan ibunya.


Ibu Ye Yue melihat Feng Syhun sedikit terpan dan kagum, meski ayah Ye Yue dulu sangat tampan tapi bila di sandingkan denganya sangat jauh perbedaannya.


"Dia siap nak?" kini yang bertanya Ye Wan, ayah Ye Yue.


"Dia kekasihku ayah!" ucapnya tanpa beban.


Feng Syhun yang mendengar itu hanya diam dan seraya menampilkan senyuman canggung, sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.


Ye Wan dan Xiang Yun yang mendengar itu dari putrinya langsung, ada perasaan senang di hati mereka.


Akhirnya sebentar lagi akan mempunyai menantu, pikir merek dalam benaknya.


Yang bikin mereka terkejut adalah, kekasih yang di bawa anaknya bukan hanya memiliki paras tampan tapi juga memiliki kekuatan yang besar.


"Aahhh,,!! Kenapa masih di luar ayo Yue'er bawa kekasihmu masuk ke dalam rumah,!"ucap Ye Wan pada anaknya.


"Baik ayah" ucap Ye Yue, lalu mengajak Feng Syhun. Memasuki rumah yang sederhana dan cukup besar.


Mereka bertiga memasuki ruang tamu, sedangkan Xiang Yun pergi ke dapur untuk menyiapkan teh. Mereka bertiga duduk di ruang tamu yang tidak terlalu besar tapi bersih dan terawat.


Di ruangan itu terdapat lukisan bunga matahari yang cukup besar dan sangat indah hampir nyata jika di lihat sekilas.


Setelah ketiganya duduk Ye Wan, langsung menanyakan karna penasaran terhadap anaknya.


"Yue'er ceritakan kepada ayah,! kenapa kamu pulang secepat ini bahkan kamu belum pergi selama seminggu lamanya?" ucpa Ye Wan, karna dia cemas terhadap kepulangan anaknya.

__ADS_1


"Ayah, sebenarnya Yue'er tidak akan pulang secepat ini bila tidak di ajak Gege Syhun," ucapnya lesu berharap ayahnya mengerti.


Baru memulai obrolan sebentar Xiang Yun sudah datang menghampiri dengan membawa teh, terdapat 4 cawan dan 1 seloki di nampan yang di bawa.


Setelah sampai di meja ruang tamu, Xiang Yun langsung menuang teh ke dalam cawan. Agar bisa langsung di nikmati.


Dan dia duduk bersebelahan dengan suaminya, Xiang Yun juga sangat penasaran kenap anaknya pulang terlalu cepat.


Lalu Ye Yue menjelaskan kepulangannya dengan cepat karna ajakan Feng Syhun, mereka ber dua hendak mencari informasi ke kota kekaisaran benua utara. Karna benua utara melakukan pergerakan delegasi ke benua barat.


Yang di takutkan mereka nantinya ada bentrokan pasukan sementara, atau bahkan perang berkepanjangan.


Ye Wan dan Xiang Yun yang mendengar itu dari anaknya menghela nafas berat terutama Ye Wan, karna dia yang lebih tau kondisi kekaisaran sekarang.


Karna Ye Wan adalah salah satu orang yang terpandang di desa itu, sehingga informasi yang di dapat lebih luas. Bukan hanya berita-berita yang tersebar oleh masyarakat luas yang dia ketahui.


Ye Wan yang memiliki anak gadis di bawah numur 17 tahun, oleh sebab itulah dia sangat nekat menyuruh anaknya pergi sementara dari benua utara ini. Meski tidak tau bahaya apa yang akan menerpa anaknya bila berada di benua lain. Mungkin itu lebih baik ketimbang harus menetap di sini karna bahayanya lebih pasti.


Karna benua utara sedang dalam kondisi sangat keritis, Meski rakyat terancam dan banyak yang menjadi korban seakan pihak berwenang tutup mata. Atas insiden yang terjadi di berbagai wilayahnya.


"Maaf,! Paman Wan. Aku hendak bertanya" ucap Feng Syhun,


Ye Yue yang mendengar itu malah tersipu. Sedangkan Feng Syhun hanya diam, lalu menganggukan kepalanya kecil.


"Baik a-ayah, aku mau menanyakan. Kondisi keadaan sekarang, di benua utara apa yang sedang terjadi?." ucap Feng Syhun.


"Apa itu semua perlu kau ketahui nak?" jawab Ye Wan, yang balik bertanya apa alasan Feng Syhun ingin mengetahui kondisi benua utara sekarang.


"Mengenai itu yah!!. Sebenarnya aku di beri tugas oleh ayahku, untuk memantau benua utara ini. Karena benua utara mengirim delegasi ke benua barat." ucap Feng Syhun, memberi alasan lalu melanjutkan ucapannya.


"Ayahku itu. Salah satu orang yang bertanggung jawab atas keamanan kota perbatasan benua barat, Antara benua tengah dan utara."


"Jadi demikian yang terjadi, akan ayah ceritakan apa yang ayah tau." ucap Ye Wan.


Ye Wan menjelaskan apa yang dia tau semuanya pada Feng Syhun. Dari perebutan kekuasaan, penculikan anak gadis sampai pada ekonomi daerah yang tertinggal.


"Baiklah ayah dan ibu, aku datang ke sini juga hendak meminta izin akan membawa Yue'er dalam penyelidikan kasus ini. Ayah dan ibu tenang saja Yue'er sudah semakin kuat sekarang, jadi tidak perlu kuatir akan keselamatannya. Juga akan aku jaga sebaik mungkin" ucap Feng Syhun memberi penjelasan tujuan kedatangan kemari.


"Kami jadi semakin tenang jika Syhun'er akan menjaga dan melindungi Yue'er," ucap Ye Wan, dan Xiang Yun mengangguk kecil menyetujuinya.


"Menurut Yue'er ayah dan ibu sebelum Yue'er pergi dari sini banyak mengeluarkan harta simpanan kalian. karena keadaan seperti ini maka terimalah ini" ucpa Feng Syhun sekalian meletakan cincin penyimpanan di atas meja.

__ADS_1


"Aahhhh...!! tidak perlu nak, itu kami keluarkan karena tidak mau terjadi sesuatu pada Yue'er." Ye Yue langsung menolak pemberian dari Feng Syhun.


"Tidak mengapa terima saja, anggap ini sebagai pemberian kecil dariku karna kalian orang tua Yue'er.!!" ucap Feng Syhun seraya senyum tipis.


Karena di desak akhirnya orang tua Ye Yue menerima pemberian dari Feng Syhun.


"Baiklah ibu aku dan Yue'er akan langsung berangkat, orang tuaku menunggu kabar dariku secepatnya." setelah berucap Feng Syhun berdiri lalu memberikan hormat pada Ye Wan dan Xiang Yun.


Ye Yue berdiri dan menghampiri orang tuanya lalu memeluk mereka bergantian, setelah memeluk ibunya Ye Yue berkata.


"Ibu tidak perlu kuatir tentang keselamatan ku, karena aku bersama Gege" ucapnya sedikit berbisik.


Mereka berdua langsung pergi dari rumah Ye Yue dan melesat terbang ke arah kota kekaisaran benua utara.


Setelah merek berdua pergi! Ye Wan mengambil cincin penyimpanan yang di berikan Feng Syhun, dan mengalirkan energi Ki persepsinya ke cincin itu,


Deeg...!!!


"It-itu..?"


Ye Wan kaget di buatnya.


"Yun'er coba kamu periksa cincin ini!. Apa aku salah merasakan.?" ucap Ye Wan ke istrinya, sambil memberikan cincin di tanganya ke Xiang Yun.


Xiang Yun menerima dan memeriksa nya, dan ekspresi Xiang Yun lebih kaget dari Ye Wan tadi.


"Apa benar yang di dalam cincin ini nyata?. Siapa sebenarnya Syhun'er itu." ucapnya penasaran. .


\=\=\=


LIKE' yah


\=\=\=


Terimakasih buat para pembaca Noval ini.


Tunggu update selanjutnya.😉


Tinggalkan saran dan kritik di komentar,


...

__ADS_1


__ADS_2