Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Sifat Arogan Lu Weng


__ADS_3

\=


\=


Kedatangan Lu Weng ke kediaman nya dan melihat Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Xi Jinping membuat dia lupa tujuan utama dia pulang dengan terburu-buru.


Setelah melihat Feng Syhun dan yang lainya, yang menurut dia sudah di kepung oleh orang-orang dari kediaman keluarga Lu dan orang-orang yang menggunakan topeng berbagai bentuk wajah hewan.


Lu Weng berfikir bahwa orang-orang yang menggunakan topeng adalah orang-orang suruhan ayahnya yang di bayar untuk menangkap Feng Syhun dan yang lainya.


"Ayah hebat bisa menyewa pembunuh bayaran, yang sangat banyak dan begitu kuat!" ucap Lu Weng mencoba memuji ayahnya.


"Aku kemarin-kemarin hanya menyewa pembunuh kelas teri, pembunuh yang tidak berguna!" lanjut Lu Weng berucap.


Sebenarnya Lu We Yan ingin menghentikan ucapan anaknya tapi Feng Syhun berucap terlebih dahulu.


"Apa kau yeng menyewa kelompok Gagak Hitam untuk membunuh ku?" ucap Feng Syhun.


"Ha-ha-ha-ha benar tapi sayang kemarin kau lolos, tapi sekarang jangan harap kau bisa lolos lagi di sini!" ucap Lu Weng dengan nada sombong dan muka sedikit di angkat.


Feng Syhun hanya mengangguk mengerti dengan keadaan, setelah itu di bertanya lagi.


"Apa tujuan kau mau membunuh ku?" ucap Feng Syhun.


Feng Syhun masih penasaran apa tujuan Lu Weng berniat membunuhnya, dan dia juga masih belum bisa berfikir kenap hanya Ye Yue yang tidak menjadi target.


"Karena kau tidak pantas berada di samping Ye Yue, cepat berlutut dan berikan Ye Yue pada ku dan kau bunuh diri lah! Agar badanmu tetap utuh tidak hancur oleh orang-orang ku!" ucap Lu Weng dengan sangat sombong.


Feng Syhun kini tahu apa tujuan Lu Weng ingin membunuh dirinya dan menyisakan Ye Yue seorang, berarti dia mengincar Ye Yue agar menjadi kekasihnya.


Feng Syhun menoleh ke arah Ye Yue, dan Ye Yue terlihat begitu marah setelah mendengar ucapan Lu Weng.


"Gege Syhun, bunuh saja manusia tidak berguna itu!" ucap Ye Yue kepada Feng Syhun.


"Sudahlah nona, kau itu begitu hebat kenapa juga mau dengan sampah sepertinya! Ikut lah denganku maka kau akan kaya dan hidup mewah!" ucap Lu Weng.


"Apa ku bilang?" bentak Ye Yue saking marahnya dia mendengar Feng Syhun di sebut sampah dan dirinya di suruh meninggalkan Feng Syhun.


Feng Syhun juga sedikit terpancing amarah dalam dirinya, dia memandang ke arah kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia, karena sudah cukup marah oleh ucapan Lu Weng itu.


"Bereskan dendam di antara kalian, terserah kau mau melakukan seperti apa!" ucap Feng Syhun pada salah satu anggota kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia yang memiliki dendam.


"Terimakasih, tuan Feng Syhun!" ucap salah satu anggota kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia.


Dia di pasrahkan oleh Feng Syhun seperti itu seakan-akan dia mendapatkan hadiah yang begitu besar dari tuannya, karena itu adalah impiannya sejak dulu dan karena dendam ini lah dia masuk ke Sekte Fajar Langit Dunia, tapi belajar dan berlatih meningkatkan kultivasi sangat berat dan susah.

__ADS_1


Tapi setelah mendapatkan kekuatan yang di berikan oleh Feng Syhun dia mulai berlatih giat kembali. Bahkan dia sekarang sudah mempunyai Ranah kultivasi Roh Dunia tingkat rendah.


Feng Syhun setelah berkata seperti itu pada orang-orang kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia, dia minggir dan membawa Ye Yue yang sudah mulai marah dengan Lu Weng itu! Liuliu dan Xi Jinping mengikuti Feng Syhun dari belakang.


"Hey, mau kemana kau bocah tengink?" ucap Lu Weng dengan membentak dan dia hendak mengejar Feng Syhun yang berjalan dan membawa Ye Yue ke belakang.


Baru saja beberapa langkah Lu Weng bergerak dari arah orang-orang kelompok bayangan Sekte Fajar Langit maju satu orang dengan gerakan sangat cepat.


Wosss..!!


Baammm..!!


Boommm..!!


Cengkraman salah satu anggota kelompok bayangan Sekte Fajar Langit menggenggam muka dari Lu Weng dan di hantaman pada lantai halaman depan kediaman keluarga Lu.


Uhukk uhukk..!!


Suara batuk dan muntah darah dari Lu Weng, karena kepala dan leher itu membentur tanah terlebih dahulu.


"Hendak pergi kemana Lu Weng?" ucap salah seorang kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia.


Dia berbicara cukup lirih, hanya Lu Weng yang bisa mendengar itu pun bila Lu Weng masih sadarkan diri.


Kini sudah seperti ini mau memohon-mohon pun tidak ada gunanya maka dari itu dia bertekad menggunakan kekerasan.


"Semuanya, bertempur dengan sekuat tenaga!" ucap Lu We Yan dengan lantang terhadap pasukan miliknya.


"Baik kepala keluarga!" ucap hampir semua orang yang memiliki hubungan keluarga dengan keluarga Lu.


Akan tetapi orang yang bekerja hanya karena uang dan menjadi pasukan keamanan keluarga Lu kini mundur jauh-jauh ke belakang.


"Dasar orang-orang tidak berguna! Awas saja bila urusan ini selesai nantinya." ucap Lu We Yan terhadap orang-orang yang tidak mau bertarung bersamanya.


Dia hendak memberi pukulan untuk membebaskan anaknya dari kekangan salah seorang anggota kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia, tapi belum juga melancarkan pukulan ganas.


Dia sudah di serang dengan deras dari depan oleh salah seseorang kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia.


Woosss..!!


"Lawan mu adalah aku!" ucap salah seorang lainya dari kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia.


Dia mengarahkan pukulan yang cukup kuat dari pukulan yang dia miliki.


Dia bergerak dengan sangat cepat dan hampir tidak menimbulkan suara, akan tetapi kepala keluarga Lu We Yan bisa mengikuti pergerakan itu dengan sempurna.

__ADS_1


Dan memblokir serangan itu dia blokir pukulan andalan yang paling dia kuasai.


Boommm...!!


Dua pukulan kuat bertemu di sana!.


"Ha-ha-ha-ha,, bagus kau lumayan kuat juga ternyata! Tidak begitu mengecewakan menyandang kepala keluarga!" ucap seseorang dari kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia.


Dia sengaja hanya menggunakan kekuatan pukulannya hanya setengah dari keseluruhan Energi Ki yang dia miliki, karena ingin melihat dan mengukur seberapa kuat kemampuan dari kepala keluarga Lu We Yan itu.


"Hanya pukulan lemah kau sebut kuat! Ini baru pukulan kematian ku!" ucap Lu We Yan dengan sangat garang.


Dia berucap demikian karena memang pukulan yang tadi hanya sebuah pemblokiran pukulan lawan yang menurutnya hanya sedikit cukup kuat.


Dia mengalihkan Energi Ki pada kedua tangan dan tangan itu sedikit membesar karena hendak mengeluarkan jurus yang dia andalkan dan harapkan akan membunuh orang yang tadi menyerang dirinya.


Dia mengalihkan Energi Ki yang dia miliki hampir semuanya, karena dia berencana ingin membunuh orang itu seketika.


"Pukulan darah seribu maut!" ucap Lu We Yan sebelum melancarkan pukulan itu.


Wosss..!!


Tekanan yang kuat dan gumpalan udara seperti menggelinding ke arah salah seorang dari kelompok bayangan Sekte Fajar Langit Dunia, orang itu dengan sigap memasang kuda-kuda.


Dan mengalirkan semua Energi Ki yang dia keseluruhan tubuh membentuk perisai pada tubuhnya.


Boommm...!!


Ledakan besar terjadi lagi, akan tetapi ledakan kali ini begitu besar karena beradunya kekuatan besar yang saling bentrok.


\=


Bersambung.


\=


LIKE' dan komentar yah.


Terimakasih buat para pembaca novel ini.


Tunggu terus update selanjutnya.


Terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2