
\=
\=
Setelah cukup lama dia berada dalam ketidak sadaran diri, akhirnya Feng Syhun, terbangun dari tidurnya! Yang saat ini dirinya rasakan adalah ketenangan.
Kekuatan dirinya saat ini terasa sungguh melimpah, pendengaran dan penglihatan semakin tajam perasaan dirinya ke semua alam kultivator langsung meningkat pesat.
Yang tadinya dia hanya merasakan aura yang samar dan harus memfokuskan terlebih dahulu untuk melihat baru Feng Syhun bisa merasakan dengan jelas.
Akan tetapi sekarang dia sangat gamblang merasakan itu semua, Empat alam dari susunan dunia kultivator seperti berada di genggaman Feng Syhun saat ini.
Sosok yang bercahaya kini mulai keluar kembali dari tubuh Feng Syhun, lalu dia langsung berucap.
"Nak kau sekarang sudah menjadi kultivator abadi! Gunakan kekuatan itu untuk melindungi segenap alam di dunia kultivator ini!" ucap sosok itu dengan wibawa yang tinggi.
Feng Syhun cukup terkejut, karena dia sekarang sudah menjadi kultivator abadi! Bahkan dirinya memikirkan saja tidak berani apalagi sampai memiliki mimpi dan menjadi kenyataan.
"Sebenarnya siapa anda?" ucap Feng Syhun karena sudah begitu penasaran.
Feng Syhun penasaran karena sosok itu begitu samar, aura kuat selalu menyelimuti dirinya saat berbicara dengan Feng Syhun! Namun jika tidak berbicara aura itu langsung menghilang entah kemana.
"Jangan tanyakan hal yang tidak penting kepada ku! Sekarang waktunya aku untuk pergi."
"Tunggu dulu, ada berapa orang yang sudah berhasil menjadi kultivator abadi?" Feng Syhun ingin mengetahui hal itu.
"Selamat ratusan ribu tahun, hanya kau yang baru memasuki kultivator abadi di zaman ini!" ucap sosok bercahaya itu.
Setelah berkata demikian sosok bercahaya dan bersayap sangat besar itu langsung menghilang begitu saja! Kini tingkat sembilan puncak keabadian menjadi normal kembali.
Di sana hanya terlihat kumpulan dari alam yang Feng Syhun rasakan.
Pedang Empat Mata keluar begitu saja dari prasasti itu, seketika prasasti batu itu langsung pecah berkeping-keping.
Pedang Empat Mata yang keluar dengan sendirinya, langsung melayang! Yang tadinya berwarna seperti pedang biasa, kini berwarna emas! Pegangan pedang di ujungnya membentuk kepala naga.
*
*
*
__________________________________
Di dalam alam dimensi sistem milik Feng Syhun.
Labu hitam langsung pecah berantakan, saat prasasti batu yang ada cekungan untuk pedagang empat mata itu pecah.
Aura berwarna hitam itu langsung menguap ke dalam udara di alam dimensi.
__ADS_1
Feng Syhun dan Liuliu langsung merasakan ada sesuatu yang menghilang dari alam dimensi sistem.
____________________________________
*
Liuliu yang masih memandang ke arah pagoda sembilan tingkat, yang kini bertambah mengeluarkan aura cukup pekat! Tatapan Liuliu mulai serius.
Saat aura Feng Syhun mulai normal kembali, Liuliu menghubungi Feng Syhun dengan cepat.
"Tuan Feng Syhun, apa anda baik-baik saja?" ucap Liuliu dengan cukup khawatir.
"Tenanglah Liu, aku baik-baik saja! Apa kau merasakan ada sesuatu yang menghilang dari alam dimensi sistem?" ucap Feng Syhun ingin memastikan perasaannya.
"Huuff..!"
Karena langsung terhubung Liuliu langsung membuang nafas lega.
Feng Syhun bertanya demikian ingin memastikan, padahal tidak perlu memastikan juga Feng Syhun benar-benar sangat merasakan itu, setelah menjadi kultivator abadi dia merasakan apapun yang bergerak, mempunyai aura Energi Ki, bernafas semuanya menjadi lebih sensitif.
Bahkan Feng Syhun bisa sedikit mendengar percakapan semua orang yang menempati alam fana, alam raja, alam dewa, bahkan alam dewa sejati juga Feng Syhun sedikit merasakan.
Cakupan itu benar-benar sangat luas, hanya saja Feng Syhun belum begitu mengerti dan menyadarinya.
"Benar tuan, tapi sedikit samar! Entah itu apa?" jawab Liuliu.
Mendengar itu Liuliu langsung bersemangat karena saking senangnya, dia langsung memeluk Ye Yue yang ada tepat di sampingnya.
"Nona Yue, tuan akan segera keluar!" ucap Liuliu dengan antusias.
"Benarkah, syukurlah! Kita kembali berkumpul." ucap Ye Yue menanggapi ucapan Liuliu barusan.
Biksu tua itu menghampiri Liuliu dan yang lain, dia sedikit penasaran karena menurut sejarah setelah pagoda sembilan tingkat mengalami perubahan maka tugas dirinya selesai.
"Nona, maaf! Kapan tuan anda akan keluar dari pagoda sembilan tingkat?"
Biksu tua itu sangat ingin mengetahui, karena tanggung jawab dirinya sudah usai! Tapi karena tempat ini begitu banyak kenangan biksu tua itu ingin meminta izin terhadap Feng Syhun untuk tetap tinggal di kuil langit kuno ini.
"Entahlah, tapi menurut tuan Feng sendiri beliau akan segera keluar dengan cepat!" jawab Liuliu.
"Baiklah, kami siap menunggu sampai kapanpun!" ucap biksu tua dengan hormat.
Setelah melihat kejadian itu, akhirnya biksu tua itu paham! Bahwa Feng Syhun dan pengikutnya adalah orang yang benar-benar di janjikan akan datang.
Dia langsung mundur beberapa langkah lalu duduk kembali di lantai arena sekitar pagoda sembilan tingkat.
Sedangkan Liuliu kembali mengobrol dengan Ye Yue, apa yang terjadi dengan Feng Syhun! Namun Liuliu banyak menjawab tidak begitu tahu.
Saat mereka semua sedang mengobrol, ada sebersit cahaya sang samar! Setelah beberapa saat muncul Feng Syhun di sana.
__ADS_1
Ye Yue dan Liuliu yang melihat pertama kali sangat terkejut, karena Feng Syhun muncul tiba-tiba di hadapan mereka berdua.
"Gege Syhun, apa benar ini kamu?" ucap Ye Yue cukup histeris.
Setelah memastikan aura itu beneran Feng Syhun, Ye Yue langsung memeluk dengan sangat erat.
"Gege, akhirnya kamu baik-baik saja! Di sini aku sangat menghawatirkan mu!" ucap Ye Yue sedikit menangis karena bahagia.
"Tenanglah Yue'er, aku akan tetap baik! Meskipun bahaya melanda mendatangi ku!" ucap Feng Syhun sangat percaya diri setelah menjadi kultivator abadi.
"Tuan, akhirnya anda selamat!" ucap Liuliu.
"Tuan Feng, kami tahu bahwa anda akan selalu baik-baik saja!" Wang Long ikut membuka suaranya.
Xi Jinping hanya diam, karena semau ungkapan yang baik sudah di wakilkan mereka bertiga.
"Ha-ha-ha, baiklah aku cukup senang! Kalian menghawatirkan keadaan ku selalu!" ucap Feng Syhun sambil tertawa riang.
Dari belakang, biksu tua menghampiri Feng Syhun lalu berlutut dengan segera.
"Maafkan kami lancang, tuan Feng!" ucapnya sedikit bergetar.
Entah mengapa melihat Feng Syhun yang sekarang sepertinya melihat raja dari semua raja! Wibawanya begitu terlihat aura yang di pancarkan begitu hangat dan menyenangkan.
Membuat semua orang yang melihatnya, seperti tidak berani menentang perintah dari Feng Syhun.
Feng Syhun cukup heran, karena sikap mereka langsung berubah! Sedangkan dirinya tidak mengalami banyak perubahan hanya yang di rasakan Feng Syhun saat ini kekuatan besar dan begitu murni bersemayam di tubuhnya.
"Ada apa tuan biksu?" ucap Feng Syhun seperti biasa.
"Maafkan hamba tuan Feng, jangan panggil hamba seperti itu! Karena merasa tidak pantas." ucap biksu tua itu sedikit ketakutan.
"Aahh, tak mengapa! Anda lebih tua dari kami, sehingga sewajarnya kami menghormati yang lebih tua!" ucap Feng Syhun menjelaskan.
Biksu tua itu langsung tersentuh, lalu tersenyum gembira!.
"Baiklah, itu terserah tuan! Namun hamba ingin meminta izin, agar kami tetap tinggal di kuil langit kuno ini bersama anggota keluarga kami semua!"
Biksu tua itu berbicara sambil berlutut lebih dalam, bahwa bernada seperti memohon.
"Bangunlah tuan biksu! Ini rumah kalian maka kalian berhak tinggal di sini, kenapa harus meminta izin kepada ku?" ucap Feng Syhun cukup bingung.
Setelah berucap Feng Syhun menengok ke pada Liuliu dan Ye Yue, seperti hendak menanyakan sesuatu! Karena setelah dia keluar kenapa tiba-tiba berubah seperti ini.
\=
\=
...
__ADS_1