Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Jalan Tanpa Halangan Di Hutan Mati


__ADS_3

Feng Syhun masih mematung tak percaya dengan kekuatan yang dia miliki sangatlah mengerikan.


[Tuan telah membunuh kultivator Ranah Penyempurnaan Inti Ki Tingkat Tinggi mendapatkan 800 ribu Poin Kekayaan dan 1,6 Poin Ki]


Feng Syhun tidak menghiraukan pemberitahuan Sistem yang menggema di kepalanya dia hanya fokus memikirkan kekuatan yang di miliki sekarang sangatlah besar dia harus bisa mengontrol lebih teliti dan berhati-hati dalam bertindak.


Dari sekitaran posko penyewaan jasa pengawalan di hutan mati, orang-orang yang ada di sana tidak berani ikut campur dalam hal masalah antara kultivator bebas dan pengguna jasa.


Bila ada orang yang hendak menyebrang ke Benua Tengah maupun ke Benua Barat, dan sudah di hampiri oleh salah satu kultivator bebas yang ada di sana mereka tidak berani ikut campur lagi.


Apa lagi orang-orang di sana sangat mendengar dengan jelas, pembicaraan antar kelompok Feng Syhun dan kultivator bebas.


Orang-orang itu juga heran dengan temanya yang mengatakan harus menggunakan jasa mereka sedangkan aturan di posko itu jelas tidak harus menggunakan jasa mereka bila seseorang hendak menyebrang ke Benua Lain akan tetapi resiko yang berbahaya di tanggung sendiri.


Itulah aturan sesungguhnya, dan orang yang mati oleh Feng Syhun barusan hanya mengada-ada saja aturan macam itu yang dia sebutkan.


"Shou masalah orang ini sudah beres! Mari kita periksa dulu posko ini bila ada kesalahan kita tindak lanjuti di Kekaisaran Han." ucap Feng Syhun pada Han Shou.


"Baik Kaka Feng!" ucap Han Shou.


Merek berempat berjalan melewati beberapa orang yang biasa membeli jasa dan orang itu tidak berbicara atau menghalangi jalan Feng Syhun dan yang lainya, mereka melihat keganasan Feng Syhun saja sudah gemetar sebenarnya.


Feng Syhun, Han Shou, Ye Yue dan Liuliu memasuki posko itu.


"Kami dari Kekaisaran Han ingin memeriksa posko ini dengan wewenang kami!" ucap Han Shou dengan tegas dan berwibawa.


Han Shou menunjukan plakat pengenal sebagi Putra Mahkota Han Shou yang di keluarkan dari cincin penyimpanan nya.


Semua orang yang ada di sekitar posko itu kaget bukan main terlebih ketua dari posko itu sendiri lebih kaget, setelah Han Shou memperkenalkan diri sebagai Putra Mahkota.


"Maafkan kami Putra Mahkota Han Shou! yang tidak mengenali anda." ucap ketua posko, dia menangkupkan tangannya memberi hormat.


"Tolong jelaskan apa kata-kata orang yang barusan terbunuh itu benar adanya?" ucap Han Shou dengan tenang.


"Tidak benar sama sekali tuan! Itu adalah murni kebohongan dia." ucap ketua posko.


"Seharusnya jika itu kebohongan kau sebagai ketua di sini seharusnya mencegah aksi dari dia tadi! Tapi kenapa kau malah seakan mendukung?" ucap Han Shou.


"Itu tuan, itu hanya..!!" ucap ketua posko itu bingung mau menjelaskan seperti apa, dan kata-kata nya ter putus karena Feng Syhun bersuara.


"Sudahlah, bicara saja yang jujur!"

__ADS_1


Feng Syhun melihat dan bergaya bicara sangat datar.


"Baiklah tuan akan aku jelaskan!" ucap ketua posko itu.


Lalu dia menjelaskan kenapa dia sangat memaksa karena dia semenjak 3 bulan belum mendapatkan misi tingkat S jadi dia sangat berharap mendapatkan untung besar.


Bahwa sebelum nya tidak pernah kejadian seperti ini, dan ini kali pertama terjadi.


Sebenarnya bukan kali pertama hanya saja kasus ini yang pertama kali ketua posko jumpai dan alami.


Lalu Feng Syhun menjelaskan bahwa proses pengawalan harus di perbaiki porosnya biar hal serupa tidak terjadi lagi.


Lalu Feng Syhun memberi usul semua orang yang ingin menyeberang antar Benua, harus melalui posko dan siap yang akan mengawal di pilih oleh posko itu sendiri sehingga pendapatan mereka seimbang.


Setelah menjelaskan dan memberi saran akhirnya mereka berempat keluar dari posko itu dan berjalan memasuki hutan mati dengan santai.


Ketua kelompok dan beberapa petinggi sudah hampir copot jantungnya takut-takut di hukum berat oleh Kekaisaran Han. Tapi setelah mereka hanya memberi saran, masukan ketua posko itu membuang nafas begitu leganya.


Lalu mereka mengadakan rapat untuk memperbaiki cara pembagian misi di posko itu.


*


Setelah merek memasuki hutan mati cukup jauh Feng Syhun berucap.


"Yue'er turunkan kultivasi mu ke tahap Ranah Roh Dunia Tingkat Tinggi!" ucap Feng Syhun seperti bisikan pada Ye Yue karena mereka jalan berduaan dan Feng Syhun mendekatkan mulutnya di telinga Ye Yue.


"Baik Gege!" jawab Ye Yue singkat.


Tidak lama setelah itu aura yang terasa sangat kuat muncul pada tubuh Feng Syhun dan Ye Yue, ini yang merasakan Han Shou.


Han Shou sangat kaget tapi dia tidak berani bertanya, dan aura dari merek berdua lebih kuat dari ayahnya Han Chen meski kultivasi sama.


"Ternyata benar apa yang di katakan ayah ternyata Kaka Feng Syhun benar menakutkan dan tak bisa aku percaya." gumam Han Shou.


Feng Syhun dan Ye Yue menurunkan tingkat kultivasinya sampai ke Ranah Roh Dunia Tingkat Tinggi, karena biar santai di hutan mati tidak ada gangguan hewan buas yang berkeliaran.


Setelah cukup lama mereka berjalan santai kini Feng Syhun mulai melompat satu pohon ke pohon lainya dan di ikuti oleh Ye Yue dan Liuliu sedangkan untuk Han Shou tertinggal tapi tidak terlalu jauh.


Sampai aliran nafas dan aliran Energi Ki pada tubuh Han Shou menjadi berantakan dan teman-teman di depannya masih santai saja seperti tidak terjadi sesuatu.


"Apa kau kelelahan Han Shou?" ucap Feng Syhun menengok kebelakang dan melihat nafas dan aliran darah maupun aliran Energi Ki dia sangat kacau.

__ADS_1


Feng Syhun bisa mengetahui itu semua karena dia tabib tingkat kuno jadi sesuatu yang kecil seperti itu dia bisa langsung mengerti.


"Semuanya harap berhenti kita istirahat di sini!" ucap Feng Syhun.


Lalu Feng Syhun memberi obat Pemulih Tingkat Tinggi pada Han Shou untuk di konsumsi dan bermeditasi.


Setelah kurang dari 30 menit mata Han Shou terbuka dan dia sudah sang segar kekuatannya kembali terisi penuh.


"Gege Syhun, kapan kita bergerak lagi ini sudah sangat lama beristirahat?" ucap Ye Yue.


"Sebentar lagi menunggu Han Shou kembali segar." jawab Feng Syhun.


"Apa istirahat ini belum cukup Han Shou?" ucap Feng Syhun pada Han Shou agar mulai bergerak menuju Benua Tengah.


Akhirnya mereka berempat pun melesat terbang dengan kecepatan maksimal yang Han Shou miliki saat ini.


Sambil berjalan merek mengobrol ringan untuk menghilangkan rasa jenuh saja.


Mereka melewati hutan mati hanya di tempuh kurang dari 2 jam saja, dan kini hutan mati bagian pinggiran dari perbatasan dengan Benua Tengah sudah terlihat dengan jelas.


Feng Syhun, Ye Yue, Liuliu dan Han Shou mendarat di hutan bagian luar di Benua Tengah dan mereka berempat hendak melanjutkan dengan berjalan santai lagi.


_______________


Maaf yah, buat para pembaca tidak tau kenapa hari ini Novel Toon review capter lama banget udah 4 jam tapi ga berhasil-berhasil.


Jadi maaf sekali lagi kalo telat update🙏


_____________


\=


\=


LIKE' yah.


Tunggu terus update selanjutnya.


Terimakasih.


...

__ADS_1


__ADS_2