Absolut Sistem Pemandu Kultivasi

Absolut Sistem Pemandu Kultivasi
Kembali Ke Alam Fana


__ADS_3

\=


\=


Genosida Raja Kehancuran mengajak pasukan elit miliknya yang hanya tersisa tujuh ekor itu untuk membumi hanguskan alam kultivator benua langit.


Yang pertama menjadi incaran Genosida adalah daratan timur, karena dia berpikir bahwa orang-orang hebat yang tadi melawan dirinya hingga tertekan seperti tadi adalah orang-orang yang berasal dari daratan timur.


Tidak membutuhkan waktu lama Genosida dan bawahnya sampai di kotak cahaya, tanpa basa-basi lagi para bawahan dan dirinya langsung menyerang tanpa peringatan.


Dalam sekejap mata banyak bangunan yang ambruk tersapu oleh serangan mereka semua, bahkan nyawa para warga biasa maupun kultivator rendah tercebut dengan mudah di barengi dengan hancurnya tubuh mereka karena tekanan serangan para siluman yang begitu kuat.


Hampir semua orang yang mati tidak berbentuk utuh, tubuh mereka ada yang meledak ada yang terkutung-kutung di semua bagian tubuhnya.


Kota itu langsung ramai oleh jerit tangis ketakutan dari para warga kota Cahaya, ledakan demi ledakan bersautan serangan mematikan di mana-mana.


Di setiap serangan satu siluman bawahan Genosida nyawa melayang ratusan, semua para kultivator maupun orang biasa, itu semua adalah pembantaian yang sungguh mengerikan.


Para pasukan daratan timur yang menghadang mereka di buat musnah semua. Hanya membutuhkan beberapa belas menit saja! Kini kota Cahaya yang dulunya indah dan nyaman untuk di huni, menjadi porak poranda bahkan kota hampir seperti tanah kosong deng di tambah pusing-puing bangunan yang hancur lebur.


Genosida hanya tertawa-tawa sepanjang dia menghancurkan apa saja yang dia lewati. Julukan Dewa Kehancuran di sematkan pada dirinya sangatlah tepat karena bisa di lihat dari cara dirinya menyerang.


Setiap kali ayunan Gada Penghancur miliknya, puluhan bangunan langsung lebur di buatnya termasuk orang-orang yang terkena dampak serangan itu.


Hanya dalam hitungan menit kota Cahaya hancur total, bahkan kini merak mencari kota-kota besar lainya di daratan timur.


Genosida hanya menyerang kota-kota besar saja di karenakan menyerang kota kecil atau bisa di bilang desa tidak memiliki semangat, itu di sebabkan di sana tidak ada kultivator hebat.


Setelah meyakinkan dengan persepsinya bahwa para kultivator sudah 90% musnah oleh dirinya dan bawahannya, Genosida berucap pada mereka.


"Cukup! Mari kita menuju kota lain yang akan kita musnahkan!" ucap Genosida dengan seringai tajam.


Genosida bergerak ke arah selatan menuju kota Kabut, dan kejadian yang tidak kalah mengerikan terjadi di sana. Meskipun para kultivator dan penjagaan pasukan kota Kabut sudah siap dengan penyerang, tapi yang menyerang bukan manusia melainkan siluman paling kuat di alam kegelapan.


Mereka semua tidak bisa berbuat banyak dan akhirnya tetap musnah dari sejarah kejayaan kota kabut.

__ADS_1


Genosida tak berhenti dia sana, kota-kota di daratan barat dan daratan timur tak luput juga dari serangan Genosida dan bawahan siluman pasukan elit miliknya.


Meskipun siluman pasukan elit Genosida sudah menunjukkan kelelahan tapi mereka tetap menjalankan perintah tuanya, sehingga serangan tidak seberutal waktu di darat timur.


Di tambah pas siluman pasukan elit Genosida menyerang daratan utara yang keadaan suhu di sana sangat dingin sehingga melemahnya kekuatan mereka merosot tajam.


Tapi tetap saja di semua darat hanya tersisa kultivator sampah menurut mereka, meski merosot tajam dari Energi Ki hitam miliknya maupun stamina! Tetap saja para kultivator itu bukan lawan siluman pasukan elit Genosida.


Di tambah serangan Genosida Raja Kehancuran semuanya serangan besar, seakan dia tidak pernah kehabisan Energi Ki hitam miliknya.


Kini alam kultivator benua langit hancur keseluruhan, meski tidak hancur total tapi Genosida sudah puas.


Dia menggunakan aterfak khusus untuk membuka kembali Portal Dimensi menuju alam kegelapan, dan kini dia kembali hanya membawa tujuan siluman pasukan elit miliknya, yang tadinya berjumlah 30.


Shui Liu Xiang tidak mengetahui dengan pasti kehancuran Kota Cahaya yang di kuasai olehnya, di karenakan kultivasi miliknya kini menurun jauh dan itu membuat persepsinya tidak bisa merasakan apapun di luar dari ruang dimensi milik dirinya.


Di tambah dirinya sedang tidak baik-baik saja akibat teknik terlarang yang telah dirinya gunakan, untuk menyelamatkan anaknya.


Sebenarnya dia ingin anaknya di masukkan ke dalam dimensi ruang miliknya, tapi setelah di dipikir ulang dimensi ini telah di tembus oleh orang lain selain dirinya! Ketika Liu Xiaobo lahir sehingga lebih memilih menggunakan teknik terlarang.


Agar anaknya benar-benar terselamatkan, dia memilih alam dewa, karena di kabarkan bahwa alam dewa sangatlah aman dari siluman! Dan di sana adalah tempat orang-orang memiliki kemampuan dewa sejati.


Hutan yang dulunya lebat dengan pepohonan raksasa kini hanya puing-puing pepohonan yang berserakan di kejauhan. Banyak juga lubang besar dan retakan tanah yang sangat dalam.


Shui Liu Xiang langsung mematung, setelah itu dia langsung teringat dengan kelima anak muda yang membantu diri.


"Apa anak muda itu semua telah di kalahkan?" ucap Shui Liu Xiang pada dirinya sendiri.


Dia mematung cukup lama tenggelam dalam pemikiran yang susah untuk dia sendiri jawab, akibat begitu banyak pertanyaan yang dia pikirkan yang dia tanya pada dirinya sendiri.


Shui Liu Xiang memutuskan untuk kembali ke Kotak Cahaya, namun di sepanjang perjalanan semakin timbul banyak pertanyaan dan perasaan dirinya mulai kacau.


Karena menurunnya tingkat kultivasi miliknya, sehingga dia tidak bisa bergerak secepat sebelumnya!.


Setelah sampai di kota Cahaya Shui Liu Xiang langsung gelap pandangan matanya, samping dia berusaha menenangkan diri dan jatuh berlutut.

__ADS_1


Mempertahankan diri untuk tidak menangis tapi Shui Liu Xiang tidak mampu akhirnya dia menangis tanpa bersuara hanya air mata deras yang mengalir di pipinya yang kini memerah karena merasa bersalah.


"Ini semua salahku, karena lari dari pertemuan maut!" hanya gumaman itu yang keluar dari mulut Shui Liu Xiang.


***


Alam fana banua tengah.


Muncul lima sosok yang semula samar lama ke lamaan sosok itu terlihat jelas, hingga akhirnya sosok itu terlihat sempurna dan sosok itu langsung melihat sekitar.


"Apa kita kembali ke alam fana yang benar?" ucap Feng Syhun pada Liuliu.


Ya mereka adalah Feng Syhun dan yang lain yang kembali dari dimensi waktu berbalik yang menemui kehidupan Liu Xiaobo sewaktu kecil, bahkan menemui Genosida sewaktu berada di kondisi puncaknya.


Feng Syhun menarik nafas dalam-dalam dan membuangnya perlahan, dia mulai berpikir untuk menjadi kuat secepat.


Feng Syhun berpikir, jika dirinya masih tetap seperti ini di waktu Genosida bangkit maka akan sia-sia belak dia mendapatkan kekuatan sistem.


Feng Syhun muncul di hutan dekat dengan kota teratai biru, hutan itu berada diantara kota teratai biru dan kota Zang.


Alam fana adalah alam yang sama dengan alam kultivator yang dulunya bernama benua langit, setelah kehancuran total alam ini menjadi alam yang paling rendah kualitasnya Energi Ki, dan hukum' primordial nya.


Itu di sebabkan alam in yang paling parah di antara alam lain sehingga kandungan Energi Ki begitu tipis di tambah tidak ada kultivator kuat setelah penyerangan yang Genosida lakukan.


\=


Bersambung.


\=


LIKE' dan komentar yah.


Terimakasih buat para pembaca novel ini.


Tunggu terus update selanjutnya.

__ADS_1


Terimakasih.


...


__ADS_2