
\=
\=
Shui Liu Xiang melihat anaknya kembali normal langsung lega pada hatinya, dan dia langung menengok pada orang tua yang memberikan air dalam seloki padanya.
"Intan, kena orang tua tadi?" ucap Shui Liu Xiang bertanya pada Dewi Sutra Cahaya Intan.
"Aku tidak tau Dewi, entah dia keman!" jawab Dewi Sutra Cahaya Intan.
"Orang yang sangat misterius, keluar masuk dimensi orang bisa sesuka hati. Benar-benar sangat tinggi ilmunya!" gumam Shui Liu Xiang.
"Tetap jaga anak ku di sini, aku akan melihat keadaan pasukan yang sedang berperang! Aku harap belum telat membantu mereka." ucap Shui Liu Xiang terhadap Dewi Sutra Cahaya Intan.
"Baik Dewi, percayakan ini pada ku!" jawab Dewi Sutra Cahaya Intan.
Setelah itu Shui Liu Xiang segera keluar dari ruang dimensi miliknya, dan menuju perbatasan di bagian barat daya.
***
Orang kepercayaan, Shui Liu Xiang masih adu bicara dengan Wu Lung, hingga akhirnya Wu Lung sudah semakin marah karena terus di sangkal omongannya dan masih di pandang biasa saja oleh orang-orang daratan timur.
"Bangsat, semuanya serang ratakan daratan timur bila wanita itu tidak berani muncul di sini!" ucap Wu Lung memerintahkan pada delapan jendral miliknya dan semua pasukan yang dia bawa.
Kini dua pasukan saling serang, Perang Dua Daratan terjadi di perbatasan mereka!
Wu Lung di hadapi oleh empat orang sekaligus, akan tetapi Wu Lung seakan tidak memiliki beban sama sekali meski di serang empat kultivator kuat dari daratan timur.
"Hanya seperti ini kekuatan kalian dan hendak membanggakan bahwa daratan timur biasa bertahan dari serangan daratan selatan?" ucap Wu Lung sambil melawan empat orang sekaligus dari daratan timur.
Empat orang itu menyerang dengan sangat sebat dan gesit, akan tetapi serangan mereka tidak berpengaruh pada Wu Lung.
"Bajingan ini benar-benar, sangat hebat! Tidak heran di sebut sebagi empat orang terkuat di benua langit!" ucap salah seorang yang melawan Wu Lung.
"Bentuk formasi bintang!" ucap orang itu pada yang lainya.
Formasi bintang adalah formasi yang di mainkan lebih dari 3 orang sekaligus bila orang itu lebih banyak maka serangan itu lebih kuat.
Serangan formasi bintang sangat menonjol pada serangan di depan, tapi serangan tersembunyi dari belakang.
"Ha-ha-ha-ha-ha...!!" suara tertawa Wu Lung.
Dia tertawa karena sudah mulai menikmati kegilaan yang di lakukan dirinya!.
Di bagian lain, para pasukan sudah banyak yang bermandian darah dari darah sendiri maupun darah lawannya, bahkan banyak yang sudah mati berserakan.
__ADS_1
Pasukan dari daratan timur lebih banyak sedikitnya yang mati karena para komandan pasukan dari daratan timur melawan Wu Lung bersamaan.
Sedangkan komandan pasukan dari daratan selatan melawan pasukan biasa dari daratan timur, karena kekuatan mereka berbeda cukup jauh sehingga cukup mudah bagi para komandan pasukan itu membunuh pasukan biasa dari daratan timur.
Inilah alasan kenapa pasukan daratan timur lebih banyak yang mati ketimbang pasukan daratan selatan.
"Jika wanita yang katanya hebat itu tidak datang maka terimalah musnahnya daratan timur!" ucap Wu Lung dengan cukup kencang.
Setelah kata-kata itu di ucapkan, Wu Lung benar-benar menggila pedang yang dia pegang setiap di ayunkan korban berjatuhan dari komandan pasukan daratan timur maupun pasukan daratan timur lainya, bahkan pasukan daratan selatan juga ikut kena dari dampak serangan Wu Lung yang sangat besar.
Ada beberapa dari komandan pasukan daratan timur yang masih bertahan, meskipun sudah sangat mengenaskan kondisinya.
Sudah hampir setengah dari pasukan daratan timur mati, sedangkan pasukan daratan selatan masih cukup banyak hanya mati kurang dari sepertiga saja.
Ini membuat mental dari pasukan daratan benua timur menurun drastis, bahkan ada banyak dari mereka sudah tidak memiliki semangat berperang lagi.
"Hari ini, daratan timur akan musnah!" ucap Wu Lung dengan semangat.
"Tidak semudah itu, selagi daratan timur masih ada aku, Wu Lung!" ucap orang yang baru saja datang dari kejauhan.
Dan langsung menahan serangan Wu Lung yang akan membunuh komandan pasukan dari daratan timur lainya.
Wu Lung cukup kaget karena banyaknya Energi Ki yang kacau di pertempuran itu sehingga tidak merasakan Energi Ki orang yang barusan datang, dan tidak bisa terdeteksi oleh persepsinya.
"Apa bagaimana mungkin?" ucap Wu Lung sangat kaget dengan kedatangan wanita itu.
Yang tidak lain adalah Shui Liu Xiang, dia setelah keluar dari ruang dimensi miliknya langsung terbang dengan sangat cepat menuju tempat pertempuran terjadi.
"Yang di rumorkan, dia sedang mengandung! Kenapa sekarang tidak?" ucap Wu Lung dengan cukup kaget.
Di tempat lain orang-orang tidak berhenti bertarung karena kedatangan Shui Liu Xiang, karena dia menekan aura membunuh cukup dalam sehingga orang-orang tidak akan mengerti bahwa dia sudah datang, jangankan para pasukan kecil! Wu Lung saja susah untuk mendeteksi kedatangan dirinya.
Shui Liu Xiang melihat keadaan pasukan miliknya banyak yang mati dan delapan orang yang di percayakan kini hanya tinggal 3 orang saja yang masih hidup! Itu membuat dia sesak dan sakit dalam hatinya.
Setelah menahan pukulan yang di lancarkan Wu Lung dia langung mundur jauh ke belang dengan menarik tiga komandan pasukan yang masih hidup itu.
Karena dia memiliki posisi yang cukup jauh, dia segera memasang kuda-kuda, dan menghimpun Energi Ki dengan perubahan elemen.
"Jurus bintang pemusnah!" ucap Shui Liu Xiang.
Dia menghimpun elemen cahaya di atas udara tempat mereka bertempur, yang mengetahui itu jurus pemusnah hanya beberapa orang saja.
Bahkan Wu Lung tidak begitu mengerti dengan serangan yang akan di lakukan olah Shui Liu Xiang.
Tiga komandan pasukan yang sudah mengerti dampak yang akan di timbulkan oleh pukulan jurus bintang pemusnah! Segeran ketiganya memberikan arahan.
__ADS_1
"Pasukan daratan timur, segera mundur dari pertempuran!" ucap para komandan pasukan dengan sangat kencang.
Karena para pasukan sudah mulai putus asa, dengan kemenangan pertemuan ini! Mereka dengan cepat mengambil tindakan mundur sejauh-jauhnya.
Para pasukan dari daratan selatan melihat pasukan daratan timur mundur dari pertempuran langung bahagia mereka pikir dirinya sudah menang.
Dia atas udara tempat mereka bertempur, terbentuk cahaya redup seperti bintang barjumlah ribuan, dan siap untuk di jatuhkan oleh Shui Liu Xiang.
Wu Lung melihat pasukan musuh mundur semua membuat bertanya-tanya, dia mulai bisa membaca apa tujuan dari di tariknya mundur pasukan daratan timur.
Dia akhirnya menengok ke atas dan di sana sudah terbentuk ribuan banyaknya bintang yang siap di luncurkan, untuk memusnahkan orang-orang dari pasukan daratan selatan.
'Semuanya mundur segera dengan cepat!!" ucap Wu Lung dengan bentakan.
Siutzzzz...!!
Siutzzzz..!!
Boommm..
Boommm..
Peringatan dari Wu Lung sangat terlambat sehingga tidak semua orang lolos dari serangan bintang pemusnah miliki Shui Liu Xiang.
Orang-orang yang lolos dari serangan itu tidak lebih dari jumlah keseluruhan pasukan, tapi mereka cukup terluka parah karena di timbulkan oleh ledakan itu.
Wu Lung sangat emosi dengan kejadian ini!.
"Kurang ajar aku kecolongan!" ucap Wu Lung dengan sangat geram.
\=
Bersambung.
\=
LIKE' dan komentar yah.
Terimakasih buat para pembaca novel ini.
Tunggu terus update selanjutnya.
Terimakasih.
...
__ADS_1