
Han Shou dan Han Shen yang baru pertama kalinya melihat bentuk tubuh dari siluman langsung terbengong dan bergetar tubuhnya karena rasa takut yang tinggi.
"Apa ini benar-benar wujud asli dari Patriak Sekte Langit Penguasa dan tetua Sekte Langit Penguasa?" ucap Han Shen masih belum bisa mempercayai penglihatan nya.
"Apa semua tetua di Sekte Langit Penguasa ini semuanya siluman?" tanya Han Shou pada Feng Syhun.
"Bukan hanya mereka bertiga yang berasal dari alam kegelapan!" ucap Liuliu yang memang berada tidak jauh dari Han Shou dan Han Shen.
"Kalian berdua keluar lah dulu situasi saat ini sangat berbahaya untuk nyawa kalian berdua!" lanjut Liuliu berucap memberi saran.
"Baiklah Kaka mami memilih menurut ucapanmu!" jawab Han Shou.
"Cepat Shen ikuti Kaka kita tidak bisa di sini terlalu lama!" ajak Han Shou kepada adiknya.
Han Shen masih saja terbengong dari lamunanya dia tersentak sadar karena ucapan kakanya dan sambil di tarik lengannya oleh Han Shou.
"Kita akan keman ka?" ucap Han Shen.
"Mencari tempat yang lebih aman, harusnya pertanyaan itu akau yang mengutarakan! karena kau kan yang lebih familiar di Sekte Langit Penguasa ini!" ucap Han Shou.
"Baiklah ka cepat ikuti aku!" ucap Han Shen.
Lalu mereka berdua pun keluar dari ruang bawah tanah anah dan menuju tempat yang menurut Han Shen aman.
Kini di ruang bawah tanah itu hanya ada Feng Syhun, Ye Yue dan Liuliu merka bertiga menatap ketiga siluman itu dengan pandangan yang siap membunuh mereka semua.
Ye Yue dan Feng Syhun mendengar percakapan antara Liuliu dan Han Shou, Feng Syhun tidak memotong omongan mereka karena dia sangat setuju dengan usul dari Liuliu bila mereka tetap di sini maka ruang bertarung mereka akan semakin sempit karena harus melindungi Han Shou maupun Han Shen.
Ketiga siluman yang merupakan jelmaan dari Patriak Sekte Langit Penguasa dan kedua tetua Sekte Langit Penguasa itu menyadari kedua marga Han hendak keluar dari ruang bawah tanah itu makanya dia melancarkan serangan untuk menyerang mereka berdua.
Buummm...!!
Suara ledakan benturan pukulan dan Energi Ki milik siluman tetua pertama dan Feng Syhun.
Pukulan itu di hadang oleh Feng Syhun, serangan siluman tetua pertama hendak menerjang kedua marga Han.
Ya yang menyerang adalah siluman tetua pertama itu di lihat dari sifat dia yang cepat marah dan tidak sabaran yang membuat dia bergerak dengan sembrono, tapi itu semua karena di tunjang dengan kekuatan dia yang memang benar-benar kuat.
__ADS_1
"Hay-hay jangan ganggu mereka untuk keluar lawan kalian adalah kami!" ucap Feng Syhun kepada ketiga siluman itu.
Siluman tetua pertama masih terpental kebelakang meskipun dia sudah merubah wujud aslinya dan kekuatan dia juga hampir 3 kali lipat dari bentuk manusia.
"Bagaimana mungkin? Mustahil aku masih kalah dengan bajingan kecil seperti dia!" ucap tetua pertama.
"Pertanda buruk, bila seperti ini terus kita bertiga akan terbunuh sebelum menyelesaikan tugas yang di berikan tuan!" gamam Patriak Sekte Langit Penguasa.
Dia sangat menyadari perbedaan kekuatan tetua pertama dan Feng Syhun sangat jauh berbeda! Dia berspekulasi bila dia yang melawan tetua pertama saja harus membutuhkan waktu cukup lama untuk bisa memukul mundur.
Sedangkan ini hanya satu pukulan biasa bisa menahan dan memukul balik mundur.
"Gege bagaimana bila kita berbagi satu-satu untuk melawan mereka!" ucap Ye Yue meminta pendapat dari Feng Syhun.
"Ha-ha-ha boleh juga saranmu Yue'er! Baiklah kita berbagi satu sama lain." ucap Feng Syhun.
"Liuliu kamu lawan Patriak Sekte Langit Penguasa,!" ucap Feng Syhun.
"Aku akan mengambil yang agresif dan kamu sisanya Yue'er! lanjut Feng Syhun.
"Baik Gege." ucap Ye Yue.
Mereka berdua mengucap itu secara serentak setelah ucapan Feng Syhun selesai.
"Hahahaha kalian cari mati melawan kami satu persatu." bentak siluman tetua pertama Sekte Langit Penguasa.
"Bila itu yang kau pikirkan mari kita coba!" jawab Feng Syhun, ucapan itu sekan memancing amarah tetua pertama Sekte Langit Penguasa.
"Bangsat kalian akan mampus di tempat ini!" bentak tetua pertama Sekte Langit Penguasa.
Setelah itu dia mengambil senjatanya yang berada di cincin penyimpanan, senjata itu tombak trisula yang memiliki mata tombak tiga cabang dengan mata pisau di tengah lebih besar ketimbang di pinggir bagian kanan maupun kirinya.
"Aku sudah sangat lama mungkin hampir ribuan tahun lamanya tidak lagi menggunakan senjata tombak trisula ini lagi! Kau adalah korban pertama di alam ini yang akan mati di ujung tombak ku ha-ha-ha!!" ucap siluman tetua pertama.
Feng Syhun juga mengeluarkan pedang yang sudah lama tidak dia gunakan yaitu Pedang merah Inti Api!
Karena sudah tidak bisa membendung amarah lagi siluman tetua pertama Sekte Langit Penguasa menerjang lebih dulu dia melakukan gerakan menusuk yang sangat cepat tapi itu hal yang mudah Feng Syhun hadapi.
__ADS_1
Feng Syhun menyambut tusukan tombak itu dengan tebasan ke samping kiri.
Trangg..
Suara dentangan dari benturan antar senjata terdengar nyaring di telinga masing-masing, bunga api memercik cukup besar dan seketika membuat kilatan cahaya di ruangan yang minim cahaya itu.
"Bangsat hebat juga kau bisa memblokir serangan ku dengan tangkisan dari pedang mu itu!" ucap tetua pertama Sekte Langit Penguasa.
"Hah hanya seperti itu kau bilang sudah hebat cetek sekali kemampuan kau siluman durjana!" ucap Feng Syhun dengan senyum meremehkan.
"Benar-benar cari mati kau bangsat manusia rendahan!!" bentak tetua Sekte Langit Penguasa.
Dia menyerang Feng Syhun dengan kekuatan penuhnya dan jurus-jurus terhebatnya, bahkan sampai membabi buta karena serangan yang dia lancarkan selalu di kacaukan geraknya oleh Feng Syhun.
Di sisi lain juga sudah mulai pertarungan sengit antara Liuliu melawan Patriak Sekte Langit Penguasa dan Ye Yue melawan tetua kedua Sekte Langit Penguasa.
Patriak Sekte Langit Penguasa sangat terdesak oleh Liuliu padahal Liuliu tidak menggunakan senjata sama sekali hanya melambaikan tangan dengan lembut tanpa menyerang lebih dulu hanya membendung serangan dari Patriak Sekte Langit Penguasa.
Sedangkan di area lain Ye Yue yang menggunakan pedang Cahaya Emas melawan tetua kedua Sekte Langit Penguasa yang menggunakan senjata tombak mata satu, kini pertarungan mereka seimbang karena setelah tetua kedua Sekte Langit Penguasa berubah ke bentuk tubuh silumanya dia memiliki 3 kali lipat kekuatan dari sebelumya.
Maka dari itu dia tidak berbeda jauh tingkat kultivasinya dengan Ye Yue meskipun Ye Yue lebih tinggi sedikit tingkat kultivasi nya akan tetapi dia kurang berpengalaman dalam hal bertarung dengan musuh yang setara.
Sedangkan tetua kedua Sekte Langit Penguasa sudah banyak pengalaman bertarung karena dia sudah hidup lebih dari puluhan ribu tahun lamanya.
Dia antara Ye Yue dan tetua kedua Sekte Langit Penguasa tidak ada yang terdesak akan tetapi pertarungan itu begitu sengit dan mendebarkan jantung bila pertarungan itu di adakan di arana pertandingan dan di tonton banyak orang.
Karena sesuatu yang menarik gadis cantik melawan mahluk raksasa yang besarnya lebih dari dua kali lipat manusia biasa dan bentuk dari siluman tetua kedua lebih seram karena bentuk kepalanya lebih besar dari yang lainya.
\=
\=
LIKE' yah.
Terimakasih.
...
__ADS_1