
Di desa yang sangat jauh di bagian paling Utara dari Benua Utara terdapat lautan Es abadi terdapat desa yang kecil dan sedikit sekali penduduknya, di sekitar desa suhu udara sangat dingin dan selalu turun salju sepanjang masa!
Kamar yang sederhana terdapat tungku perapian dan di samping tungku terdapat ranjang yang kecil terkapar seorang wanita paruh baya dengan di temani oleh seorang gadis remaja sekitar umur 17 tahun dengan wajah yang putih tapi tidak terlihat pucat, gadis itu terlihat cantik dan menawan tapi auranya yang di pancarkan sedingin es kutub Utara itu sendiri.
Mata gadis remaja itu berkaca-kaca bahkan hampir tumpah air mata yang menggenang di sudut area matanya yang bening dan indah bola mata berwarna hitam pekat dan di lapisi warna putih yang cerah secerah salju abadi di tempatnya dia tinggal.
"Ibu bertahan lah! Ayah sebentar lagi akan pulang dari kota dan pasti membawa obat untuk kesembuhan ibu." ucap gadis itu lirih sambil memegang tangan ibunya berusaha menghangatkan tangan ibunya yang kedinginan.
Tidak ada jawaban dari orang yang terbaring lemah di ranjang itu.
Setelah beberapa saat Susara ketukas keras di pintu bagian luar rumah. gadis itupun beranjak dari duduknya dan membuka pintu setelah di buka hawa dingin merembas masuk ke dalam rumah dan gadis itu cepat-cepat menutup kembali setelah dirinya keluar rumah, takut hawa dingin terus masuk dan memenuhi seisi rumahnya.
"Ada apa pama?" ucap gadis itu.
"Mana ayahmu?" laki-laki paruh baya itu malah mengajukan pertanyaan balik pada gadis itu.
"Ayah sedang turun gunung ke kota terdekat untuk mencari obat buat ibu!" jawab gadis itu.
"Aahh aku kira di rumah! Bila ayahmu tiba kasih ini siap tau dia berkenan akan pekerjaan ini!" ucapnya sambil menyodorkan selembaran kertas perekrutan Pasukan Kekaisaran Han.
"Iyah Paman nanti aku sampaikan pada ayah." jawabnya singkat.
Lalu laki-laki paruh baya itu pergi dari sana dan langsung menuju rumahnya karena dia telah menempuh perjalanan jauh dari kota besar dekat Kekaisaran Han.
Gadis itu langsung kembali ke dalam rumahnya dan duduk kembali di samping ranjang ibunya.
"Apa ini?" gumam gadis itu lalu membuka gulungan selembaran itu.
Setelah membuka dia langsung membaca dan wajahnya berbinar karena senang! dia berfikir kalu dirinya bisa menjadi prajurit Kekaisaran karena si sana tidak tertulis untuk laki-laki saja.
Setalah satu hari berlalu ayahnya kembali dari kota dan membawa beberapa obat untuk mencoba menyembuhkan istrinya! istrinya itu sudah sakit sekitar 1 bulan lamanya dan sudah banyak hata yang di keluarkan untuk membeli obat tapi hasilnya nihil hanya meringankan saja tanpa menyembuhkan.
Kini harta simpanan mereka hampir habis dan kondisi Benua Utara sedang kerisis penderitaan mereka berlipat ganda.
"Ayah ada selembaran pengumuman perekrutan Pasukan Kekaisaran Han, untuk bayaran menjadi pasukan Kekaisaran Han sangat besar ayah! aku dapat ini dari Paman suruh di kasihkan pada ayah." ucap gadis itu.
Bing Lan menerima selembaran itu!.
"Ini memang cukup menggiurkan tapi umur ayah sudah menginjak 50 tahun dan di sini keteranganya harus mempunyai tingkat kultivasi Penyempurnaan Tubuh Nyata Tingkat Rendah. Memang ayah kultivasi sudah berada di tingkat ini tapi untuk lolos seleksi sangatlah tidak mungkin, dan di tambah ibumu sakit nanti siapa yang akan mengurusnya?"
"Kalu begitu aku yang akan mendaftar." ceplos gadis suara keluar begitu saja dari gadis itu.
"Apa kau bercanda Shi'er?" ucap Bing Lan itu dengan nada kaget.
"Tidak ayah di sini tertulis untuk generasi muda tidak ada tingkat kultivasi dan tidak menyebut jenis kelamin, berarti wanita pun boleh ikut!" ucapnya lantang.
__ADS_1
Setelah perdebatan panjang akhirnya ayah Bing Zuan Shi menyetujui itu dengan sarat ke kota Kekaisaran harus dengan Paman Bing San.
Dan Bing Zuan Shi menyetujui itu. Karena besok Paman Bing San akan pergi ke kota sekalian mengantar ponakanya ke Kota Kekaisaran Han.
***
Kota Kekaisaran Han alun-alun kota di padati oleh orang-orang yang sudah mulai melakukan ujian kini sudah banyak yang lolos karena setandar kelolosan hanya sampai pada warna Batu Jantung Jiwa memancarkan warna merah. tapi banyak dari mereka yang berhasil menyalakan warna kuning, dan yang berwarna hijau baru 1 orang.
Kini yang maju giliran Bing Zuan Shi, semua orang memandang heran kenap ada perempuan sangat muda mendaftar menjadi perjurit Kekaisaran Han? Apakah di perbolehkan.
Kaisar Han Chen menyipitkan mata sudah ribuat yang mendaftar dan lolos tapi semua adalah laki ini pertama kali ada perempuan yang akan mendaftar masuk Pasukan Kekaisaran Han.
Feng Syhun cukup tenang tapi melihat itu jadi memperhatikan dengan tajam karena dari tubuh gadis itu terpancar Elemen Es yang sangat kuat bahkan hampir setara dengan dirinya.
"Siap gadis ini sebenarnya?" gumam Feng Syhun pada diri sendiri.
Gadis itu berdiri di hadapan Batu Jantung Jiwa dan mulai memegang batu itu dengan kedua tangannya! Seketika Batu Jantung Jiwa memancarkan warna biru sangat cerah. Kaisar Han Chen sangat tercengang dan semua orang dari pihak Kekaisaran maupun orang-orang yang sudah di beri penjelasan tentang kegunaan batu itu kini di buat melonggo.
"Dia sangat kuat dalam kemampuan khusus!" guman slah satu penonton yang di sana.
Teman-temannya yang mendengar itu mengangguk setuju atas pendapat temanya yang berbicara tadi.
"Tapi sayang dalam kekuatan kultivasi dia sangat lemah!" ucap seseorang yang dekat dari kerumunan tadi yang memuji.
Kerumunan tadi hanya diam tidak bisa menyangkal akan omongan orang itu karena itu hal yang nyata dia hanya berada di Ranah Pembentukan Roh Tingkat Rendah.
"Baik tuan!"
Lalu Liuliu mengamati dengan kemampuan Sistem dan tidak butuh waktu lama Liuliu bersuara kembali.
"Tubuh gadis itu dalah karakteristik Tubuh Es Abadi satu tingkat di bawah tubuh Raja Phoenix Es milik tuan!" ucap Liuliu.
"Ini sangat hebat Kekaisaran Han bakal mempunyai Jendral wanita yang tangguh.!" Feng Syhun berdesah lirih.
"Tapi tuan Tubuh Es Abadi miliknya belum bangkit jadi di belum bisa mengelurkan potensi Elemen Es yang dia miliki!" ucap Liuliu membuat senyuman Feng Syhun memudar.
"Apa bisa di bangkitkan Elemen Es yang dia miliki Liuliu?"
"Bisa tuan sangat banyak di Sistem yang bisa membangkitkan Elemen Es nya! Menggunakan cara mudah juga bisa tuan."
"Apa itu Liuliu?" tanya Feng Syhun tidak sabar.
"Dengan cara berhubungan badan dengan tuan dan salurkan Elemen Es yang di miliki tuan! maka Elemen Es miliknya akan bangkit." ucap Liuliu polos.
Jederrr..!!
__ADS_1
Seperti ada petir yang menyambar di kepala Feng Syhun lalu dia menggelengkan kepalanya dan kata 'tidak' keluar dari mulutnya, tapi kepal junior miliknya mengangguk setuju atas usul Liuliu.
"Apa tidak ada cara lain lagi Liuliu?" ucap Feng Syhun lirih.
"Ada tuan banyak, tuan tenang saja!"
Kini hati Feng Syhun sedikit tenang tapi si junior memberontak tidak setuju akan isi hati Feng Syhun.
Kembali ke tengah arena di mana Batu Jantung Jiwa berada dan Bing Zuan Shi selesai dari proses pengujian! Feng Syhun memanggil gadis itu untuk mendekat, pertama gadis itu seakan ragu! Tapi setelah panitia perekrutan menganggukan kepala pada Bing Zuan Shi dia akhirnya mendekat apa Feng Syhun.
Ye Yue yang melihat Feng Syhun memanggil gadis cantik itu hatinya seketika panas, kobaran api cemburu seketika menyala meluap-luap tidak terkendali, sampai aura menekan Ranah Raja Perak *6 sedikit merembas keluar dan mengakibatkan tekan bagi mereka yang ada di sekitarnya.
Apalagi untuk Bing Zuan Shi yang hanya ada di Ranah Pembentukan Roh Tingkat Rendah, dia langsung jatuh, tapi di tangkap oleh Feng Syhun karena posisi mereka sangat dekat.
Karena hal itu membuat aura yang menekan semakin kuat karena apai cemburu itu benar-benar meledak bagaikan gunung berapi mengeluarkan magma panas dari perutnya.
Feng Syhun yang menyadari itu langsung memegang tangan Ye Yue yang memang duduk di sampingnya!.
"Yue'er tenang lah kamu kenap seperti ini?" ucap Feng Syhun dengan nada bingung.
"Gege Syhun!!" geraman Ye Yue seperti seekor kucing betina bertemu betina lainya. Yang berat dan menakutkan tapi seakan Feng Syhun tidak terpengaruh.
Setelah di tegur oleh Feng Syhun dan di genggam tangannya Ye Yue sedikit tenang, aura menekan yang merembas tadi kembali masuk.
Feng Syhun akhirnya menyadari dan berbicara lewat telepati!
"Yue'er tenang lah aku memanggil dia hanya penasaran dengan kemampuan dan tubuh khusus nya!"
Hufff...!!
Ye Yue menarik nafas lega.
________________
Hari ini Author up 3 capter yah!😁
Semoga para pembaca terhibur dan memberi vote maupun hadiah😉.
\=\=\=
LIKE' yah.
\=\=\=
Tunggu terus update selanjutnya terimakasih.
__ADS_1
...